
" Astaga Kay kejamnya kamu " ucap Rafa yang tergeletak di atas rerumputan.
" Hahahahaha.... Maafkan aku Raf aku terlalu bahagia dan terkaget karena memelukmu jadi sini pegang tangan ku ku bantu kau bangun " ucap Mikayla sambil lalu mengulurkan tangannya.
Rafa pun memperbaiki duduknya lalu beranjak hendak memegang tangan Mikayla namun Mikayla menariknya kembali tangannya dan alhasil Rafa kembali terjatuh karena tak mengetahui jika Mikayla tak benar-benar ingin membantunya.
" Hahahahaha... " tawa pun kembali menyeruak menyaksikan Rafa dikerjai Mikayla dan Mikayla pun mengejek Rafa.
" Sebegitu lemahnya kamu Raf hingga terjatuh teruuus kasian sekali hahahahaha.... " ucap Mikayla lalu berlari meninggalkan Rafa karena tak mau mendapat hukuman dari Rafa dan Rafa pun bangun lalu mengejarnya.
Wajah orang-orang yang menyaksikannya pun terlihat bahagia melihat ke akraban yang mulai terjalin dari dua orang yang biasanya terlihat kaku dan dingin.
" Kena kau " ucap Rafa yang kemudiam memeluk tubuh Mikayla dari belakang.
" Ampun Raf hahahahaha " dengan nafas ngos-ngosan sambil menahan geli dari yang Rafa timbulkan karena menggelitik tubuhnya dan membuat dua sejoli itu pun terjatuh ke tanah sehingga membuat Rafa kini berada di atas nya Mikayla.
__ADS_1
Dengan nafas ngos ngosan dan wajah terkejut Mikayla dan Rafa saling tatap mata mereka saling beradu pandang nafas mereka seakan sedang bertukar tempat dan bisa saling merasakan nafas satu sama lain.
Namun tiba-tiba suara teriakan membuat mereka tersadar dari pikiran masing-masing yang membuat mereka tercengang.
" Woyyy... Ini tempat umum kelesss " teriak Hana dan membuat Rafa dan Mikayla terbangun dan duduk di taman itu saling menatap.
Mikayla terlihat malu karena Rafa tersenyum manis yang baru Mikayla sadari selama ini.
" ternyata manis juga ya " batin Mikayla yang terpana akan senyuman Rafa
" Woy sudah baikan ya dari tadi di liatin pada senyum- senyum " ucap Hana yang mulai mengintrogasi keduanya.
" Dari mana ajah kamu Han " tanya Rafa menetralkan suasana.
" Aku, ohya aku lupa memberi tau kamu Kay, orang tuaku datang dan mereka ingin bertemu denganmu kucari kemana-mana gak ada ternyata malah mojok di sini awas jangan sering di tempat sepi seperti ini banyak setannya "
__ADS_1
" Hiiis apaan sih kamu Han, oia dimana pama dan bibi aku ingin bekelan dengan mereka " ucap Mikayla menepis pembicaraan Hana.
" Yasudah ayo ikut aku " Hana pun berdiri dan di ikuti Rafa Begitupun juga dengan Mikayla mereka berjalan menuju tempat dimana orang tua Hana berada.
Sesampai di sebuah kantin Mikayla pun menyalami kedua orang tua Hana dan begitupun juga yang dilakukan Rafa terhadap mereka.
" Apa kabar paman bibi " Sapa Mikayla dan di sambut dengan senyum ramah.
" Apa kamu Kayla yang sering diceritakan Hana sayang " tanya seorang wanita bercadar.
" Ah iya tante, apa tante ibunya Hana? " tanya balik Mikayla walau tak mengetahui jelas wajah ibunya Hana.
Wanita itu hanya mengangguk walau dia sebenarnya tersenyum namun tak terlihat karna tertutup rapat oleh cadar hitamnya.
" Ini siapa Han? " tanya ayah Hana menujuk ke arah Rafa.
__ADS_1
" Oh kenalkan om, saya Rafa dosen Hana dan Mikayla sekaligus teman Hana dan tunangan Hana " Rafa mengenalkan diri kepada ayah Hana dan mereka pun berbincang di kantin.
Bersambung....