
" Oh iya om maaf tadi Alfin sedang telfonan "
" Iya gak papa, oia om titip salam buat Alex kalo sudah bagun bilang om ingin bicara dengan nya secara langsung dan empat mata, kalo dianya bangun siang suruh datang langsung ke kantor om "
" Iya om besok Alfin sampaikan "
" Baiklah Fin istirahat ini sudah malem jangan pacaran terus "
" Hehehe iya om terimakasih " panggilan pun berakhir.
" Huh dasar, tuh anakmu juga bilangin udah ada istri masih sibuk pacaran sama gadis dasar suami gak becus kamu Lex " Alfin mengeruntu seorang diri sambil menoleh ke arah Alex yang terlelap dalam tidurnya.
Alfin pun menyusul Alex dan yang lainnya tidur dikamar tengah, dan suasana pun sepi dan hening, hanya terdengar dengkuran halus dari mulut mereka yang sudah terbuai di alam mimpinya masing-masing.
*****
Ruangan Raisha.
" Sudah Ros istirahat lah, ini sudah larut malam, biar aku yang ganti jagain " ucap Deby yang mendapati Rosmala tengah duduk sambil memegangi tangan Raisha.
" Kak, kumohon buatlah Alex mencintai Raisha "
" Aku akan berusaha, sekarang tidurlah di sana " menunjuk kearah sofa, Rosmala pun mengiyakannya dan membaringkan tubuhnya disofa lalu memejamkan matanya hingga terlelap.
Deby memandangi tubuh Raisha, wajah Raisha dan berhenti di perut Raisha yang sedikit bergerak.
__ADS_1
" Nak yang kuat ya, mama akan mendukung mu, membantu mu lihat anakmu itu sungguh sehat di perutmu, ingat dia lah semagatmu. Mama akan berusaha meyakinkan Alex untuk mencintai mu selayaknya istri " Deby mengelus pelan perut Raisha yang mulai sedikit membuncit.
******
Pagi telah menjemput mata Mikayla kini sudah terbuka dengan sedikit enggan bangun dari tidurnya.
" Uh nyenyak sekali tidurku " Mikayla merenggangkan tangannya keatas.
Mikayla pun bergegas mandi, dan selesai mandi diapun berpakaian lalu merapikan rambutnya dan memoles sedikit bedak di wajahnya.
Kini Mikayla menuju ruang makan, yang masih belum tersedia makan di atas meja.
" Astaga Kay, kamu udah lapar ya, pagi-pagi udah nungguin di meja makan "
" Hmm ada-ada aja kamu Kay, semalam pulang malem ya? "
" Ngak kok kak, cuma jam berapa paling jam 9 hehehe "
" Jangan jauh-jauh di sini bukan Indonesia "
" Oia kak, kak Revan kapan kesini? "
" Katanya ntar jemput kakak "
" Kakak mau kemana? "
__ADS_1
" Kakak harus pulang dulu ke Indonesia, oia kakak belum ngomong sama kamu bukan "
" Perihal apa kak? kakak ngapain ke Indo? "
" Iya itu kakak bakal pulang dulu ke Indonesia Kay ada hal penting yang harus kakak lakukan di sana, lagian disini kakak cuma nungguin wisuda saja "
" Hal penting apa kak? "
" Rahasia, nanti kakak kasih tau kalo udah balik lagi "
" Kok gitu sih main rahasia-rahasiaan sama Kayla. Terus kerja kakak gimana? "
" Kakak mau berhenti, tapi kakak bingung harus disuruh cari pengganti nya "
" Aha pas sekali, teman Kayla Hana butuh kerja kak, mungkin bisa gantikan posisi kakak "
" Jurusan apa emang nya Kay? "
" Sama kaya Kayla kak, bukannya jurusan Kayla dan kakak sama, sama-sama di kedokteran "
" Tapi kan masih baru berapa bulan kuliahnya kamu Kay "
" Sudah kakak liat dulu ntar orangnya gimana baru bisa beri kesimpulan " Mikayla memaksakan kehendak nya dan membuat Rani hanya diam dan mengangguk pasrah.
Bersambung...
__ADS_1