
Alex dan mamanya pun keluar, namun Alex terhenti saat dirinya menangkap sesosok wanita yang terlihat tak asing baginya.
" Mah, mamah masuk duluan nanti Alex susul "
" Ada apa Lex, mama kan gak tau dia di rawat dimana? "
" Sudahlah mama kan bisa tanya sama resepsionis di depan sana "
" Tapi mama gak tau namanya "
" Mama telpon papa sajalah, cepat mah sana masuk dulu " Alex sedikit mendorong mamanya kedepan
" Alex ada apa sih? "
" Ah udahlah ma, cepet sana "
" Yaudah huh dasar anak nakal "
Mamanya pun mengalah dan pergi meninggalkan Alex dengan perasaan dongkol dihatinya.
Setelah memastikan mamanya pergi, dia menghampiri Raisha yang tengah duduk di kursi melamum seorang diri.
__ADS_1
" Ngapain kamu disitu? "
" Eh Alex, kamu disini? " Pertanyaan Alex membuyarkan lamunan Raisha.
" Hmm, aku denger mamamu sakit "
" Iya dia Syok setelah pengacara papa mu menceritakan semuanya tentang aku kepada mama "
" Oh, sekarang kamu menyesal? "
" Tapi Lex aku seperti ini, demi rasa cinta ku sama kamu "
" Cintamu terlalu gila Raisha, sudah tau aku gak ada rasa sama kamu tapi kamu berbuat nekad seperti itu. Bukan hanya sahabat mu yang kamu khianati tapi kepercayaan orang tuamu kamu pudarkan, dan sekarang kamu mengikut campurkan aku di masalah mu. Sungguh kamu wanita yang bakal aku benci selamanya Raisha "
" Raisha hentikan (sembari memeganggi tangan Raisha) jangan kau salahkan kehadiran nya, dia adalah takdirmu dan aku, dan itu semua karena perbuatan bodohmu, andai saja hari itu aku ada sedikit kesadaran dan tak begitu memikirkan Kayla mungkin kamu gak akan mungkin seperti ini sekarang. Itu bukan cuma kebodohan mu tapi juga kebodohan ku "
" Maaf kan aku Lex " Raisha bersandar di bahu Alex dengan memegangi lengannya.
Alex pun terdiam dia tak memberontak karena dia tau bahwa saat ini Raisha butuh bahu untuk menjadi sandaran bagi dirinya yang sedang dilanda kesedihan.
Namun disisi lain Alex tak menyadari bahwa ada dua mata yang sedang mengintai dirinya, bahkan menggambil gambar nya saat ini.
__ADS_1
******
Diruangan mama Raisha dirawat
" Pah, dia benar mamanya Raisha? " Tanya mama Alex memastikan dengan cara bisik-bisik karena tak mau mengganggu pasien yang sedang istirahat dan tak mau pula mengganggu papa Raisha yang tengah termenung memandang wajah istrinya dengan ekspresi begitu sedih di wajahnya.
" Hemm " William mengangguk
" Pah, apa nama dia Rosmala? " setelah mama Alex berfikir, dia merasa benar dengan perasaan nya bahwa wanita itu adalah orang yang paling dia kenal.
" Mama tau dari mana? " William mengernyitkan dahi bagaimana dia tahu itu? begitulah arti dari tatapannya.
" Jadi bener dia Rosmala " mama Alex memastikan kebenarannya.
" Hemm mama kenal dia? "
" Astaga, kenal banget mah, dia teman sosialita mamah " mama Alex pun menghampiri wanita yang kini tengah terlelap dalam tidurnya karena efek dari obat bius masih beraksi ditubuhnya.
" Permisi tuan, maaf mengganggu tuan " dia menyapa Henry yang sedang termenung tengah menunggu kesadaran istrinya.
" Nyonya, iya silahkan, maaf sebelumnya nyonya siapa ya? "
__ADS_1
" Perkenalkan tuan saya Deby mamanya Alex, sungguh tuan saya begitu terkejut melihat siapa mama Raisha ternyata dia adalah Ros teman sosialita saya " Mama Alex Deby begitu prihatin dengan kondisi temannya itu yaitu Rosmala mama Raisha.
Bersambung....