
Viona terkejut namun dia tetap tenang, dia membuka perlahan pintu itu dan merekam semua perlakuan Elena yang berkhianat kepada Alen.
" Sayang sepertinya aku hamil anak kamu "
" Benarkah? tapi bukan anaknya Alen kan? "
" Tidak sayang, aku tak pernah disentuh olehnya, makanya aku selalu merindukan belaian mu, dia hanya beberapa kali menyentuhku tapi pakai pengaman dianya karena tak mau aku hamil katanya dia malu kalo di usia nya yang sekarang dia punya anak, lihat dia saja kejam tak mau membagikan hartanya dengan anak ku "
" Oh ya, kalo begitu aku punya rencana bagaimana jika kita ubah menjadi sebuah cerita kamu hamil anaknya dan anak kita akan mendapatkan kebahagian dari hartanya dan aku bisa selalu bersamamu dan anak kita kamu hidup bahagia dengan anak kita disini dibawah naungan harta melimpah Alen dan disisi lain aku akan mencari cara menguasai semua harta wanita itu bahkan kita juga bisa menguasai harta Alen dengan senjata anak kita dan kita berdua akan hidup kaya raya bahagia setelah kita usir pemilik yang sebenarnya "
" Bravo sayang sangat luar biasa berlian sekali idemu " dan merekapun berciuman sementara Viona yang mendengar dan melihatnya terasa sesak dan emosi.
__ADS_1
Lelaki itu berdiri menampakkan wajah jelasnya ke arah Viona, Viona yang merekampun berhenti dan langsung seving Vidio hasil rekamannya dan juga mengirimnya langsung ke Alen.
Awalnya dia tak percaya bahwa lelaki itu bukannlah suaminya Darwin namun ketika dia melihat dengan jelas ketika Darwin menoleh kearahnya.
Mata Darwin terbelalak melihat istrinya berdiri di depan pintu dia terpaku menatap istrinya dan Elena yang merasa bigung dengan sikap Darwin yang tiba-tiba membeku menatap satu arah diapun menoleh juga ke arah yang di tatap oleh Darwin.
" Vionaa " mulut Elena ternganga melihat Viona yang sudah berdiri tegak di depan nya.
" Iya kenapa kaget liat aku, sudah cukup bermesraaannya hah kenapa papa tega sama mama, apa selama ini begini cara papa saat dibelakang mama " Viona yang awalnya hanya marah kini dia kecewa dan semakin memuncak kemarahannya setelah mengetahui siapa yang menjadi kekasih Elena saat itu.
" Kurang ajar kamu, kamu yang pertama masuk ke kamar ini dulu dan memaksa ku melakukan hubungan dengan mu dengan janji kamu akan menikahiku setelah menguras harta Viona " Elena pun tak terima dengan ucapan Darwin
__ADS_1
" Diam kamu, kurang ajar sekali kamu memfitnah ku hah dasar wanita murahan " Darwin marah karena Elena bicara jujur kepada Viona
Plak.... Pukulan keras mendarat di pipi putih Elena. Elena mengerang kesakitan karena pukulan keras seorang lelaki berotot seperti Darwin membuat hidung dan sudut bibirnya mengeluarkan setetes darah segar.
" Sakit Darwin, di depanku kau menyela Viona dan di depan Viona kau menghina bahkan menyakiti ku apa ini yang di bilang sayang hah " Teriak Elena membuat Viona terperangah dengan ucapan Elena.
" Tidak mah jangan dengar ucapan wanita gila ini ayo kita pulang sekarang " Darwin menarik tangan Viona.
" Lepaskan aku jijij di pegang lelaki sepertimu " Viona menghempaskan tangannya.
" Tidak Darwin aku hamil anakmu sekarang "
__ADS_1
Viona terkejut mendengar pengakuan langsung dari Elena kepada Darwin
Bersambung...