
" Kita gak ada urusan lagi Lex, biarkan aku pergi biarkan aku membencimu sekarang " Mikayla menunjukkan wajah bencinya.
" Kay kamu harus tau semuanya, ini tidak seperti yang kamu pikir Kay aku di jebak lalu di ancam dan kamu tau Kay, Raisha sekarang sedang sekarat karena penyakitnya " Alex terus mengajak bicara Mikayla walaupun Mikayla tak mau sama sekali mendengar ucapannya.
Deg, tiba-tiba hati Mikayla terenyuh mendengar perkataan Alex dan diapun berhenti dari langkahnya lalu menoleh kepada Alex.
" Apa maksudmu? "
" Iya Raisha mengidap kanker serviks dan sekarang dia sedang kritis "
" Dimana dia sekarang "
" Apa kau mau bertemu dengannya "
Mikayla mengangguk, lalu Alex pun melangkah dan membawa Mikayla menuju ruangan Raisha.
Sesampai di ruangan Raisha, terlihat berbagai alat sedang di pasangkan ke tubuh Raisha.
" Alex darimana kamu " sapa seorang wanita dari belakang Mikayla dan Alex.
Mikayla pun dengan Alex menoleh ke arah asal suara.
__ADS_1
" Tante Ros " sapa Mikayla
" Kayla " Rosmala tercengang melihat keberadaan Mikayla.
" Apa kabar tante? "
Rosmala yang sedang menggendong Ansel lalu memberikan cucunya itu kepada sang ayah Alex.
" Siapa dia? " tanya Mikayla namun tak ada yang menjawab karena Rosmala terlebih dulu memeluk tubuh Mikayla
" Kay " suara lirih, dengan terdengar seperti orang yang akan menangis.
" Maafkan Raisha yang sudah menjahatimu ya, dia sungguh tersiksa setelah mengkhianatimu dengan merebut lelaki yang kamu cintai dengan cara kotornya "
" Apa maksud tante bukankah.. "
" Tidak Kay, Alex tak bersalah, ini semua salah Raisha dia menjebak Alex " Rosmala menceritakan semuanya dan alhasil membuat Mikayla menganga tak percaya akan perbuatan Raisha.
" Aku paham tan, mungkin dia bukan jodoh yang tuhan beri kepadaku " Mikayla menoleh kepada Alex yang kini sibuk menindurkan anaknya.
" Kumohon jangan membenci mereka berdua " Rosmala menangis sejadinya dengan memegang kedua tangan Mikayla.
__ADS_1
" Dihatiku tak ada rasa benci kepada mereka hanya rasa kecewa kenapa mereka mengkhianatiku selama ini sungguh aku benar-benar syok melihat semua kenyataan atas apa yang mereka lakukan kepada ku "
" Maafkan Raisha ya Kay, tante tau hati mu baik, tak seburuk tingkah anak tante yang kurang ajar dengan nasib tak sebaik dirimu "
" Tidak tan, tidak seperti itu setiap manusia pasti terlihat baik dimata seseorang namun sebenarnya dia juga ada sisi kelam yang tak bisa ia pendam seorang diri namun harus di sembunyikan agar orang yang membenci kita tak benar-benar bahagia atas penderitaan kita "
" Apa maksudmu Kay "
" Tidak ada tan, sudahlah jangan bahas itu lagi, bagaimana dengan kondisi nya sekarang " menengok Raisha.
" Entahlah dia semakin memburuk Kay " Rosmala menangis melihat kondisi Raisha.
" Kay hanya bisa mendoakannya tan, Kay tak bisa berbuat apa terhadap Raisha "
" Tidak Kay, kedatanganmu sudah sangat terimakasih dan itu bertanda kau sudah memaafkan Raisha "
Mikayla tak menjawab dia diam seribu bahasa, dan kini matanya tertuju ke arah Alex yang sedang berdiri tak jauh darinya sedang menatap lekat ke arahnya dengan tatapan sendu, yang penuh kerinduan namun tak bisa di katakan.
Mata Mikayla kini sedang beradu pandang saling menatap satu sama lain secara hati mereka masih sama-sama memiliki rasa sayang, namun Mikayla sudah tertutup dengan rasa kecewa yang tak bisa terhapuskan dari hatinya lantaran penghianatan dari sahabatnya yang merebut kekasihnya bahkan sampai mereka menjalin sebuah rumah tangga.
Bersambung...
__ADS_1