Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 119


__ADS_3

" Wah Lex buat siapa itu susu sama pempers " Luna menoleh ke jok belakang yang terdapat kresek besar berisikan pempers dan susu.


" Punya Ansel anakku "


" Anak kamu sudah punya anak? "


Alex lagi-lagi diam tak menjawab dia hanya menjawab sepentingnya saja.


Luna pun terdiam setelah tak mendapatkan jawaban apa-apa dari Alex.


Mobil kini sudah terparkir di bagasi rumah milik keluarga Alex, dia dan Luna pun keluar dari mobilnya. Alex dengan menenteng kresek besar dia masuk ke dalam rumahnya.


" Selamat malam semua " Alex memberi salam kepada keluarganya yang sedang duduk di sofa,


" Eh Alex kamu sudah pulang lihat sayang papa Ansel udah dateng bawa susu " ucap Deby yang sedang menggendong cucunya.


Alex pun menggendong bayinya tersebut, dan Luna mengekor di belakangnya dan membuat semua mata tertuju padanya

__ADS_1


" Alex siapa dia? " Tanya Deby, sebelum Alex menjawab ada suara yang lebih membuat mata semua orang tertuju padanya.


" Luna " dan Lunapun menoleh ke arah Raisha dengan terkaget melihat kondisi Raisha.


" Alex kenapa Luna dengan mu " Raisha yang baru keluar dari kamarnya dia syok melihat Luna.


" Raisha kamu kenapa? " Luna menghampiri Raisha.


" Sedang apa kamu disini? " tanya Raisha dengan nada benci.


Dengan wajah yang dia stel sesedih mungkin, dia mulai bersandiwara dan menceritakan cerita bohong kepada keluarga Alex.


" Om tante perkenalkan nama saya Luna saya adalah teman satu sekolah dengan Raisha dan Alex di SMA, maafkan saya sebelumnya sudah berani minta tolong sama Alex, jika kalian tidak keberatan bolehkan saya menumpang disini, saya mau kok di jadikan pembantu disini asal saya ada tempat tinggal.


Ayahku seminggu lalu meninggal dunia dan dia meninggalkan banyak hutang di keluarga, dia meminjam uang kepada rentenir dengan bunga yang besar, tapi kami sekeluarga tak mengetahui hal tersebut karena selama ini ayah tidak dekat dengan kami.


Karna kami tak mampu membayar semua hutang ayah, rumah kami dan isinya disita hanya baju yang kami dapat, mama saya syok mengetahui itu penyakitnya pun kambuh di tambah serangan jantung yang mendadak membuat dirinya pun juga meninggal.

__ADS_1


Kakak saya meninggalkan saya dengan suaminya dan kini saya hanya tinggal seorang diri, mohon welas asihnya om tante, saya akan bekerja keras jika kalian mau menerima saya disini "


Luna menunduk bersedih menghayati semua cerita karangannya, Deby yang merasa sedih mendengar cerita Luna dia pun mendekat dan memeluk Luna.


" Tidak papa nak, tinggalah disini kamu bisa membantu tante mengurus baby An disini kasian mamanya dia tak bisa mengurus anaknya karena penyakit yang di deritanya "


Wajah Luna langsung berseri bahagia mendengar ucapan Deby, dia pun melanjutkan sandiwaranya.


" Terima kasih tante om sudah menerima saya, saya akan berusaha sebisa mungkin membantu tante disini. Memangnya Raisha sakit apa kenapa kondisi nya seperti ini sekarang sungguh kasihan " Luna mendekat ke arah Raisha pura-pura peduli.


" Sudah lah saya capek disini, ini mah Ansel sepertinya dia sudah tidur " ucap Alex yang mengacuhkan akting Luna dia pun masuk kedalam kamarnya.


" Papa juga mau masuk mah " William pun masuk ke kamarnya.


" Lihat kondisimu sekarang, aku akan mengganti posisimu suatu hari nanti menjadi nyonya Alexa haahahahaha " Luna berbisik pelan namun sangat jelas menyakitkan di telingan Raisha yang mendengarnya.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2