Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 38


__ADS_3

" Pergi menjauh dariku, kamu wanita menjijikkan aku benci padamu " Alex memungkiri Raisha hingga jatuh kelantai.


" Alex maafkan aku, iya aku memang bersalah tapi aku benar-benar sayang padamu Lex, dan juga kesucian ku sudah kau renggut pula " Raisha menangis sambil tersungkur di lantai.


" Itu bukan kemauanku tapi kamu yang memulai terlebih dahulu sekarang kau mau menyalahkan semua ini padaku " Alex berjongkok di depan Raisha dengan tatapan tajamnya dan amarah di matanya.


" Tidak Lex aku sungguh sangat terpaksa " Raisha memegang tangan Alex.


Alex menghempaskan kembali tangan Raisha dan menghela napas dalam-dalam lalu beranjak berdiri.


" Baiklah jika itu maumu aku ikuti kemauan mu tapi awas jika kamu menyakiti Kayla dan memperlihatkan rekamanmu itu aku tak akan segan mengajakmu keneraka bersama "


" Iya Lex aku janji, tapi kamu pun harus janji akan mengikuti semua kemauanku dan tak akan meninggalkan ku " Raisha pun berbinar dia menghapus air matanya dan berdiri dari duduknya di lantai, sambil berhambur memeluk tubuh kekar Alex.


" Terimakasih Lex, aku sayang kamu apapun yang kamu mau dan Kayla tak bisa memberikan nya padamu aku akan tetap setia memberikan nya padamu "

__ADS_1


" Terserah, aku lelah lebih baik kau pergi sekarang dari sini sebelum kesabaranku habis " Alex mendorong tubuh Raisha yang memeluknya dari depan.


" Baiklah, terimakasih sayang byee mmuahh " Raisha pun berpamitan dan mencium pipi kiri Alex lalu berlari meninggalkan Alex di kamar tersebut.


" Kurang ajar, kenapa nasib ku sesial ini apa yang harus aku lakukan " Alex bernafas sedalam mungkin mengingat akan hal yang telah terjadi padanya.


" Bagaimana jika Raisha hamil aku harus bilang apa sama keluarga ku, sedangkan aku baru akan lulus sekolah. Sungguh memalukan, dan bagaimana aku akan menjelaskan nanti kepada Kayla? Oh tuhan kenapa bisa seperti ini " Alex pun terdiam dia memejamkan mata sambil lalu berfikir keras apa yang akan dia lakukan kedepannya terhadap dirinya dan orang-orang yang sangat dia sayangi.


*******


Setelah usai kegiatan belajar mengajar di sekolah Mikayla, kini sudah saatnya pulang. Mikayla berjalan lemas menuju gerbang sekolah entah dia akan pulang dengan apa dia tak perduli, walaupun harus jalan kaki hingga rumahnya.


Tiiiiittt... Sebuah mobil lamborghini putih berhenti di tepat di hadapan Mikayla. Tak asing lagi dimata Mikayla, pemilik mobil itu tak lain adalah sang pacar Alex.


" Hallo sayang " Alex melambikan tangannya dengan senyuman tampan di wajahnya ketika kaca mobil terbuka perlahan.

__ADS_1


Mikayla hanya diam tak merespon, dia hanya berdiri mematung terasa enggan untuk masuk ke mobil Alex yang biasa dia tumpangi, bahkan pula tak menjawab sapaan Alex.


Alex merasa tak nyaman di cueki Mikayla segera dia membuka safety belt, lalu keluar Dari mobilnya.


" Sayang Aku tau kamu marah kan, ayo ikut aku, aku akan jelaskan semuanya " Alex menggenggam tangan Mikayla dan memapah nya kedalam mobil.


" Silahkan masuk tuan putri " sembari Alex membukakan pintu mobilnya.


Mikayla tetap diam, hanya nurut apa yang di ucap Alex. Setelah memastikan Mikayla nyaman di mobilnya lalu Alex menutup pintu mobilnya dan mengitari mobilnya serta masuk pula kedalamnya dan duduk di bangku kemudi.


Tak lupa Alex memakai kembali safety belt nya, lalu memakaikan pula safety belt milik Mikayla.


" Sayang ngomong dong, jangan ngambekan jelek tau " ucap Alex sambil menggoda Mikayla.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2