
" Dasar suami tak ingat istri, dia kira aku apa coba langsung main pergi-pergi begitu saja. Mentang-mentang sudah lama nikah ya, coba kalo dulu masih pengantin baru kalo mau pergi pake cium kening segala seakan gak rela ninggalin aku lah sekarang apa main tinggal ajah dasar suami kalo ada maunya baik-baikin orang coba kalo gak ada pasti di cuekin huh " Mama Alex pun mengomel sejadinya karena langsung ditinggalkan pergi oleh suaminya.
******
Mikayla kini sudah bangun dari tidurnya, setelah ia selesai membersihkan dirinya dia pun bergegas keluar dari kamarnya.
" Kakak! " menghampiri Rani yang duduk di sofa.
" Gak denger, kakak kesal sama kamu " Rani tak menoleh ke arah Mikayla dia pura-pura marah atas perbuatan Mikayla tadi siang
" Jangan gitu dong kak, Kayla lapar nanti saja marahnya ya plisss "
" Kalo lapar makan saja tuh ponsel huh "
" Cih kakak kejam banget sih jadi orang yaudah kalo gitu Kayla mogok makan awas nanti sakit terus Kayla mati kakak yang akan Kayla hantui pertama "
" Kayla kenapa ngomong gitu, ayok cepat kakak juga lapar nungguin kamu keluar dari tadi "
" Gak mau Kayla mogok makan sekarang "
__ADS_1
" Kalo gak mau ikut kakak keluar cari makan yaudah kamu tunggu disini sendirian banyak hantunya "
" Ada pelayan kok weekkkk "
" Kata siapa, mereka udah pada pulang kalo malem " berkata bohong
" Emang disini gak ada mes buat pelayan disini kak "
" Sudahlah jangan banyak omong mau ikut ngak, jarang-jarang loh kakak baik sama orang "
" Ih dasar kejam kakaknya, iya tunggu dulu Kayla mau ambil tas di kamar "
" Cepet gak peke lama waktunya hanya 5 menit dari sekarang "
" 10 detik 11 detik " menghitung stopwach di hpnya
" Eh apaan sih kakak huh nyebelin sangat sih " Pergi berlalu meninggalkan Rani.
" Dasar anak nakal, mulai cerewet dia sekarang dulu kalo inget masih kecil susah sekali diajak bercanda nya tu bocah " Rani tersenyum melihat kelakuan Mikayla
__ADS_1
" Kayla cepet waktumu tinggal 30 detik dari sekarang 30.29.28..."
" Enak saja kamu kak, orang ke kamar cuma makan waktu 3 menit saja "
" Udahlah pengatur waktu disini kakak, ayo cepat kalo udah siap kakak udah lapet nih "
" Emang cuma kakak, Kayla juga pake sangat laper loh "
Mereka pun berlalu dengan satu mobil. Mereka menyisori lorong yang sangat indah dilihat mata, begitu indah pemandangan di kota A tersebut jika dimalam hari. Dengan dihiasi lampu-lampu yang berjejer rapi menyinari jalanan yang penuh dengan taman rapi nan indah. Ramai lalu lalang kendaraan yang melintas di jalan tersebut.
Kini mobil yang dua gadis tadi tumpangi, terparkir di area cafe yang letaknya di pinggir pantai sungguh indah jika menikmati suasana pantai dimalam hari dengan di temani deru ombak dari pantai tersebut.
" Kak, gak salah ya pilihnya disini, Kayla dingin kak " Mikayla merasa kendinginan karena dia tak terbiasa dengan suhu dan cuaca di kota tersebut ditambah dengan baju yang Kayla gunakan tak begitu tebal. Dengan kaos lengan panjang yang begitu longgar sehingga dengan mudah nya angin menyeruap masuk ketubuh Mikayla hingga ke tulang belulang rasanya.
" Astaga aku lupa Kay gak kasih tau kamu buat pakai baju mantel biar ngak kedinginan "
" Terus gimana kak, yaudah kita pulang saja "
" Hah pulang yang bener saja kak "
__ADS_1
Rani tak menggubris ucapan Mikayla, dia kembali memasuki mobilnya dan di ikuti Mikayla di belakang nya. Lalu mereka pun kembali pulang tanpa makan sedikit pun.
Bersambung ....