
" Alex hey Lex? kamu gak papa " Raisha mengguncang lengan Alex yang sedang termenung.
" Oh iya gak papa maaf aku melamun " Alex tersadar.
" Maaf? kamu minta maaf buat apa? " tanya Raisha yang sedikit bingung.
" Ngak gak papa, udah jangan bahas itu sekarang gimana kondisi mu? apanya yang sakit? " tanya Alex sok perhatian
Raisha tersenyum senang dengan perubahan sikap Alex.
" Tidak ada, aku sungguh bahagia kamu bisa perhatian padaku Lex " Raisha menitik kan air mata bahagianya.
" Kenapa kamu menangis bukankah kamu ingin aku menyayangimu, apakah kamu tak suka " Alex mengusap air matanya.
" Tidak Lex aku suka, suka sekali bahagia rasanya aku " Raisha pun berusaha duduk dari posisi tidurnya.
__ADS_1
" Mau apa kamu? dokter belum datang memeriksamu " Alex membantu Raisha yang sedang berusaha duduk.
" Biarkan aku memeluk mu Lex, biarkan saja dokter gak datang aku baik-baik saja sekarang aku gak sakit aku mau cepat pulang dari sini Lex " ujar Raisha sambil lalu memeluk Alex.
Alex terkejut dengan aksi Raisha namun dia harus berusaha tetap tenang dan mengkondisikan diri dalam tindakan berpura-puranya.
Demi menjaga Raisha tidak curiga, dia pun membalas pelukannya. dan merekapun berpelukan selakyaknya pasangan kekasih yang sedang kasmaran terlihat romantis bagi siapa yang melihatnya termasuk mamanya yang kini sedang menyaksikan hal tersebut sungguh bahagia sekali, dari saking sukanya Deby menyaksikan anaknya sedang romantis membuat para perawat dan dokter juga harus menunggunya di luar ruangan menemani Deby dalam keharuannya.
" Astaga buk, sampai kapan kami dimari pasien harus kami periksa " ucap dokter yang memprotesi kelakuan Deby dan itu membuat Alex serta Raisha menoleh ke arahnya dan berhasil membuat mereka melepaskan pelukannya satu sama lain.
" Eh kalian sudah lama disana " ucap kaku Alex yang malu karena perbuatannya terpergok banyak orang.
" kenapa ngak masuk? "
" Emm kami dicegat pak sama nyonya ini " tunjuk perawat itu dengan wajah lucu nya karena takut akan kena marah oleh Deby.
__ADS_1
" Wah mama keterlaluan yasudah periksalah dulu Raisha saya keluar dulu dengan mama "
Alex menarik lengan mamanya dengan paksa.
" Eh mau kemana Lex? bentar bilang dulu sama istrimu biar gak khawatir dia " menoleh ke arah Raisha yang kini sedang di periksa oleh perawat dan begitupun juga Alex
" Nak mama di ajak Alex bentar ya? "
" Iya mah gak papa, Raisha ngijini kok, lagian mamankan gak kira apa-apain Alex bukan "
" Ada-ada saja yaudah kami keluar dulu " Alex menggeruntu kesal lupa bahwa dirinya sedang berpura-pura perhatian kepada Raisha.
Namun untung bagi Alex Raisha tak mendengar ucapan Alex karena tadi pas Alexe menggeruntu ada perawat yang mengajak Raisha bicara.
Diluar rumah sakit Alex bicara dengan mamanya.
__ADS_1
" Mah Alex gak bisa bohongi perasaan Alex sendiri mah, Alex gak mau kalo nanti Raisha tau kalo Alex hanya pura-pura perhatian lalu dia sakit hati Alex harus apa nantinya, Alex gak bisa sakiti wanita terus-terusan mah mana Kayla masih belum tau kebenarannya, mah Alex bingung tolong mah bantu apa yang harus Alex lakukan? " Alex meracau sebisanya dia mengutarakan semua keluh kesahnya kepada Deby mamanya.
Bersambung...