
Mikayla langsung menghempaskan tangan Alex kebawah, dia menutupi mulut dengan tanganya. Air matanya telah pecah mengalir sederas-derasnya dari mata beningnya.
" Minggir kalian semua " Mikayla mendorong para siswa yang sedang berkerumun memfoto motor Mikayla yang terlihat bukan motor lagi.
" Siapa yang berani melakukan ini hah " Teriak Mikayla kepada siswa yang masih setia menertawainya.
" Hahaha... Heeeyyy Mikayla buang aja motor buntut kaya itu, gak pantas loh bersanding dengan motor berkelas kami. Iyaa kan guys " ucap salah satu siswi yang ada disana, dan suara tawa kini kembali terdengar menggelegar dan tajam di telinga Mikayla.
" Kamu yang sudah merusak nya hah " Nada Mikayla berubah menjadi menyeramkan dia menarik krah seragam siswi tersebut.
" Enak aja kamu asal tuduh, ini motor buntut emang pantas seperti ini. Gua bersukur ada yang berani berbuat seperti ini karna motor ini mata gua sakit tiap hari lihatnya. Lo orang miskin jangan masuk sekolah elite deh memalukan kami gak selevel dengan lo " Siswi tersebut mendorong Mikayla kebelakang.
Tiba-tiba Alex datang dan merangkul Mikayla,
__ADS_1
" Apa kamu bilang? " Menatap tajam ke arah siswi tersebut.
" Oh.... Emmm Alex, bener dia itu cewek kamseupay loh, jangan deket-deket dia jiji tau " Siswi tersebut gelagapan dengan pertanyaan Alex yang terlihat pancaran kemarahan di matanya.
" Diam, yang menjijikkan itu kamu, Alfin tunjukkan kepadanya seberapa menjijikkan wanita itu " ucap Alex yang langsung di iyakan oleh Alfin. Segera mungkin Alfin mengotak atik Hp canggih nya, lalu dia memperlihatkan hasil hackernya kepada siswi tersebut, disana terlihat isi hpnya sendiri dengan lengkap.
" Gimana sudah lihat dengan jelas " ucap Alfin dengan nada menyindir dengan iringan senyuman mematikan dari bibirnya, siswi tersebut hanya menganga melihat apa yang ada di depannya, dia tak percaya kenapa bisa begitu? begitulah yang ada di otak nya saat ini.
" Kamu hanyalah seorang pelakor, yang mencari kesenangan dan kekayaan dari om-om yang sudah kamu goda, boleh kamu katain Mikayla menjijikkan karena kemiskinan nya tapi tidak dengan mu yang bisa dikatakan najis dengan dirimu sendiri yang sudah kotor karena perbuatan menjijikkan itu " ucap Alex dengan kata yang teramat sangat menyayat dan memalukan bagi siswi tersebut, siswi itupun berbalik dan pergi dari kerumunan tersebut dengan derai air mata yang tak bisa ia tahan karena menahan malu terhadap teman-temannya dan sakit hati atas perkataan Alex.
Yang kedua dia sedih karena motor kesayangan nya harus dia buang dengan hati yang sangat berat dan tidak ikhlas. Dan terakhir dia senang karena saat ini ada orang yang baru dia kenal dan kemaren dia benci kini membela dan melawan perbuatan orang yang menyakiti nya.
" Bubar kalian bubar sekarang juga, atau aku akan bongkar hal yang memalukan sepertinya tadi. Hapus semua gambar yang sudah kalian ambil " Ancam Alfin kepada semua siswa yang ada disana. Mereka pun langsung menghapus foto tadi yang sempat akan mereka unggah ke sosmed untuk di jadikan status menghebohkan, namun di urungkan karena takut dengan ancaman Alfin sang Hacker handal dan jenius.
__ADS_1
Kini satu persatu siswa siswi pergi meninggalkan parkiran, dimana mereka berkerumun menyaksikan kerusakan motor Mikayla yang sudah tak bisa diselamatkan lagi.
" Kay kamu baik-baik sajakan? " tanya Alex sambil lalu menyeka air mata Mikayla yang masih setia menetes menatap rusaknya akan motor kenangan dari mama.
" Ngak aku gak papa, cuma motor ku sudah rusak gak akan bisa aku mendapatkan nya lagi "
" Sudahlah yang sabar, biar aku ganti yang baru ya maukan? "
" Ngak, ngak usah makasih ya atas kebaikan kalian nanti kalo aku ada waktu bakal traktir makan kalian. Aku ke kelas dulu " Sambil lalu meninggalkan Alfin dan Alex
" Tapi Kay... " Alex menggantung ucapannya, dia memilih membiarkan Mikayla pergi untuk menenangkan dirinya.
" Siapa yang berani melakukan ini Al? cepat selidiki dan selesaikan masalah ini secepat mungkin "
__ADS_1
Bersambung