
" What? How come (Apa? kenapa bisa begitu) ? " Jordan terkejut.
Hana hanya mengangkat bahunya, karena mereka penasaran akan hantu yang ada di kamar mandi, merekapun masuk bertiga dengan Hana di paling belakang.
Setelah sampai di depan kamar Hana Rafapun perlahan membuka pintu kamar tersebut dengan cara tak bersuara dan tak ingin membuat orang yang ada di dalam mengetahui keberadaan nya lalu pergi menghilang.
Itu yang ada di pikirannya sekarang, namun berbeda dengan kenyataan ketika dia perlahan bisa membuka pintu kamar Hana dia pun mengintip sedikit isi kamar tersebut, dan benar ada aktivitas di dalamnya, dan tak lain itu adalah Mikayla yang sedang berganti pakaian dengan keadaan masih menggunakan celana dalan dan bra saja.
Rafa terkaget dengan cepat dan lekas dia menutup pintu itu karena tak mau Jordan melihat lekuk tubuh Mikayla.
Namun karena kecerobohan Rafa, Mikayla pun menyadari bahwa ada orang yang sudah mengintipnya lantaran bunyi pintu yang tertutup sangat jelas dan nyaring.
" Siapa disana? " Teriak Mikayla dan mencepatkan mengganti bajunya.
" Ada apa Raf? " Hana terkaget melihat reaksi Rafa.
" Is it true that there is a ghost inside? (apa benar di dalam ada hantu?) " tanya Jordan yang juga sama pikirannya dengan Hana.
__ADS_1
Rafa tak menjawab dia masih teringat pada lekuk tubuh Mikayla yang terlihat sexi dengan warna putih mulus di badannya.
Ceklek... Suara pintu terbuka.
" Aaaaaaa..... " Hana, Jordan, dan Mikayla teriak bersamaan karena dibuat kaget oleh satu sama lain.
" Hana " panggil Kayla.
" Kay? kenapa kamu disini? " tanya Hana
" Itu tidak penting. Sekarang apa kamu yang mengintipku tadi ketika memakai baju? "
" Apa? jadi pas... Emmm " Mulut Hana di sumbal dengan tangan Rafa.
" Benar Kay, dia mumgkin mengintipmu tadi, dia bilang di kamarnya ada Hantu dan kami kesini ingin melihat hantu itu " ucap Rafa menyembunyikan kebenaran.
" Hantu, oh iya maaf ya Han saya pakai apartemen mu? "
__ADS_1
" Kenapa dengan apartemenmu? "
" Aku tadi gak sengaja bentur meja dan belajaan ku tumpah mengenai lantai "
" Terus? "
" Ada banyak telur yang saya beli dan semuanya menetas jadinya aku males yang mau bersihkan dan yah aku mandi disini karena males di rumahku bau amis sekali "
" Jadi Rafa... " Hana menoleh ke arah Rafa, dia seperti mengerti sesuatu dan menghapus pikiran kotornya kepada Rafa dan Mikayla.
" Raf kenapa kamu pakai jaket ku " Mikayla memandang baju yang di kenakan Rafa.
" Eh ini ya... " Rafa menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena saat ini dia malu untuk bicara yang sebenarnya.
" Kamu dari apartemenku? ngapain disana? " tanya Mikayla penuh selidik.
" Jangan prasangka buruk dulu Kay, aku tadinya ingin mencari keberadaan mu, lalu aku buka apartemenmu dan ku dengar bau amis yang menyengat hampir muntah aku disana tadi namun aku susuri rumah itu dan benar ada telur berserakan lalu aku membersihkannya dan karena tubuhku lengket juga pakaian yang aku kenakan amis jadi aku cuci dengan sangat terpaksa ku buka lemari baju mu dan mencari baju pas buatku, jadi jaket ini yang cuma bergaya simple serta cocok di pakai cowok juga " Rafa menjelaskan namun tetap dengan wajah mindernya tak mau menatap Mikayla.
__ADS_1
Jordan yang memang tak mengerti pembicaraan mereka diapun terdiam, sedikit memahami situasi yang terjadi disana.
Bersambung.