
Sesuai dengan janjinya Mikayla menemui Hana yang kini tengah bersiap untuk berangkat kerja.
" Hana " panggil Mikayla di luar pintu.
" Kayla, ku kira kamu masih tidur " Hana membukakan pintu untuk Mikayla.
" Ya gak lah, aku kan udah janji sama kamu, kamu udah siap berangkat ya? " Mikayla menatap Hana yang sudah rapi dengan seragam kerjanya.
" Iya sudah, kamu beneran ikut ketempat kerjaku, tapi aku gak bisa nemenin bisa-bisa aku kena marah dan di pecat "
" Tenang aja, yuk jalan " melangkah menuju mobilnya
" Wah mobilmu keren ya " Hana terpesona dengan mobil Mikayla.
" Hehe ini hadiah dari kakak ku " Sambil lalu masuk kedalamnya. Dan mobilpun melaju.
" Sultan mah bebas ya mau kasih orang hadiah apa "
" Hus jangan gitu, aku juga ada hadiah kok buat kamu tapi gak semewah mobil ini, maklum lah bukan sultannya hahaha "
" Wah apaan tuh? upps... " Hana menutup mulutnya malu karena tak bisa mengontrol sikapnya.
" Gak papa, oia kamu mau gak sekarang ijin kerjanya, ini penting banget soalnya "
" Tapi Kay "
" Please ya ku mohon ini juga demi kamu "
" Emmm... Ntar aku tanya bos dulu ya boleh apa ngak "
__ADS_1
" Ok deh, eh kita jalan kemana nih aku gak tau "
" Kamu lurus ajah, ntar ada lampu merah kita ngiri dan di pojok sana ada cafe yang bertema taman disana tempat aku kerja "
" Ok, sepertinya tempatnya menarik deh "
" Iya bagus banget banyak pengunjung apalagi weekand rame banget makanya aku gak ada libur kecuali izin dan hari besar "
" Emm begitu ya iya deh aku faham "
15 menit mobil Mikayla melaju kini sudah terparkir di depan cafe yang Hana sebutin tadi.
" Wah Han bagus ya " Mikayla dan Hana turun dari mobilnya.
" Iya Kay, kamu carilah dulu tempat duduk, aku masuk dulu kedalam ya "
Tak selang beberapa menit ada nada panggilan di ponsel Mikayla.
" Hallo kak, bentar orangnya masih izin kak "
" Kamu dimana, semangat banget "
" Sudah kakak tunggu saja ditempat bawel ah "
" Huh dasar " panggilan pun berakhir.
Tak selang berapa menit Hana pun datang menghampiri Mikayla yang sedang duduk di kursinya.
" Gimana Han? " Berdiri menyambut kedatangan Hana.
__ADS_1
Hana mengacungkan jempol bertanda bahwa dirinya di izinkan untuk libur hari itu.
Mereka pun masuk ke mobilnya lalu melajukan nya menuju ketempat Rani berada sekarang.
*****
Tempat Alex.
" Lex aku semalam dapat telpon dari om Willi " ujar Alfin sembari menyodorkan jus ke arah Alex yang sedang duduk meng otak atik isi ponselnya.
" Wah kalian sudah bangun " sebelum Alex menjawab pembicaraan Alfin, Nathan muncul lebih dulu menyela pembicaraan mereka.
Alex dan Alfin hanya menoleh kearah Nathan yang kini ikut gabung duduk di sofa.
" Apa katanya Fin? " Alex kembali sibuk dengan ponselnya.
" Kalo kamu ntar pulang suruh temui papa mu dia mau bicara empat mata denganmu katanya perihal penting "
" Kenapa bilangnya ke kamu, kok gak telpon aku langsung, hal penting apa katanya " Alex mengalihkan pandangannya ke Alfin
" Entah hal apa, ponselmu mati "
" Siapa yang matikan ponselku, batrainya masih banyak gak mungkin lawbat "
" Mana ku tau, kita orang gak ada yang pegang ponsel mu sama sekali, kamu pegang hp Alex gak semalam Nat? "
" Jangan kan hp Alex hp aku ajah gak aku sentuh semalam tepar aku habis kejadian semalam "
Bersambung...
__ADS_1