Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 130


__ADS_3

" Hahaha wajah mu terlihat gelisah, gak papa kamu membuat aku sakit hati tapi sekarang aku akan bahagia diatas penderitaanmu " Raisha bicara seperti orang kerasukan.


" Rai kamu udah gak waras ya apa maksudmu aku gak ada niatan buat nyakiti kamu tapi kenapa kamu mau menyakiti aku " ucap Luna dengan nada memelas dan menangis sesegukan tak mau dirinya di curigai.


" Ada apa Rai jangan bertele-tele cepat katakan apa maksudmu " Deby mulai tak sabar.


" Tenang mah, ayo kita bawa dia kerumah sakit mah periksa dia apa dia hamil atau ini hanya bohong saja " ucap Raisha dengan membawa sebuah tespack di tangannya.


Luna terbelalak terkejut mendengar ucapan Raisha, namun dia tak kehabisan kata untuk terus membela dirinya.


" Tidak itu bukan milikku, aku gak tau itu dari mana Raisha dapat tapi yang jelas aku gak pernah keluar dari rumah ini "


" Bohong aku setelah sadar dari pingsan ku aku melihat darah palsu di sprai itu lalu aku menggeledah semua milikmu hahaha maaf jika aku bertindak tidak sopan karna kamu sendiri yang mengajarkan hal tersebut kepadaku "


" Apa maksudmu Rai? " tanya Alex yang dibuat bingung oleh perkataan Raisha


" Sayang dia menjebakmu, dia dengan sangat kurang ajarnya membuka bajumu dan dengan tak tahu malunya membuka bajunya sendiri tapi dia tak melakukan apa-apa itu hanya tipu dayanya "

__ADS_1


" Tidak aku benar Lex, dia mengarang cerita. Hei Raisha kamu tau dari mana hah jangan asal bicara kamu ya "


Semua orang pun dalam kondisi bingung terkecuali Raisha.


" Ini noda kamu dari kesumba bukan, sekarang kamu hamil dan Alex kau mau jadikan korban mu "


" Apa itu benar Lun " tanya Deby


" Tidak tante saya tidak berani lakukan itu "


Alex hanya diam dimulut, namun dirinya tak benar-benar diam dia menarik paksa Luna keluar rumahnya lalu memasukkan kedalam mobilnya.


" Diam kalo mau selamat diam " Alex menyalakan mobilnya dia mengunci semua pintu mobil lalu melajukan mobilnya.


Sesampai dirumah sakit tujuan utama Alex yaitu mengetahui kebenarannya tentang Luna.


" Selamat ya ibu bapak bayi nya sehat sudah ber umur 5 minggu " ucap dokter obgyn tersebut

__ADS_1


" Apa?? " Alex terkaget dan ternyata apa yang di ucapkan Raisha benar


" Iya pak bayi nya sehat "


" Baiklah dok terimakasih " Alex pun beranjak dari duduknya hendak meninggalkan Luna, namun Luna mencegahnya.


" Mau kemana kamu Lex? " tanya Luna


" Pulang ngapain kamu konsul saja sendiri disini aku gak ada urusan sama kamu " menghempaskan tangannya


" Tapi Lex ini anak kita berdua "


" Apa anakku, bodohnya aku kalau tertipu dengan mu sekarang coba tanya dokter apa iya jika hanya semalam kita yang melakukannya sudah hamil 5 minggu Luna aku bukan orang bodoh seperti mu aku saja tidak merasa melakukan apa-apa padamu lebih baik kau konsul ke dokter itu tentang kandungan mu saya permisi "


" Alex jangan tinggalin aku Lex " Luna berteriak mengejar Alex hingga dia ter jatuh dan mengeluarkan banyak darah.


Alex yang masih memiliki hati nurani dia pun menyuruh tim medis untuk merawat Luna lalu menghubungi keluarganya.

__ADS_1


" Mah benar kata Raisha, dia hamil sudah umur 5 minggu tapi sayang sekarang dia keguguran karena mengejar aku tadi aku merasa bersalah mama bisa kemari kan bawa juga ponsel Luna di kamarnya aku mau menghubungi keluarganya " ucap Alex di telfon.


Bersambung...


__ADS_2