
" Gimana tan, apa tante setuju dengan permintaan Kay? "
" Emm... Kay tante sudah tua tante malu bicara hal seperti itu, tante juga punya anak yang harus tante ajak diskusi dan dimintai pendapatnya tante tak pernah berfikir jauh dari hal tersebut jadi tante bingung sekarang Kay, di tambah papa mu adalah suami dari kakakku sendiri Kay, tante tidak mau berkhianat padanya Kay " ucap Viona dengan wajah nanar menatap Mikayla
" Tidak tante, tante tak akan mengkhianati mama, mama pasti bahagia jika tante yang menjadi mama Kay dan Kay yakin akan hal itu bukan kah begitu pah? " tanya Kayla kepada Allen dan Allen hanya diam tak menjawab namun Mikayla tak menghiraukannya malah dai beralih kepada Revan yang tercengang melihat drama di depannya.
" Kak " panggil Mikayla untuk yang ketiga kalinya setelah di tepuk pundaknya dan berhasil membuyarkan lamunan Revan.
" Ah iya maaf Kay ada apa? " ucap Revan gagu
" Gimana menurut kakak, apa kakak setuju jika tante Vio menikah dengan papa lalu menjadi mama ku juga " kini Mikayla membuat bingung Revan pula dia menggaruk kepalanya yang tak gatal lalu tersenyum melirik kesemua orang yang ada disana dengan tujuan agar mendapat solusi dari orang-orang yang dilihatnya.
__ADS_1
" Kak kenapa kakak malah melihat semua orang " ucap Mikayla setelah melihat apa yang di lihat Revan.
" Kak, aku butuh jawaban kakak, tante minta pendapat kakak "
" Kay ini terlalu keburu Kay belum ada solusi buat kakak "
" Solusi apa lagi kak, emang kakak gak mau punya saudara tiri aku, gak suka sama papa atau kakak tak menyukai kami? "
" Kay kenapa ngomongnya gitu, kakak sudah menganggapmu adik kandung sendiri dan menganggap om Allen adalah ayah sekaligus teman bagi kakak dikala kakak kesepian kalian sangat kakak sayangi tapi Kay ini... " ucapan Revan terpotong
" Tapi Kay? " ucap Allen.
__ADS_1
" Tidak ada tapi-tapi pa semua sudah setuju apa papa gak setuju "
" Papa mau mau saja, tapi bagaimana dengan mu Vi jika kai merasa keberatan dengan keinginan anakku kau pun boleh menolak permintaannya yang ku rasa cukup membuatku terkaget dan kuyakin kau pun sama terkejutnya dengan ku " ucap Allen meminta pendapat kepada Viona.
Viona tak menjawab kini wajahnya bersemu merah dan terlihat malu-malu diapun mengannguk dan berkata
" Baiklah jika bagi kalian ini baik maka aku akan mengikuti permintaan mu Kay, dan semoga kalian bisa menerima kekurangan dan kelebihanku nanti " ucap Viona menatap ke arah Mikayla dan Allen.
Mikayla yang mendengar itupun tersenyum girang lalu memeluk erat kepada Viona dan berterimakasih dengan sangat kepada Viona.
" Maafkan aku kak jika kau marah dengan keputusanku untuk menikahi suami mu, tapi demi senyum anak ini aku harus menghianatimu dengan mengambil suami mu, berbahagialah kak di syurga semoga aku dapat selalu membahagiakan anak mu dan juga suami mu yang bakal menjadi suamiku pula nantinya dan ini adalah permintaan putrimu, dan sungguh aku tak mau melihat dirinya menangis dan ter luka karena aku menolak keinginannya "
__ADS_1
Ucap Viona di dalam hatinya dengan memeluk Mikayla lalu melihatnya memeluk ayahnya dengan sangat bahagia dan beralih kepada Revan dia begitu bahagia serta dia pun dari saking bahagianya Tina dan Martinpun dia peluk juga hingga tanpa dia sadari terakhir dia peluk pula Rafa dan dengan cepat dia mendorong Rafa karena terkaget dan berhasil membuat suasana yang tadi nya canggung berubah menjadi tawa karena melihat Rafa terjatuh kabawah tanah lantaran di dorong Mikayla.
Bersambung...