Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 171


__ADS_3

Erina menganga dia tak percaya apa yang akan di ucapkan oleh Raisha.


" Maksud nona? "


" Kukira kau memahami maksudku, jadi maukah kau menikahi suamiku dan menjadi ibu buat Ansel karena aku merasa hidupku akan selesai setelah ini dan aku tak mau menyerah kan anakku pada orang yang salah mau kan ikuti permintaan ku yang terakhir ini aku tau kau mencintai suamiku Erina "


" Tidak nona jangan berkata seperti itu, aku memang menyukai tuan Alex tapi... "


" Sudah anggap ini adalah permintaan ku yang terakhir Erina menikahlah dengan suamiku aku mau menyaksikan kaliam menikah disaat terakhirku "


" Tidak nona kau masih harus semangat dan berusaha tetap hidup demi Ansel jangan berkata seperti itu "


" Tidak Erina aku sudah tak sanggup menahan sakit ini, dan aku pun ingin membuat Alex bahagia dan berharap dia memaafkan aku "


" Saya tak mengerti maksud nona "


Raisha pun tersenyum, lalu dia bercerita mengenai tentang dirinya Alex dan Mikayla dia menjelaskan semua kronoliginya dan Erina pun terdiam dan memahami semua cerita yang sudah dialami Raisha selama ini.

__ADS_1


" Erina kau harapanku, kuharap kau mau mengikuti keinginanku untuk yang terakhir ini " ucap Raisha sambil memegang erat tangan Erina.


" Tapi nona, bagaimana dengan tuan Alex, saya tak yakin dia menerimaku sebagai istrinya "


" Erina sebelum aku bicara pada mu aku sudah terlebih dulu mengatakan ini kepada Alex dan juga orang tua kami awalnya mereka sama sepertimu menolakku, dan tapi karena paksaan dari ku merek menyetujui nya dengan sangat berat hati, tapi sekarang kalia sudah sama-sama setuju lakukanlah hari ini juga aku akan segera menghubungi yang lain " Raisha tersenyum sendu dan tak lagi menghiraukan ucap Erina dia pun menghubungi seluruh keluarganya untuk menyiapkan pernikahan Alex dan Erina hari ini juga.


Malam hari, acara pernikahan dadakan dilakukan sesuai arahan Raisha, semuanya awalnya tidak mau tapi karena paksaan dari Raisha akhirnya merekapun melakukannya hingga acara selesai.


" Selamat ya Alex Erina kalian pasangan yang serasi kuharap kalian bahagia selamanya " ucap Raisha menjabat tangan Alex dan Erina


" Erina, jadilah istri yang baik dan nurut, tolong jaga Ansel dan Alex untukku "


" Tidak nona, kau yang akan menjaga mereka pula " Erina sambil menyeka air matanya.


" Kau cantik dengan gaun itu, kau cantik malam ini Erina, ku harap Alex bahagia bersamamu " Raisha tersenyum simpul.


" Terimakasih nona sudah mempercayakan itu semua kepadaku, tapi nona harus sembuh agar kita bisa merawat orang yang kita cintai bersama "

__ADS_1


Raisha hanya tersenyum, dia lalu beralih kepada Alex yang menatapnya sendu.


" Alex maafkan aku, kuharap kau bahagia dengan Erina jaga anak kita dan jaga pula hatu Erina jangan kau buat aku kecewa karena melihat Erina atau Ansel bersedih karenamu "


" Aku memaafkan mu sudah lama Rai, kuharap kau bahagia dengan keputusanmu hari ini aku akan menebus semua kesalahanku selama ini yang belum bisa menerima cinta mu selama ini, aku tak tau harus apa tapi jika kau bahagia akan hal ini aku pun bahagia asal kau mau berusaha sembuh dan merawat anak kita bersama "


" Terimakasih Lex, dimataku kau tak pernah salah dan tak ada yang perlu di maafkan sekarang kuharap kalian bisa bahagia mama papa semuanya maafkan Raisha tolong jagakan Ansel untuk Raisha dan anggap lah Erina seperti Raisha karena dia yang akan menggantikan posisi Raisha saat ini dan selamanya perlakukan dia sebagaimana kalian memperlakukanku selama ini " ucap Raisha menoleh kesemua orang yang saat ini sedang menangis mendwngar ucapan Raisha yang seakan dia berpesan sebelum meninggal.


" Tidaaaaakkk Raisha kau anak mama tak ada yang bisa mengantikanmu di hati mama, kau harus semangat sayanggg " ucap Ros yang langsung berhambur memeluk tubuh Raisha.


" Terima kasih mama, kau lah segalanya aku bahagia punya mama, dan kalian sumua terima kasih dan maafkan Raisha atas semua kesalahan Raisha " ucap Raisha tersenyum.


Hari semakin larut, semua sudah berada dalam kamar masing-masing termasuk Erina dan Alex yang kini berada satu kamar karena permintaan Raisha yang menyuruh pengantin baru itu melakukan malam pertamanya, sedang Raisha meminta untuk tidur bersama Ansel dikamar Ansel.


Dikamar Ansel, Raisha memandang wajah anaknya dia menciumi wajah Ansel yang kini tergidur pulas karena kelelahan bermain, puas mencium wajah Ansel Raisha pun terlelap dalam tidurnya hingga tanpa diaadari dia pun tertidur untuk selamanya dengan tenang.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2