Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 41


__ADS_3

Melihat kondisi Alex yang tercengang segera mungkin Mikayla dengan cepat turun dari mobil Alex. Alex pun tak bisa menahan Mikayla yang kini sudah ada di luar mobilnya, dikarenakan otaknya sedang error akibat ciuman dadakan dari Mikayla.


" Oh tuhan, semalam mimpi apa ya, tuan putri cium aku. Mimpi ngak sih " Alex menampar pipinya, sementara Mikayla tertawa diluar mobil Alex menyaksikan reaksi Alex yang kekanakan.


" Aw sakit " Alex meringis kesakitan karena pukulannya tak sengaja dia kerasin.


" Iya sakitlah lawong kamu gak tidur " Mikayla memasukkan kepala kedalam pintu mobil yang kacanya sedang terbuka.


" Emmm imbang sayang, masah iya cuma pipi kiri, yang kanan juga dong " Alex menunjuk pipi kanannya sambil mendekatkan ke wajah Mikayla.


" Enak aja, sudah aku mau masuk dulu ya " Mikayla sontak keluar dari pintu mobil Alex.


" Tapi sayang, nanti yang satunya gugat lo "


" Biarin deritamu hahaha.. Sudah gak enak lama-lama aku juga mau siap-siap. Ingat ya Lex jaga hatimu buat aku, tunggu aku pulang ya ini demi masa depan ku "


" Hmmm.... Iya lekaslah masuk sana nanti kita chatan yah. Kamu juga jaga diri baik-baik disana awas kamu deket sama cowok lain, pasti aku jemput kamu kesana "


" Diiih sampe segitunya, iyadeh aku masuk dulu yah, kamu hati-hati dijalan "


" Ok siap bos, bye syang mmuah " Alex melambaikan tangan dan kiss jauh dengan Mikayla.

__ADS_1


" Bye.. " Mikayla pun tersenyum dia menatap kepergian mobil Alex lalu masuk kerumah setelah nya.


*********


Di mobil Alex mendapatkan panggilan dari Raisha


" Astaga nih cewek maunya apa sih, sudah dua bulan ini dia gangguin aku sama Kayla "


Alex pun mengangkat telponya.


" Ada apa lagi sih, gak capek ya gangguin aku, aku tuh males tau ngeladeni kamu tiap hari Kayla saja pacarku, ngak separah kamu tau " Alex menunjukkan sikapnya yang begitu kesal kepada Raisha yang selama ini telah memperbudak dirinya.


Tuuut Raisha memutuskan panggilan nya.


Alex merasa kesal dan marah dia memukul keras setirnya


" Ah kenapa bisa sih aku di bodohi wanita sialan seperti dia, kurang ajar sekali dia "


Alexpun mempercepat kecepatan mobilnya menuju lokasi dimana Raisha saat ini berada.


30 menit kemudian Alex telah sampai di depan tempat tersebut yang tak lain adalah cafe dimana dia sering menemui Raisha.

__ADS_1


" Astaga, mau apalagi tuh orang gangguin aku terus sampe kapan dia gangguin aku " Alex terus mengoceh selama dia memasuki ruangan cafe yang terlihat tak begitu Ramai.


" Alex sini.. " Raisha melambai menunjukkan keberadaan dirinya pada Alex. Alexpun menghampiri nya.


Sampai di tempat.


" Ada apa, kamu gak lelah ya gangguin aku tiap hari. Resek tau gak sih " Alex duduk sembari mengomel.


" Alex jangan bilang gitu, aku seperti ini karena sayang dan gak ingin di tinggal kamu "


sambil memegang tangan Alex.


" Ngak usah sok lebay kamu, ( menepis tangan Raisha) cepat katakan apa kepentingan mu memanggilku kemari, aku capek pengen istirahat " dengan wajah kesal Alex menyikapi sikap Raisha. Raisha sibuk dengan mencari sesuatu di dalam tasnya.


" Ini.. " Riasha memberikan sebuah benda kecil yang mampu membuat orang terbelalak jika melihatnya, dan tak lain itu adalah tast pack dengan tanda dua garis merah didalamnya.


" Apa ini maksudnya? kamu hamil? " Alex begitu tak percaya.


" Iya aku telat datang bulan, dibulan kemarin jadinya aku pake test pack itu buat ngebuktikan kalo aku hamil atau ngak "


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2