
" Maaf tante saya harus permisi dari sini " Mikayla pun tak bisa membendung kesedihannya atas rasa kecewa yang dia dapat selama ini. Tanpa berucap kata lagi Mikayla pun berpamitan untuk keluar dari ruangan itu.
" Tunggu Kay " tiba-tiba suara serak tak bertenaga keluar dari mulut lemah Raisha.
Semua mata tertuju ke arah Raisha yang baru sadar.
" Raisha kamu sudah sadar nak " Rosmala kegirangan mendengar suara anaknya yang bisa dikatakan tak sadarkan diri sejak kemaren.
Mikayla menoleh dan melihat ke arah Raisha. Mikayla tak bisa bicara sepatah kata dia hanya berdiri sok tegar walau sebenarnya hatinya sedih melihat kondisi temannya itu.
" Kay " panggil lagi Raisha terhadap Mikayla.
Mikayla pun menghampiri dengan wajah datarnya.
" Kay kamu datang, kamu sangat cantik sekarang berbeda denganku yang sudah tak berguna lagi seperti ini "
Raisha memandang Mikayla lalu menoleh ke arah Alex yang tetap berdiri dingin tak bergeming.
__ADS_1
Mikayla tak menjawab namun sebenarnya hatinya bimbang antara harus marah kepadanya atau harus menangis karena iba dengan keadaan Raisha saat ini.
" Kay lihat dia anakku apa kau tak mau menggendongnya atau kau tak mau bertanya siapa namanya Kay " Raisha bicara seakan dirinya tak bersalah kepada Mikayla.
Mikayla hanya terdiam tak menjawab tetap setia dengan wajah datarnya.
" Sayang " panggil Raisha kepada Alex yang tengah menggendong Ansel.
Hati Mikayla terasa sakit dan itu hal yang di inginkan Raisha dengan menunjukkan kebahagiaannya kepada Mikayla.
" Tidak usah, aku sudah pernah menggendongnya dia juga lagi tidur kalo begitu sepertinya kondisimu tak terlalu buruk aku tidak ada kepentingan disini, semoga lekas sembuh kamu Rai permisi "
Mikayla pun tak menoleh kepada siapapun dan dia keluar dari ruangan itu dengan hati yang sangat sakit hingga tanpa ia sadari matanya pun terjatuh dan mengalir dari pelupuk matanya yang sudah tak bisa dia tahan sedari tadi.
Raisha yang menyaksikan kepergian Mikayla sangatlah bahagia namun tidak dengan wajahnya yang sudah dia setel sebaik mungkin supaya dikira dirinya sungguh merasa tak merelakan kepergian Mikayla bahkan berurai air mata untuk membuktikan bahwa dirinya bersedih akan Mikayla.
" Mah Mikayla sangat membenci Rai, padahal Rai ingin bersikap baik dengan alasan ingin mendapat maaf dari nya atas perbuatan Rai yang sangat tidak bermoral dulu " ucapan Raisha dan berhasil membuat ibunya prihatin kepada Raisha.
__ADS_1
" Tidak Raisha hati Mikayla masih bersedih bersabarlah pasti nanti dia akan seperti dulu lagi terhadapmu "
Rosmala pun membantu kebutuhan Raisha berbeda dengan Alex yang begitu tak peduli kepada Raisha.
Ditempat lain Mikayla menangis duduk diam di kursi taman.
" Kenapa tuhan memberikan semua ini kepadaku, kenapa semua ini harus terjadi sekarang " Mikayla meramas rambutnya kasar.
" Ada apa dengan mu " tiba-tiba suara wanita datang dari belakang Mikayla dan membuat Mikayla menoleh kearahnya.
" Hana " Mikayla pun memeluknya dan menangis di pelukan Hana.
" Kay jangan terusan bersedih seperti itu, apa kamu tidak kasihan dengan ku, Kay aku gak ada saudara disini hanya kamu seorang kalo kamu seperti itu aku mau sama siapa Kay sekarang malu aku kumpul dengan keluargamu "
" Maafkan aku Han atas ke egoisanku " Mikaylapun dan Hana saling berpelukan menguatkan.
Bersambung....
__ADS_1