
" Kurang ajar, Mikayla kekasih ku jangan berani-beraninya kamu mendekati dia "
" Kenapa tidak, kamu mau menjadikan dia simpanan mu hah jangan harap ya, aku sudah tau kalo kamu sudah beristri dan kemaren istrimu melahirkan dan kebetulan sekali Mikayla jatuh sakit dan harus di rawat di rumah sakit dan itu semua gara-gara kamu "
" Apa maksud mu "
" Lihat saja aku akan kirim apa yang sudah Mikayla ketahui sehingga membuat dirinya jatuh sakit karena menanggung sakit hati yang berat atas penghianatan kekasih dan sahabatnya "
Klik sambungan telfon di matikan, dan Alex mendapat banyak pesan gambar dari Rafa lalu terkaget dia saat melihat kebenaran pada dirinya ada pada orang yang tak dia kenal sedikit pun.
" Bagaimana apa gambar-gambar itu belum cukup, bagaimana dengan vidio ini "
Rafa mengirim pesan dan berbagai vidio tentang Alex kepada diri Alex sendiri.
" Arrrghhh kenapa bisa begini, dari mana dia dapatkan semua foto-foto itu apa jangan-jangan selama ini ada orang yang mengikutiku kurang ajar siapa yang berani "
Alex membanting ponselnya dan pas sekali mengenai batu sehingga ponselnya rusak dan hancur berserakan di tanah.
Alex berjongkok dia menenggelamkan kepalanya di dalam tangannya yang sedang bertumpu di atas lututnya.
__ADS_1
Dengan kasar Alex menghempaskan nafasnya di udara.
" Kenapa, kenapa harus aku Aaaaarrgghhh " Alex berteriak, kebencian terhadap Raisha kini mulai tumbuh kembali dia pun pergi meninggalkan area rumah sakit dengan motor nya.
Dengan kecepetan penuh dia mengendarai motornya namun dia harus ngerem mendadak saat melihat seorang wanita muda yang buta tengah menggendong bayinya hendak menyebrang di tengah jalan.
" Astaga ini orang cari mati mungkin "
Alex menepikan motornya, untung hari itu jalanan sepi dan hanya motor Alex yang melaju jika tidak maka Alex akan kecelakaan akibat rem mendadaknya.
Alex usai menepikan motornya, dia menghampiri wanita tadi dan menuntunnya ke tepian jalan.
" Hati-hati melintas di jalan nona "
" Uwaaa uwaaa " Bayi yang di gendongan nya menangis.
" Cup cup sayang, tunggu sebentar ya nak sebentar lagi mungkin sudah sampai "
Alex memperhatikan dua orang ibu dan anak yang memprihatinkan di tambah anak yang di gendongnya dia langsung teringat akan anaknya sendiri yang mana dia sendiri tak tau siapa namanya.
__ADS_1
" Shhit ayah macam apa aku ini " Alex menggeruntu pelan kesal akan dirinya.
" Ada apa tuan? " tanya wanita yang ada di sampingnya walau buta dia bisa merasakan kondisi di sekitarnya.
" Tidak ada apa-apa, nona hendak kemana anak nona nangis dari tadi kenapa dengannya dimana keluarga nona? "
" Iya tuan dia deman saya hendak ke rumah sakit tapi saya tak tau ini sudah dimana, keluarga saya semua bekerja dan ponsel saya tadi saya cari hilang entah kemana saya tak bisa menemukannya "
" Kalau mau mari saya antar nona "
" Dengan senang hati tuan terimakasih, tapi bolehkan saya pinjam ponsel tuan "
Alex merogoh sakunya namun yang dia dapat hanya hp rusak yang tak bisa di gunakan bahkan hidup pun tak bisa.
" Ya tuhan aku lupa hp ku rusak, maaf nona hp saya rusak. Nona saya antar dulu ke rumah sakit nanti anda bisa meminjam telpon disana "
" Baiklah tuan terimakasih, kalo boleh tau siapa nama tuan " wanita itu mengulurkan tangannya.
Bersambung...
__ADS_1