Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 163


__ADS_3

" Ada apa Kay? " tanya Alen membuyarkan lamunan Mikayla yang terlihat senyum-senyum seorang diri.


" Pah, papa mau kan kabulkan keinginan Kay untuk saat ini " ucap Mikayla kembali berhambur kepelukan Alen.


Tingkah Mikayla yang bertele-tele membuat para pendengar setianya itu menjadi penuh pertanyaan akan hal apa yang Mikayla inginkan karena selama ini mereka tak pernah tau apa hal yang akan Mikayla lakukan karena sikapnya yang berubah-ubah dan itu tak bisa di tentukan bisa jadi akan terjadinya sebuah drama menyedihkan bahkan menyenangkan bagi penikmat sikap Mikayla.


" Kay kenapa diam ayo ngomong cepat biar papa gak terlalu penasaran apa mau mu nak? " ucap Alen melepas pelukan Mikayla dan memegangi lengan Mikayla dengan lembut.


" Pah Kay ingin papa menikah lagi " ucap Mikayla pelan namun pasti dan berhasil membuat orang yang mendengarnya menganga termasuk Rafa dan orang tuanya.


" Dan menikah dengan pilihan Kay sendiri " ucap Mikayla dengan semangat menggenggam tangan papanya.

__ADS_1


" Kay mau papa menikah dengan tante Viona " sebelum papanya menjawab dan membuat semuanya terkejut dengan ucapan Mikayla.


" Haaahhh " ucap Revan sambil melongo ke arah mamanya yang juga terlihat syok karena ucapan Mikayla.


" Pah, Kay ingin seorang ibu yang perharian seperti mama dan dia adalah adik mama tante Viona dia begitu baik pada ku dan juga papa, Kay yakin kalo mama akan menyetujui keinginan mama, dan dia akan menemani dan merawat papa dengan sangat baik nantinya seperti dia merawat Kayla selama ini " ucap Mikayla sambil lalu berlinang air mata.


" Lihatlah kak anak mu sudah dewasa dan dia mulai memberikan jodoh untuk ayahnya sungguh kau gadis konyol Kay... " ucap Viona yang masih syok akan ucapan ponakannya itu.


" Aku benar benar ingin kau menjadi ibuku, dan istri ayahku dan tak aku serius jadi maukah tante menjadi istri papa Alen? " ucap Mikayla menjadi orang yang melamarkan seorang istri untuk ayahnya walau ayah Mikayla belum menjawab dia setuju atau tidak dengan idenya itu.


" Kayla ini... " ucap Alen yang berbalik lalu menuju Mikayla dan Viona.

__ADS_1


" Tidak papa, papa tidak boleh menolak keinginan Kay untuk saat ini bukankah papa akan mengabulkan semua keingin Kay sekarang " ucap Mikayla dengan nada menekan.


" Tapi Kay, " ucap Alen tak tau lagi hendak bicara apa.


" Tidak ada tapi-tapian sekarang cukup jawaban tante saja mau atau tidak jika tidak maka Kayla akan bersedih untuk selamanya bukan kah kalian tak mau melihat Kayla sedih " Ucap Mikayla mengancam.


" Kay ini tak segampang yang kau rasa, jangan memaksakan kehendak seseorang jika tante mu tak menyukai papa dan dia tersiksa karena sikapmu maka kau yang akan disalahkan disini karena menyiksa perasaannya " ucap Alen dengan memberikan sedikit penjelasan kepada Mikayla.


" Tapi kenapa dulu papa juga tak melihat perasaan Mikayla saat kalian menjodohkan aku dengan Rafa sedang kalian tau bahwa Kay tak pernah menyukai Rafa namun dengan perasaan sabar Kay jalani semua ini hingga sekarang Kay bisa menerima kehadiran Rafa di hati Kay " lagi-lagi ucapan Kay membuat semua orang tercengang dan berhasil membuat salah diantara mereka yang tak lain adalah Rafa.


" Ternyata Kayla belajar mencintai ku ya akhirnya " Batin Rafa dan dia pun tersenyum seorang diri mendengar ucapan Mikayla.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2