Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 51


__ADS_3

" Mama kenapa? " Alex terkaget mendapati mamanya memeluknya begitu erat dengan sikap yang berbeda dari biasanya.


" Gak papa sayang, anak mama sekarang sudah besar ya sebentar lagi bakal marrie denger ya nak kelak kalau sudah Alex sudah married jangan sampai ada niatan untuk punya rumah sendiri, mama mau Alex tetap disini gak boleh kemana-mana. Mama gak mau kehilangan anak mama untuk kedua kalinya "


" Emangnya kak Tania mama anggap kemana, kakak kan ikut suaminya mah jangan gitu lah mah, maklum saja lagian ngapain juga mama bahas hal kaya itu sekarang masa depan Alex kan masih panjang "


" Iya sayang, mama cuma sekedar bilang saja kok "


" Mah Alex laper "


" Oalah, iya sayang ayuk makan malem bersama sepertinya papa pulang awal sekarang "


" Tumben biasanya makan diluar "


" Eh jangan gitu, sudahlah itu gak penting yuk jalan cepet "


Mama Alex begitu lengket dengan anaknya, ia merasa begitu tak ingin anaknya sedih ia berusaha mengalihkan pikiran Alex untuk tetap rileks dan tak lagi memikirkan masalah nya saat ini.


" Mama gak usah peluk-peluk Alex, risih tau " melepaskan rangkulan mamanya


" Kalo pacarmu gak papa ya rangku pinggang mu, kalo mama kamu risih ih sebel deh sama anak satu ini "


" Bukan gitu mah, nanti papa cemburu lo " sambil melirik ke arah papanya yang kini tengah duduk di meja makan

__ADS_1


" Biarin saja, mama kangen sama anak mama emang gak boleh "


" Emang Alex dari mana mah, mamanya saja yang sibuk sampe lupa sama anaknya "


" Dih mama kan sudah bilang... " kata-kata mama Alex terhenti kan oleh suara suaminya.


" Sudah kalo mau makan ya makan, gak usah ribut "


Mereka pun terdiam, lalu melaksanakan acara makan malam dengan hening hanya terdengar suara dentingngan sendok.


" Alex setelah makan datang ke ruang kerja papa " Papa Alex yang sudah selesai terlebih dahulu sebelum Alex bertanya dia sudah terlebih dahulu pergi meninggalkan anak istrinya tersebut.


" Ada apa mah? "


" Terserah "


Alex dan mamanya pun segera mungkin menghabiskan makannya dan segera menyusul papanya keruang kerja.


Sesampai di ruang kerja, Alex membuka pintu ruangan tersebut dan melangkahkan kakinya kedalam di ikuti pula dengan mamanya di belakang.


" Ada apa pah? "


" Duduklah, kenapa mama juga ikut " menoleh ke arah istrinya yang sedang mengekor dibelakang Alex

__ADS_1


" Biarin Alex anak mama, mama mau pastiin kalo Alex gak papa apa-apain "


" Emang papa bukan orang tua nya, mau nyakiti anak sendiri, papa juga punya hati buat anak sendiri "


" Tapi mama gak yakin sama papa kalo papa itu baik, buktinya tadi siang mama di tinggal "


" Bukan di tinggal tapi papa ada kerjaan mendadak mah "


" Kok bisa tau.." pembicaraan mama terpotong karena suara Alex yang mulai kesal dengan kedua orangtua nya.


" Hey ini ada apa sih, Alex disuruh kamari cuma disuruh denger ini, mending Alex keluar saja kalo kalian mau debat "


" Itu salahin papa mu Lex, mama ikut kemari dia banyak omong. Emangnya aku ini di anggep ngak sih sebagai keluarga "


" Mama apaan sih ngomong gitu, yasudah kalo mama mau tau duduk saja gak usah bawel dengerin tapi gak usah ikut campur mengerti " ucap tegas papa Alex yang mulai kesal akan sikap istrinya.


" Siap di mengerti bos " dengan tangan hormat di jidat bak seorang tentara yang mendapatkan tugas dari atasannya.


Bersambung....


Visual mama & papa Alex maaf jika ada yang keberatan.


__ADS_1


__ADS_2