Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 30


__ADS_3

Maaf Kay, aku gak bermaksud tapi benar aku hanya ingin berdua dengan mu tapi ada dia jadi aku merasa terganggu "


" Jadi kamu mau menyalahkan aku gitu sudah ngajak sahabatku makan bareng kita "


" Ngak kok sayang, sudahlah jangan bahas ini lagi, masih banyak waktu kok untuk kita berdua saja tanpa ada pengganggu "


" Huh tau gitu aku gak mau di ajak kamu Kay kalo cuma di anggap pengganggu, ya sudah kalo kehadiran ku cuma membuat kalian resah aku permisi "


Tutur Raisha dengan aktingnya walaupun sebenarnya itu memang yang dia ingin kan sebuah pertengkaran diantara dua pasangan yang selama ini terlihat cukup romantis dan sangat jarang bahkan sama sekali tidak pernah ada adu mulut diantara keduanya.


" Tida Rai jangan, biarkan saja Alex yang pergi jika memang tidak mau dengan kehadiran mu "


Terkaget Alex mendengar ucapan Mikayla yang sangat jelas terdengar bahwa dia mengusirnya, dengan cepat diapun memegang lengan Mikayla dan memohon sambil memelas.


" Astaga Kayla sayang, kenapa bilang seperti itu, aku kangen lo sama kamu lama sudah kita tidak bersama. Baiklah aku mengalah dan aku yang salah jangan usir aku ya sayang "


" Huh ngeselin tau ngak kamunya tuh, coba dari tadi gak usah ngomel pasti gak kira di usir " Ujar Kayla cekikikan dengan ekspresi imut Alex yang sedang memelas.

__ADS_1


" Berarti aku di maafin ya "


" Iya tapi jangan ulangi lagi okey " dengan mencubit hidung mancung Alex


" Siap bosque " hormat Alex sambil mengelus hidungnya dan membuat Mikayla tertawa dengan tingkah lucu Alex.


Raisha yang memperhatikan dua orang yang sedang berpacaran di depannya membuat hatinya mendidih bukan membuat pasangan tersebut bertengkar malah membuat mereka semakin romantis dan melekat.


" Ehhemm... hormati jones kawan "


Raisha berdehem, dan mengalihkan pandangan dua pasangan itu kepada dirinya yang saat ini terlihat mengenaskan yang bagaikan orang ketiga yang tak di hiraukan seperti hantu yang tak nampak di mata.


" Tenang Kay, aku sudah ada gebetan tapi masih belum seutuhnya milikku masih dimiliki orang tapi nanti bakal pasti jadi milikku " Ujar Raisha sambil melirik ke arah Alex yang menatap nya dengan penuh kebencian.


" Eh bener, siapa tapi kalo udah punya pacar jangan kamu deketi kasian loh pacarnya kalo sampe di khianati "


" Tenang saja Kay suatu hari nanti kamu bakal tau juga siapa dia, ngak kok aku orang nya baik gak kira rembut pacar orang " mata Raisha tetap memandangi wajah Alex

__ADS_1


" Tapi Rai.. " ucapan Mikayla tergantung karena jari telunjuk Alex menempel di bibirnya.


" Ssst sayang sudah jangan di lanjut makan dulu gih nasinya keburu gak enak nanti " Alex menunjuk makanan dimeja yang baru saja di antar oleh petugas kantin dan hal tersebut tidak Mikayla sadari karena terlalu fokus dengan perkataan Raisha.


" Ehh kapan yang datang Lex aku kok gak liat ya ada orang naruh nasi di depanku "


" Kamu sih fokusnya ke dia bukan ke aku sudahlah jangan di bahas ayo sayang buka mulutmu aaa " Alex menjulurkan sendok ke mulut Mikayla seperti hendak menyuapi anak nya saja.


Mikayla dengan anggun nya membuka mulutnya dan mengunyah makanan nya


" Emm malu tau ngapain masih di suapin segala Lex aku bukan anak kecil "


" Sudah gak usah banyak bicara ayo makan lagi, tugasmu hanya nguyah bukan ngomel okey " tukas Alex yang sengaja dia lakukan untuk membuat Raisha tidak betah di posisi nya saat ini.


Mikayla hanya menurut, dia terus melahap makanan yang Alex suapkan kemulutnya.


" Sudah Lex cukup, aku kenyang tau " sambil lalu Mikayla mengambil air minum dan meneguknya separuh.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2