Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 154


__ADS_3

" Kay bangun lah "


Mikayla tak mendengar dia masih belum sadar sepenuhnya saat itu.


Mikayla sedikit membuka mata nya yang terasa lengket untuk tetap menutup mata. Dengan keadaan buram Mikayla membuka perlahan dengan samar dia melihat wajah di depannya.


" Alex " tanpa Mikayla sadari dia menganggap Rafa adalah Alex lalu memeluk leher Rafa hingga Rafa jatuh kepelukan Mikayla dan mereka pun terjatuh dalam satu ranjang dengan Rafa berada di atas Mikayla.


Rafa terkaget dan Mikayla pun tersadar dengam sikapnya yang memalukan dan merekapun saling bertatapan namun Mikayla melupakan untuk melepas rangkulannya di leher Rafa.


" Heeyyy apa yang kalian lakukan " terdengar teriakan dari ambang pintu dan membuat Mikayla langsung melepas rangkulannya yang tidak dia sadari.


" Maaf " Mikayla segera menutup badannya dengan selimut lalu bersembunyi di baliknya.


Rafapun bangun dari ranjang itu dan menoleh ke asal suara yang sangat dia kenal.


" Kak Rani, kenapa kakak disini? " tanya Rafa


" Kenapa? apa kakak mengganggu mu dengan Kay " ucap Rania ketus.


" Tidak kak, masalahnya kakak tadi "


" Sudah gak usah malu aku gak kira memberi tau siapa pun "

__ADS_1


" Kak ini bukan seperti yang kakak kira, aku dan Mikay.... " menggantung ucapannya.


" Sudahlah sana keluar aku ada urusan dengan anak ini " Rania mendorong Rafa untuk segera keluar.


Rafa pun melamgkah keluar dan kini Rania pun beraksi.


" Hey kebo bangun kamu kenapa di apartemen Hana, gak suka kami ke apartemenmu lalu kamu pinjam rumah Hana ini hah? " Rania memarahi Mikayla.


" Uh kakak pagi-pagi sudah bikin ribut saja dah sana kakak kumpul dengan yang lain Kayla capek kak ngantuk " masih bicara sambil di dalam selimutnya.


" Kay bangun ayo cepat kamu harus siap-siap habis ini atau kalo tidak Rafa aku suruh gendong kamu dan memandikan mu "


Mikaylapun terperanjak dari tidurnya dan duduk di atas kasur.


" Kamu gak percaya, kamu kira Rafa orangnya se kaku pikiran mu, dia itu normal beda sama kamu Kay "


" Dih giliran adik nya sendiri di bela gak adil tau udahlah Kay mau mandi cepat sana kakak pergi dari sini, oia suruh Hana bawakan baju ganti ku "


" Yasudah sana cepetan "


Mikayla pun masuk kekamar mandi dan Rania keluar dari apartemen Hana.


Karena apartemen mereka bersebelahan jadinya Rania tak begitu jauh untuk sampai ke apartemen Mikayla yang mana disana sudah terkumpul semua keluarganya, karena hari itu akan ada acara wisuda untuk Mikayla dan Hana.

__ADS_1


" Han, keluargamu gak datang? " tanya Revan mereka sambil duduk disofa yang ada diruang keluarga.


" Kayaknya telat kak, mereka tadi ada kendala di jalan katanya cuaca di daerah rumahku buruk jadinya di pending dulu "


" Oh.... " Hana dan Revan pun bercakap cakap.


Tiba-tiba pun Rania duduk disebelah Revan.


" Sayang kamu punya saudara ribet banget ya " ucap Rania.


" Kenapa, Kayla buat ulah "


" Ngak, tapi kayaknya dia sudah mulai suka deh sama si Rafa "


" Kok kakak tau " tanya Hana yang ikut dalam pembicaraan antara Revan dan Rania.


" Emm... Tunggu dulu bentar aku masih ada urusan dengan Rafa " Rania pun bangun dari duduk nya


" Ngomong tapi gak di terusin buat orang penasaran ajah " geruntu Revan.


" Maklum lah istri nya kak Revan memang aneh " Hana membully.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2