
Mikayla kembali ke kelas setelah dia menelpon Revan kakaknya.
Tok.. tok.. tok.. Mikayla mengetok pintu kelasnya
" Permisi pak! "
Dan guru pun menoleh ke arah Mikayla, dia lalu mengangguk dan mengizinkan Mikayla masuk ke kelas karena tadi Raisha telah memintakan izin atas nama Mikayla.
" Terimakasih " Mikaylapun duduk di bangku nya dan mengikuti mata pelajaran nya.
Jam pelajaran telah berganti, guru telah keluar kelas, Raisha pun pura-pura perduli lagi tentang masalah Mikayla dia membuat seribu alasan kepada Mikayla tentang dirinya yang katanya tak tau apa-apa.
Mikaylapun mempercayai semua bualan Raisha hingga jam pelajaran selesai, Mikayla keluar dari kelasnya dia menyosori lorong sekolah bersama Raisha.
" Kayla tunggu " Suara Alex memanggil dari belakang lalu menghampiri Mikayla yang menoleh ke arahnya begitupun juga Raisha
" Tadi motormu..."
" Iya aku sudah tau itu aku yang menelpon nya, ada apa memanggil aku? " Mikayla menjawab seakan tau apa yang akan di bicarakan Alex
" Eh emm pulang bareng yukkk "
" Pulang bareng? "
" He'em mau gak "
Mikayla terdiam, dia menoleh ke arah Raisha meminta pendapat. Raisha hanya terdiam karena jika boleh jujur dia sangat tidak suka akan hal itu. Dan tiba-tiba seorang lelaki dewasa menghampiri Mikayla.
__ADS_1
" Kay kamu rupanya disini sayang aku mencari ke kelas mu loh " Ujar lelaki tersebut yang tak lain adalah Revan.
Raisha tercengang, begitu pula dengan para siswi yang terhipnotis dengan ketampanan nya.
" Kakak! (berhambur kepelukan Revan) Kakak disini? "
Revan mengangguk dan mengacak-acak rambut Mikayla pelan.
" Emm Lex maaf ya aku pulang sama kakak ku, dia disini menjemput ku, kalo mau anter saja Raisha temanku ini kasian dia sekarang harus naik taksi karena mobil nya masih mogok di jalan "
" Oh iya udah baiklah "
" Rai aku duluan ya, kamu pulang lah sama Alex dia mau kok "
Raisha sungguh tak percaya dia langsung nyegir kegirangan tak percaya.
" Iya ikutlah dengan ku " ketus Alex karena dia tak mau menolak perintah Mikayla walaupun hatinya begitu enggan.
" Ok kalo gitu byeee.... " Mikaylapun berlalu dengan Revan menuju mobil mewah yang menjadi pusat perhatian para siswa.
Raisha kini membuntut di belakang Alex dengan sangat girang...
' Yes.. ' begitulah isi hatinya.
" Lex kenapa bareng sama dia? " tanya Alfin yang terlihat benci terhadap Raisha
" Diamlah pulang saja sana " ketus Alex
__ADS_1
" Huh " Alfin pun menghidupkan motornya namun terhenti ketika sebuah mobil berhenti di depannya.
" Raisha Alex kamu juga aku duluan ya... " teriak Mikayla di balik kaca Mobil Revan sambil melambai , Alfin ternganga melihat Mikayla berpamitan padanya dan diapun terkejut ketika melihat orang yang disamping Mikayla.
Alex hanya mengangguk, dan Raisha membalas lambaian Mikayla. Kini mobil Revan telah berlalu, dan Raisha pun sudah duduk berbonjeng di motor Alex. Alfin hanya mengangkat bahunya lalu mengikuti arah laju motor Alex.
*********
Di dalam mobil Mikayla berbincang.
" Bagaimana bisa seperti itu Kay tadi? "
" Entahlah, tapi aku sangat senang ada orang yang mau membantu ku tadi saat teman-teman pada mengolok-olok ku walaupun sebenarnya aku melawannya "
" Siapa yang membatu, Alex sama temannya itu tadi tapi aku gak tau siapa namanya dia hebat lo kak bisa masuk ke dalam sistem hp orang "
" Wah hebat ya "
Mikaylapun bercerita panjang lebar hingga tak terasa dia sudah sampai di depan rumahnya.
Bram asisten Revan membukakan pintu untuk Revan dan Mikayla, Revan tak bisa menolak ajakan Mikayla yang merengek meminta ditemani dirumah.
" Paman masih belum pulang? "
" Belum kak baru empat hari saja masih tinggal tiga hari lagi, kakak bermalam disini ya "
" Gak bisa sayang, kakak banyak kerjaan di kantor gak bisa kakak tinggal " Ucap Revan sambil mengelus lembut rambut Mikayla yang kini tengah bergelayutan manja di pelukan Revan, sambil lalu berjalan masuk kedalam rumah.
__ADS_1
Bersambung....