Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 42


__ADS_3

" Bukan anakku kan? ngak aku gak yakin itu pasti bukan anakku jawab jujur Raisha " Alex menggeleng tak percaya.


" Tidak Lex ini anakmu anak kita Lex, aku tidak melakukan nya dengan siapa lagi selain dengan mu hari itu " Raisha meyakinkan Alex agar percaya atas kejujurannya.


" Tidak mungkin, apa yang akan aku lakukan. Tidak mungkin ini tidak mungkin, bagaimana respon orang tuaku nanti. Oh tuhan ! " Alex pun menjambak sendiri rambutnya lalu dia pun menyembunyikan wajahnya ke dalam kedua tanganya yang kini sedang bertumpu diatas meja.


" Kamu mau aku menggugurkan nya Lex? Aku pun tak tau bagaimana jika orang tuaku mengetahui hal ini " Raisha pun menunduk, dia tahu apa yang sedang dipikirkan Alex saat ini. Sama dengan dirinya yang juga bingung akan keadaannya saat ini.


" Kamu mau menjadi pembunuh? Ini semua salahmu, ide gilamu yang sudah membuat situasi menjadi seperti ini. Sadar ngak sih kamu Raisha kita sekolah saja belum lulus dan kamu sudah hamil apalagi anak aku, mau ditaruh dimana muka orang tua kita kalo sampe orang-orang mengetahui kamu hamil diluar nikah dan aku Menghamili anak gadis diwaktu sekolah. Sungguh memalukan sekali " Alex menatap kesal ke arah Raisha.


" Maaf kan Aku Lex, aku gak bermaksud sedemikian. Hari itu yang ada di otak ku hanya kamu dan tak memikirkan akibatnya terdahulu " Raisha menunduk dan merasa bersalah.

__ADS_1


" Aku sangat membeci mu, tapi tidak dengan anak itu. Baiklah aku akan bertanggung jawab kepada mu demi anakku. Tapi kamu harus berjanji jangan pernah ganggu aku jika aku sedang berkomonikasi dengan Kayla, aku tak mau dia mengetahui nya " Alex berkata dengan sangat putus asa.


" Tapi bagaimana caranya kamu bicara dengan orang tuamu dan orang tuaku " Raisha mendapatkan jawaban yang melegakan walaupun dengan kata-kata menyakitkan yang penting baginya sekarang Alex mau bertanggung jawab kepadanya.


" Sudahlah pikirkan saja itu nanti, aku permisi " Alexpun berdiri meninggalkan Raisha.


" Alex tunggu " Raisha mengejar Alex yang terlihat berjalan cepat.


" Ada apa, aku mau pulang sudah semuanya nanti aku pikirkan sekarang menjauh dariku jangan ganggu aku untuk sementara waktu "


" Tapi aku gak ada mobil Lex, setidaknya antar kan aku dulu sampai rumah dan aku janji gak akan ganggu kamu untuk saat ini " Raisha pun memengangi lengan Alex, namun di tepis kembali oleh Alex.

__ADS_1


" Lepaskan gak usah pegang-pegang, cepat masuk aku gak ada waktu berlama-lama dengan mu " Alexpun masuk kemobilnya, begitu pula dengan Raisha yang kini sudah duduk disamping kursi kemudi Alex. Dan mobilpun melaju meninggal kan Area cafe.


Tanpa Alex sadari ternyata ada mata-mata yang terus mengikuti gerak gerik nya.


" Hallo tuan, saya akan kirim gambar apa yang sudah saya dapat hari ini, tapi maaf tuan saya masih belum bisa memberikan kesimpulan yang tepat karena sikap mereka saat ini aneh, dan entah benda apa yang sudah di berikan gadis itu pada lelaki yang menemuinya barusan sehingga membuat dirinya marah dan terlihat kesal "


Ucap pria bertopi tersebut yang tak lain adalah mata-mata yang di utus oleh asisten ayah Mikayla karena perintah dari atasannya yaitu ayah Mikayla, untuk memata-matai hubungan Alex dan Raisha. Karena ayah Mikayla tak mau anaknya sakit hati dan kecewa lantaran seorang yang disukainya kini berhianat bersama sahabatnya.


" Baiklah lanjutkan tugasmu " ucap asisten ayah Mikayla.


Ayah Mikayla mempunyai strategi sendiri untuk bagaimana dia akan menyampaikan semuanya tentang perbuatan Alex dan Raisha ketika di belakang Mikayla. Namun untuk saat ini belum ada waktu yang tepat untuk memberi tahukannya, karena info yang diperoleh masih belum tepat dan akurat, malah terlalu banyak hal yang tak bisa dimengerti jika melihat sikap dan sifat diantara keduanya yang berlawanan.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2