
" Saya kesel ajah, kamu sekarang cuma suruh carikan yang kaya ini sama kak Rania ntar kalo akunya yang di posisi kak Rani pas nyuruhnya tiap hari ya apa pasti kamu sumpahin aku kan Raf? "
" Ngak kok sayang kalo kamu yang hamil aku bakal lakuin apa saja buat kamu dan terutama untuk anak kita nantinya okey, so sekarang jangan ngambek lagi ya atau nanti kita buat dedek juga mau?? hehehe " goda Rafa dan membuat Mikayla malu dan merona.
" Kenapa diam, setujukah? " tanya Rafa sambil melirik dan tersenyum melihat ekspresi Mikayla yang melotot ke arahnya.
" Ngelantur kamu ya sudah fokus nyetirnya ntar kelewat jalannya " tegur Mikayla mengalihkan pembicaraan.
" Tenang sayang kalo kamu disisi ku aku bakal fokus tapi kalo kamu gak di dekatku pikiranku pasti kacau takut kamu bersama orang lain jadinya gak fokus " gombal Rafa
Mikayla tak menjawab dia hanya mencebikkan mulutnya menandakan dia tak bisa menjawab.
1 jam kemudian setelah Rafa dan Mikayla mengurus soal catering merekapun melangkah keluar menuju parkiran dan meninggalkan gedung Event Organizer tersebut.
" Rafa ini kita mencari dimana buah mangganya sepertinya tadi di jalan gak ada yang jual buah mangga " tanya Mikayla membuka pembicaraan
Sambil berfikir Rafa menyetir mobilnya lalu mengambil jalan arah lain dari jalan menuju pulang.
" Ini mau kemana Raf? " tanya Mikayla yang terasa asing dengan jalanan yang dia tempuh.
" Lihat saja, aku sepertinya mengingat sesuatu disini " ucap Rafa sambil tersenyum manis ke arah Mikayla.
__ADS_1
Mikayla mengernyitkan dahi tak memahami maksud Rafa, dia hanya melihat jalan setapak yang terlihat sepi hanya ada satu mobil yang melintas dan melewati mobil mereka.
Alex yang saat itu melewati mobil Mikayla dia tak melihat jika ada orang yang sedang memperhatikannya dan tak lain dia adalah Mikayla yang tanpa sengaja melihat Alex didalam mobil sportnya melintas dan kini sudah menjauh.
" Alex, sedang apa dia disini? " ucap Mikayla tanpa sadar jika Rafa mendengarnya.
" Kay kamu melihatnya " tanya Rafa dengan wajah sendu antara marah dan sedih, dia marah karena disaat seperti itu Mikayla melihat mantannya dan Rafa sedih karena Mikayla menyebut namanya lagi di depan Rafa tapi Rafa tak tampakkan karena dia paham mungkin itu hanya reflek saja.
" Tenang Raf aku sudah move on kok, kau tak perlu cemburu " ucap Mikayla berbohong tak ingin menyakiti Rafa yang sedikit demi sedikit Mikayla buka hatinya untuk Rafa.
" Syukurlah " ucap Rafa dan berhenti di depan sebuah rumah mewah bergaya eropa bercat putih silver dengan taman yang tertata rapi.
" Eits tunggu dulu sayang " ucap Rafa menghentikan Mikayla yang hendak membuka pintu untuk keluar.
Mikayla hanya tersenyum dia paham maksud Rafa, dan Rafa pun keluar dari mobilnya lalu mengitari mobilnya dan membukakan pintu untuk Mikayla.
" Silahkan tuan putri " ucap Rafa dengan lembut membuka pintu mobilnya dan Mikayla pun keluar dari dalamnya.
" Lebay tau, " ucap Mikayla dengan tersenyum malu.
" Aku hanya lebay kepada mu kok " ucap Rafa yang menggandeng tangan Mikayla.
__ADS_1
" Raf ini rumah siapa, terus penjaga tadi kok biarin orang asing masuk " tanya Mikayla celingukan melihat keseluruhan tempat itu.
" Bentar ya ntar kamu juga tau " ucap Rafa lalu memencet bel dirumah itu.
Tak selang beberapa menit seorang kepala pelayan keluar dari dalam.
" Selamat siang pak Bob, apa kabar " sapa Rafa sopan.
" Oh tuan muda Rafa, baik tuan lama tak berjumpa silahkan masuk tuan " ucap pelayan itu yang tak lain adalah Boby sang pelayan yang setengah tua.
" Maaf tuan apa nona muda ini tunangan tuan? " tanya Boby sambil menunjuk kearah Mikayla.
" Ah iya aku lupa pak Bob, kenalin ini tunangan aku pak, dan panggil saja Mikayla "
" Hallo pak, senang bertemu dengan anda " sapa Mikayla sopan walau dia masih bingung tapi tetap di bawa santai.
" Panggil saya Boby nona, atau semua disini sering memanggil saya pak Bob sama seperti tuan Rafa tapi itu terserah nona gimana enaknya sudah " ucap Boby dengan senyum yang mengembang di pipinya.
" Baiklah pak, senang berkenalan dengan mu pak Bob " ucap Mikayla menjulurkan tangannya dan merekapun bersalaman.
Bersambung....
__ADS_1