
Raisha hanya menggeleng kepala
" Tidak ada hubungannya begitukah jawabannya "
Raisha mengngangguk
" Tunggu sebentar apa maksudnya tidak ada hubungannya, bukannya Alex tiap hari datang dan jemput Raisha kemari, dan apa maksudnya juga Kayla punya hubungan dengan Alex? gak mungkin Raisha menjadi orang ketiga kan? lantas kenapa kenapa bahas hal seperti ini? " Mama Raisha begitu bingung, ia tak memahami apa yang sedang terjadi.
" Sudah ma diam, dengarkan saja nanti mama akan mendapatkan jawaban nya sendiri " tegur Henry suaminya.
" Baiklah saya lanjut, apa benar nona sudah menjebak dan mengancam tuan muda kami? "
Raisha menggeleng dan seketika itu pula air matanya pun jatuh, Karena tak kuasa ia membendung nya lagi.
__ADS_1
" Tidak sungguh om Raisha sangat terpaksa melakukan nya, maafkan Raisha om Raisha sungguh khilaf saat itu " Raisha pun menangis sejadinya.
" Raisha tenanglah, apa yang terjadi padamu nak ayo cerita sama mamah "
" Tidak mah, mama papa maafkan Raisha yang sangat bodoh ini kini Raisha sudah mempermalukan dan mengecewakan kalian " Raisha menangis di pelukan mamanya.
" Raisha kamu baru menyadari itu semua sekarang kenapa gak sebelumnya kamu menyadari hal itu hah? sungguh kamu sekarang sudah meng injak-injak harga diri papa di depan semua orang.
Malu nak malu papa sekarang, sedari kecil papa tak pernah mengajarkan hal buruk seperti itu kepadamu, kenapa kau bisa memiliki pemikiran sedemikian hah? apa yang ada di otak mu nak.
Kalo sudah seperti ini, apa yang harus papa lakukan, apa papa akan menyalahkan Alex tapi biang kerok nya itu kamu Raisha, dasar anak tak tau di untung "
Henry kini bangun dari duduknya, setelah dia memarahi Raisha dia pun tak sabar ingin sekali menampar keras wajah anaknya, tapi dengan sigap William ayah Alex bangun dari duduknya dan memegangi tangan Henry.
__ADS_1
" Maafka anak saya tuan, sungguh saya tak berhasil mendidik anak saya menjadi orang baik, bahkan merugikan tuan beserta keluarga tuan "
" Sudah lah tidak apa, nasi sudah jadi bubur mau gimana lagi itu sudah gak berarti, saya mengerti dengan keadaan mu sekarang tuan Henry "
" Raisha apa yang sebenarnya terjadi kenapa papamu marah-marah, jawab Raisha gak mungkin ini hal yang sederhana cepat jelaskan semua dari maksud perkataan ayahmu, mama bingung harus apa saat ini kepada mu Rai. Mama tak tau apa masalahnya saat ini " mama Raisha mengguncang bahu putrinya, namun Raisha tak menjawab hanya menangis sejadinya.
" Maaf kan kami nyonya sebenarnya nona Raisha sudah menjebak tuan muda Alex, namun dia mengambil keuntungan dari hal tersebut untuk mengikat tuan muda Alex agar bisa menurut kepadanya dengan ancaman melaporkan semua perbuatan tuan Alex kepada nona Raisha kepada pihak berwajib "
" Kenapa sampai ke pihak berwajib? perbuatan apa itu? " Tanya mama Raisha.
" Sebenarnya nona Raisha menjebak tuan muda Alex dengan sebuah minuman yang sudah tercampur obat, disitulah nona Raisha mengambil kesempatan untuk menguasai diri tuan muda Alex. Tuan muda Alex yang saat itu tak bisa mengendalikan dirinya karena obat yang ada di dalam tubuhnya sedang beraksi sehingga terjadilah kejadian yang tak di inginkan. Nona Raisha sungguh pintar dia mereka kejadian tersebut lalu menjadi kan bahan ancaman untuk tuan muda Alex, dan setelah kejadian itu tuan muda Alex menjadi boneka nona Raisha "
Bersambung...
__ADS_1