Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 61


__ADS_3

" Sepertinya wajahmu tidak asing Han? "


" Yaiyalah, lawong kita satu kelas tapi kamu nya ajah yang gak pernah liatin aku "


" Benarkah? "


" Hemm.... Sudah lama aku ingin menyapamu tapi aku takut kamunya gak mau berteman dengaku "


" Emang aku bagaimana menurut mu "


" Kamu orangnya dingin, judes gak perduli sama sekitar mu "


" Jangan gitu dong, aku memang gak suka dengan lingkungan baru soalnya aku belum terbiasa dengan mereka dan aku juga gak suka ngurusi orang lain apalagi gak aku kenal dan tidak ada artinya bagiku, lebih baik jadi diri sendiri ajah tapi kalo ada orang berkenan berteman dengaku apa boleh buat jika bikin tambah saudara, bukankah begitu Hana? "


" Ternyata aku salah menilai ternyata kamu orang nya baik ya, maafkan aku Kay sudah pernah memiliki pransangka buruk terhadap mu "


" Gak papa Han biasa lah istilah tak kenal maka tak sayang, sekarang sudah kenalkan sama aku harus sayang ya sama aku "


" Pastinya dong sayangku " Hana merangkul tubuh mungil Mikayla, dan merekapun berpelukan layaknya seorang sahabat yang telah lama tak bertemu dan kini bertemu kembali, namun sebaliknya mereka hanya dalam beberapa menit sudah menjadi orang yang begitu akrab dan dekat.


Kini bertemulah dua wanita dangan beda wajah yang satu berwajah lebih ke khas orang China dan satunya berwajah khas orang Arab. Mikayla dengan sifat penyayang nya dan Hana dengan sikap yang gampang akrab nya membuat suasana diantara mereka berdua menjadi lebih manis dan penuh kehangatan walau hanya baru pertama kali bertemu

__ADS_1


" Han ke kelas yuk, sudah jam masuk nih " melihat kearah jam tangannya.


" Iya yuk " mereka pun bergandeng tangan dan beranjak meninggal tempat tersebut menuju kelasnya.


*****


Dirumah Alex.


Alex yang kini tengah duduk di sofa, menunggu balasan chat dari Mikayla.


" Kayla kemana sih, lama banget balesnya "


Tiba-tiba terdengar nada dari ponsel nya, Alex pun dengan segera mungkin dia mengangkat panggilannya tanpa melihat nama kontak yang menelfonnya.


" Hallo sayang kenapa lama sekali bales chat ku? "


" Chat? maksud kamu Mikayla? "


Alex terdiam dia baru menyadari mengangkat telpon tanpa melihat namanya terlebih dahulu, lalu dia pun terkaget setelah mengetahui siapa penelponnya saat ini.


" Raisha? ada apa kamu menelfonku? aku lagi sibuk telfon mama kalo ada penting nya "

__ADS_1


" Tapi Lex aku butuh kamu sekarang "


" Aku ngeflek, sekarang aku dirumah sakit " suara Raisha tampak seperti orang kesakitan.


" Ngeflek? " Alex bingung apa itu ngeflek karena dia tidak pernah tau pasal orang hamil karena selama ini yang selalu menemani Raisha periksa adalah mamanya dan setiap keperluan yang berhubungan dengan kebutuhan dari kandungan Raisha semua diambil alih oleh mamanya, karena dialah yang lebih mengerti tentang wanita tak lebih juga tentang kehamilan.


" Iya lekas lah kemari " Raisha pun mengakhiri panggilannya, membuat Alex semakin binggung hendak berbuat apa.


" Kok dimatikan, emang aku tau maksudnya apa dasar wanita aneh " dia kesal sendiri dengan sikap Raisha yang masih seenaknya terhadap dirinya.


" Hallo mah, mama ada dimana? " Alex memilih mendial mamanya.


" Ada apa Lex, mama masih arisan kan tadi udah pamit "


" Iya Alex lupa, mah Raisha katanya ngeflek, tapi alex gak ngerti apa itu maksudnya "


" Astaga Alex.. Dimana dia sekarang? "


" Gak tau, tadi dia langsung mengakhiri panggilannya, emang kenapa mah? tadi dia berangkat ke kampus mah "


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2