Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 25


__ADS_3

" Sudah ya Lex aku capek nih "


" Iya tapi jawab dong maukan jadi pacar ku? pasti maulah ya secara guakan ganteng tajir juga hehehe " Menyombongkan diri


" Dihh ganteng si iya tapi.... " Mikayla bingung mau jawab apa karena memang benar Alex sedemikian ganteng dan tajir.


" Tapi apa? "


" Ah ngak jadi dah sudah hilang "


" Berarti ganteng ku gak ada tapinya bener dong "


" Iya deh kamu menang " Mikayla dengan wajah malu mengiyakannya.


" Maka dari itu mau ya jadi pacarku "


Mikayla terdiam dia tidak tau mau jawab apa di sisi lain dia merasa begitu bahagia bisa dekat dengan Alex namun di sisi lain dia begitu takut sakit hati karena ketampanan Alex yang menjadi kejaran para wanita di sekolah maupun di luar sekolah.


" Tapi Lex aku takut? "


" Takut apa sayang aku janji akan selalu membuat mu bahagia "


" Tapi Lex gimana ya aku dilema "


" Sudah terima saja nanti kalo memang aku tak membuktikan perkataan ku gak papa kamu tinggalin aku tanpa memutuskan hubungan ini "

__ADS_1


" Baiklah aku terima tapi bener ya janji, aku ini orang nya sangat pencemburu loh janji ya jangan buat aku cemburu? apalagi sama para nenek sihir itu, aku gak mau punya masalah dengan mereka cuma gara-gara kamu "


" Baik lah sayang aku pastikan mereka tak akan pernah mengganggu mu dan aku akan berjanji akan selalu membahagiakan mu tak akan ku buat kau cemburu "


Mikayla bersemu merah di wajahnya karena malu dibuat oleh ucapan Alex..


" Sudah deh kalo gitu, aku tidur dulu ya capek "


" Habis ngapain sayang kok capek "


" Ah udahlah lanjut besok ya byee " Mikayla mematikan telpon secara sepihak, dia begitu malu dan senang sebenarnya sehingga dia tak sanggup melihat wajah Alex yang sekarang sudah menjadi pacarnya itu sungguh tidak pernah dia impikan selama ini.


Ponsel Mikayla berdering lagi


" Kok langsung dimatikan sih, aku belum selesai ngomong "


" Ngomong apa lagi besok ajah ya? "


" Enggak aku cuma mau bilang tidur yang nyenyak ya jangan lupa mimpikan aku "


" Hemm iya iya.... iyaudah bye Alex "


" Kok Alex sih gak ada kesan romantis sama sekali "


" Terus gimana? "

__ADS_1


" Aku kan sudah jadi pacar mu panggil sayang atau apalah yang romantis "


" Ah nggak ah malu, gak terbiasa aku kebawaannya nervous buat ku "


" Iyadeh buat hari ini saja, tapi besok ubah ya sayang. Yaudah sana tidur aku juga mau tidur besok pagi biar gak telat jemput sang pacar "


Mikayla mengernyitkan dahi dengan ucapan Alex


" Hah maksudnya mau menjemput ku, tau kah alamatku dimana "


" Nggak, Share loc dong sayang biar aku gampang cari alamat mu dan tiap hari menjemput mu kan motor mu rusak "


mikayla terdiam, dia sadar bahwa Alex sama seperti teman yang lainnya mennganggap Mikayla anak orang tak punya kecuali Raisha yang mengetahui semua tentang nya, Karena Mikayla memang tidak berpenampilan seperti orang kaya apalagi motor buntut kesayangannya itu yang selalu dia pakai sebelum kemaren dirusak teman-teman nya. Walaupun di bilang dia orang berada pasti yang mendengar nya tak percaya dan menganggap itu hanya bualan nya saja maka dari itu Mikayla diam tak pernah mengatakan apapun tentang keluarga nya, termasuk Alex yang juga tak mengetahui nya. Karena buat apa pula mereka tau sungguh tak berarti bagi Mikayla karena dia bukan orang sombong seperti teman-teman nya yang lain. Dan itu pasti karena sekolah Mikayla adalah sekolah para kaum Elite, jadi mereka semua bersaing satu sama lain tentang kekayaannya. Namun kekayaan mereka tetaplah kalah jika di bandingkan dengan kekayaan milik keluarga Mikayla sekalipun milik keluarga Alex.


" Bener nih mau jemput aku, rumahku jelek loh "


" Aku bukan orang pemilih, kaya miskin bagiku sama, sama-sama mempunyai hati dan perasaan "


" Baiklah kalo gitu dengan senang hati, aku matikan dulu ya nanti aku Share Loc ke wa mu "


" Sip sayang mmmuahh "


" Hemm " Mikayla tak menjawab Alex dia hanya tersenyum malu, tak biasa dengan nya yang di perlakukan begitu manis oleh Alex.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2