Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 134


__ADS_3

" Kay aku begitu mencintaimu, bukankah dulu waktu kita berpisah pernah ku katakan bahwa aku akan kembali dengan sukses dan melamarmu jadi sekarang aku sudah datang dengan janjiku dan maukah kau menerima hatiku "


" Berdiri Raf aku tidak suka hal seperti itu " ucap Mikayla dengan nada tak suka.


" Tidak jawab aku dulu " Rafa bersi keras


" Aku tak mau menjawabnya kalau kau tetap seperti itu "


Rafa pun mau tak mau harus berdiri menuruti kemauan Mikayla.


" Sekarang apa jawaban mu "


Mikayla bingung ia tak bisa menjawab dia menatap wajah Rafa yang penuh pengharapan, namun hatinya tidak ada perasaan sedikitpun kepada Rafa walau Rafa begitu banyak jasa akan Mikayla saat di England tempat Mikayla kuliah.


Tiba-tiba Viona dan Tina datang dengan seorang wanita yang membuntut dibelakangnya yang membawa nampan.


" Nak ketahuilah kami orang tua mu sudah menjodohkan mu dengan Rafa terimalah seserahan dari kami " ucap Tina kepada Mikayla


Mikayla menjadi bingung dan tak bisa bicara apapun.

__ADS_1


" Apa maksudnya ini tante " keadaan menjadi memanas saat ekspreai Mikayla berubah menjadi marah.


Alen menghampiri Mikayla, dan begitupun Hana Revan dan Rania.


" Sayang ini untuk papa ya nak, papa ingin kamu bahagia dengan pilihan papa yang sekarang "


" Kay ku mohon terimalah adikku, sungguh bahagia jika kau yang menjadi iparku " ucap Rania.


Seorang wanita yang membawa nampan pun maju ke depan disana terlihat boneka milik Mikayla dengan sepasang cincin yang indah di depannya.


" Kenapa jadi begini apa ini semua? " jawab Mikayla dengan nada kesal.


Mikayla sungguh miris melihat papanya seperti itu, karena Mikayla tau bahwa papanya itu butuh kebahagian atas dirinya yang telah lama menderita karena di khianati Elena.


Dengan berat Mikayla menggambil bunga tersebut dan bertukar cincin dengan Rafa walau dengan sangat terpaksa demi kebahagiaan keluarganya walau hatinya sungguh kecewa.


Acara pernikahan sekaligus pertunangan itulah yang terjadi hari itu. Namun selesai Rafa menyematkan cincin di jari Mikayla, Mikayla lalu berlari meninggalkan tempat tersebut dengan hati yang kecewa atas keluarganya yang tak memberi tahukan rencana lamaran hari itu.


Alex yang sedari tadi sudah meninggalkan acara itu dia menuju kamar yang sudah di pesan sebelumnya untuk menaruh anaknya yang sudah terlelap sekaligus tak ingin melihat Mikayla di lamar laki-laki lain.

__ADS_1


Namun ketika Alex baru keluar dari kamarnya, tiba-tiba ada seorang wanita dengan berlari menuju arahnya dengan wajah tertunduk menahan tangis tak menyadari bahwa di depannya ada orang yang sedang berdiri memainkan ponsel alhasil merekanpun bertabrakan.


Mikayla jatuh di atas tubuh Alex, merekapun bertatapan muka saling tercengang karena terkejut atas siapa yang ada di dekatnya saat itu.


" Kay " panggil Alex.


Mikayla tak menjawab, dia menatap lekat lelaki yang ada di bawah tubuhnya itu.


Namun kesadarannya kembali dengan cepat Mikayla langsung berdiri dan berbenah gaunnya.


" Alex " Mikayla menunduk dengan derai air mata yang dia tahan sedari tadi kini sudah mengalir sederas mungkin.


Mikayla tak kuasa menahan rasa marah, benci, rindu yang sudah lama dia tahan sedari tadi.


Dengan perasaan bimbang Alex menarik tubuh Mikayla kedalam pelukannya, membuat Mikayla semakin menangis sejadinya.


Keadaan menjadi terharukan tiba-tiba ada suara lelaki dari arah lain memanggil nama Mikayla.


" Kayla, apa yang kalian lakukan? "

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2