
Mikayla menuruni tangga, dia mendapati orang tuanya sedang menunggu nya di meja makan.
" Kayla kamu kenapa sayang? kenapa wajahmu tampak lesu, semangat dong kalo di pagi hari " Ayah Mikayla bertanya kepada putrinya yang biasanya setiap hari selalu ceria dan periang.
" Gak papa kok pa, Kayla hanya capek semalam Kayla susah tidur mikiri ujian " sahut Mikayla sambil lalu duduk dikursinya dan menyentong nasi dipiringnya.
" Terus belajar sayang biar sukses nanti ujian, semangat jangan pantang menyerah okey "
" Okey pah " Mikayla menjawab dengan suara lemas.
Ayah Mikayla hanya menggeleng kepala dengan sikap anaknya, namun dia tak menyadari bahwa Mikayla berbohong karena yang ayahnya tau Mikayla jujur dan memang rajin belajar.
Sarapan telah usai.
" Papa gak kerja? " Tanya Mikayla
" Papa kerjanya agak siangan sayang, kenapa? "
" Ngak biasanya kan asisten papa sudah disini kalo pagi kayak sekarang, tapi dia gak ada sekarang kemana pah? "
" Dia banyak pekerjaan, sekarang masih di luar kota sayang "
__ADS_1
" Oh, yasudah kalo gitu Kayla pamit pah, mau jalan sekolah dulu "
" Oh iya sayang Kayla naik apa kesekolah, kan motornya sudah diamalkan. Kayla bawa mobil? "
Ayah Mikayla bertanya, karena dirinya tidak pernah tau apa yang di kendarai putrinya setelah motor nya dulu rusak, dan di perbaiki oleh Revan malah disuruh kasih ke orang dengan alasan sedekah untuk ibunya yang sudah tiada kepada orang yang tak memiliki kemampuan membeli motor. Dan selama ini Ayahnya berangkat terlebih dahulu daripada Mikayla.
" Oh itu ya pah, ngak kok Kayla gak bawa mobil. Kayla ada ojek pribadi hehe.. Yaudah pah Kayla berangkat dadah papa mmuah sayang papa " Mikayla pun berlari karena dia takut papanya bertanya lebih banyak tentang ucapannya.
Ayahnya tak mengerti maksud dari ucapan Mikayla yang kini sudah pergi dari hadapan nya.
" Apa maksudnya dia mah? " tanya Ayah Mikayla kepada istrinya Elena yang tengah sibuk dengan isi ponselnya.
" Siapa pacar Kayla, mama tau "
" Papa kan tau Kayla dan mama jarang ngobrol jadi taunya dari mana coba, coba ajah papa tanya sendiri sama Mikayla "
" Baiklah papa akan bersiap kerja dulu "
Ayah Mikayla pun beranjak dari kursinya, dia pergi menuju kamarnya. Ayah Miakyla menuju jendela kamarnya, dia melihat putrinya dijemput mobil sport putih dan mendapati Mikayla masuk kedalamnya lalu mobilpun melaju menjauhi pekarangan rumah Mikayla.
" Cari tau siapa pacar Mikayla dan selidiki kepribadian nya " ayah Mikayla menghubungi asistennya. Setelah itu dia pun bergegas mandi dan bersiap diri untuk bekerja.
__ADS_1
******
Didalam mobil Mikayla bingung kenapa Alfin dan buka Alex yang menjemput Mikayla, kemana Alex sebenarnya.
" Sebenarnya kamu anak orang tajir juga ya, rumahku malah kalah besar dan bagus dari rumahmu " Alfin mengoceh kagum dengan rumah mewah Mikayla, yang biasa di olok-olok orang miskin oleh teman-temannya.
" Sudah jangan bahas itu, sekarang kenapa kamu yang jemput aku. Dimana Alex? " Mikayla tampak jengkel dengan sikap Alex yang tiba-tiba tak ada kabar bahkan menyuruh Alfin temannya menjemput nya.
" Emmm.. Alex masih ada kepentingan mendadak dia gak bisa kesekolah bahkan tak bisa menjemput mu sekarang " ucap Alfin bohong karena dia tak mau Mikayla mengetahui apa yang sebenarnya terjadi kepada Alex yang tadi telah menceritakan semuanya kepada Alfin.
" Kepentingan apa? "
" Entahlah aku juga gak tau, sudah kamu tanya sendiri nanti sama Alex biar lebih jelas "
" Baiklah terimakasih "
Mikaylapun terdiam, terlihat wajah lesu di dirinya saat ini. Alfin yang memperhatikan Mikayla terlihat prihatin dan ada sedikit kagum di hatinya.
Pantes Alex tergila-gila dia cantik manis gini, mana penurut lagi. Kasian sekali kamu Kay sahabat mu sendiri sudah menghianati mu dari belakang. Alex juga kenapa dia bisa Khilaf begitu?. Guman Alfin dihatinya.
Bersambung.....
__ADS_1