Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 68


__ADS_3

Mikayla tertawa penuh kemenangan, dia berhasil mengusili Hana.


Hana kini sangat senang karena dia mendapati teman seperti Mikayla, Hana begitu bersyukur bisa bertemu dengan Mikayla dan begitupun dengan Mikayla, walau baru tadi siang bertemu dengan cara yang kebetulan. Memang pertemanan mereka masih berumur 1 hari tapi sikap mereka seakan sudah lebih dari sehari menjalani berteman bahkan seakan terikat tali kekeluargaan.


Kini mereka sedang memasak berdua di dapur kecil milik Hana. Ya Hana adalah seorang siswi yang bisa masuk di universitas tersebut dengan bantuan beasiswa dari sekolahnya, Hana tingga di apartemen yang cukup sederhana untuk di tempati seorang wanita seperti nya. Hana bukanlah seorang yang berada seperti Mikayla dia mengandalkan kepintaran dan kecerdasannya untuk bisa mendapatkan apa yang ia inginkan.


" Kay yakin kamu bisa masak? "


" Kan ada kamu aku cuma bantu sebisanya ajah "


" Iya cuma bisa liatin dan ngabisin benar? "


" Hehehe memang anak pintar " mikayla menjetik kening Hana


" Aw sakit Kay "


" Ih gitu aja sakit, lebay kamu "


" Udah nih bantuin aku bawa ke meja makan aku lapar ngeladeni kamu " Hana menyodorkan piring berisikan sayur Chapcay kepada Mikayla.

__ADS_1


" Hmmm wanginya, rasanya sedap ngak ya? " menghirup aroma Chapcay yang masih mengebulkan asap.


" Coba ajah masakan ala master chef Indonesia "


" Diih master Chef katanya ngimpi kalee"


Mereka pun terus bercanda sambil lalu menghabiskan makanan yang ada di meja.


" Makasih Kay, jujur ya aku tadi sebenarnya malu loh minta di belikan oleh-oleh kaya itu tapi ini memang karakter ku yang ceplas ceplos begitulah aku kalo lagi gilanya gak punya rasa malu "


" Jangan gitu Han, aku merasa senang punya teman sejujur kamu aku harap kamu bisa selalu jujur padaku dan aku sungguh senang bisa membantu mu, kapan-kapan masak di tempatku ya kakak ku pasti suka dengan masakanmu. Bahagia rasanya aku sekarang bisa kenal kamu Han " Mikayla memeluk Hana.


" Hana aku tak pernah memandang hal seperti itu kamu perduli padaku aku akan lebih perduli padamu maukah kita bersaudara? "


" Dengan senang hati Mikayla "


" I love you Hana " Mikayla memeluk lagi ke tubuh Hana


" I love you too Kayla " dan mereka pun berpelukan.

__ADS_1


Mereka saling menceritakan keadaan mereka satu sama lain, termasuk Mikayla yang menceritakan tentang Alex kekasihnya beserta Raisha sahabatnya di Indonesia.


" Oh ya kamu pasti sayang banget ya sama pacarmu itu " Hana memandangi foto yang di paparkan Mikayla kepadanya


" Sayang pake banget Han, dan ini foto aku sama Raisha sahabatku. Aku begitu merindukan nya sudah lama kita tidak ada kontak terakhir dulu waktu belanja bersama sampai sekarang dia tak pernah menghubungi ku lagi aku coba hubungi nomernya tapi sudah tak aktif lagi. Semoga dia baik-baik saja sekarang itu saja doaku sekarang "


Mereka larut dalam cerita mereka diwaktu masih di negaranya. Hingga tak terasa waktu sudah malam dan Mikayla pun berpamitan untuk pulang.


" Han besok weekand kamu ada acara? "


" Aku kerja Kay kalo pagi "


" Gak libur kan besok weekand? "


" Ngak Kay tempat kerja ku gak ada liburnya kecuali hari-hari besar "


" Kamu kerja apa? "


" Jadi pelayan di cafe xx, yang buka tiap hari itu kamu gak pernah kesana? "

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2