
Secara dokter tersebut saat ini belum mempunyai pasangan apalagi di tambah dengan wajah tampan Alex yang membuat siapa saja yang melihatnya pasti langsung jatuh cinta
Cakep banget nih cowok astaga sadarlah aku, dia udah nikah hampir punya anak dasar aku jomblo akut. Disapa orang ganteng langsung klepek-klepek.
Batin dokter Obgyn yang terpana akan wajah Alex.
Dokter itu pun menggeleng kan kepala saat menyadari bahwa dirinya sedang melamun ketika Alex melambikan tangannya tepat di depan wajahnya.
" Eh emmm... Maafkan saya pak " dokter itu jadi gagu dan bertambah malu diwajahnya.
" Gak papa pandang saja sepuasnya dok, aku gak masalah kok " Alex tambah menggoda dokter tersebut karena dia tau kalo Raisha saat ini sedang kesal dan marah kepadanya karena hal itu yang sangat dia inginkan.
" Maaf kan kelancangan saya pak, tapi benar saya tak bermaksud sedemikian "
" Gak papa, jangan panggil aku bapak aku masih muda baru lulus Sma tapi sudah nikah muda panggil saja nama saya Alex "
__ADS_1
" Oh ya? ternyata anda akan punya anak diwaktu muda "
" Yah begitulah mau gimana lagi sudah takdir yang tuhan berikan harus diterima dan dijalani walaupun tidak ikhlas " wajah Alex melihat kearah Raisha yang terlihat tak senang.
" Maksudnya? " dokter itu bingung dengan pernyataan Alex banyak hal yang ada dipikirannya saat ini.
" Ehhemm " Suara Raisha membuat dokter itu sadar akan niatnya menghampiri Alex dan menghapus semua fikirannya segera mungkin dan fokus ke tujuan awalnya .
" Eh maaf tuan sebenarnya saya ada kepentingan dengan tuan ada hal yang perlu saya bicarakan dengan anda perihal kandungan ibu Raisha. Jika berkenan anda datanglah ke ruangan saya dan saya permisi "
" Baiklah " Alex pun melangkah hendak meninggalkan Raisha.
" Alex? " panggil Raisha, dan membuat Alex menoleh kearah nya.
" Ada apa? " berhenti ditempatnya
__ADS_1
" Pergilah dulu nanti saja aku bicaranya " Raisha mengurungkan niatnya
Alex tak menjawab dia hanya mengangguk lalu meninggalkan Raisha.
Raisha menatap punggung Alex yang kini telah hilang dibalik pintu kamarnya yang tertutup rapat. Tak terasa buliran jernih kini membanjiri pipinya dia memegangi perutnya sambil lalu merintih dan mencurahkan semua isi fikirannya saat ini kepada bayi yang ada dalam kandungan nya.
" Nak, kenapa nasib mama seperti ini sakit nak rasanya tapi mama sungguh bahagia atas kehadiran mu semoga kau bisa menjadi kan kebahagiaan mama selalu ya sayang. Maaf kan aku Kay sudah mem pupuskan semua cinta mu kepada Alex, aku akan mengambil hatinya dan membuat dirinya berpaling darimu. Kayla hiduplah dengan dunia mu sendiri kamu sudah punya segalanya dan aku hanya butuh cinta Alex maka jangan halangi jalanku "
Raisha pun menangis sejadinya antara rasa perih, benci, marah dan sakut hati mengingat perbuatan Alex yang begitu membenci nya dan begitu sayang kepada Mikayla. Raisha pun tertidur karena lelah menangis dan juga karena efek obat yang disuntikkan tadi mengandung sedikit obat tidur didalamnya sehingga membuat mata sangat berat dan membuat Raisha menjemput mimpi indahnya.
*****
Diruang dokter Alex mendapatkan beberapa penjelasan mengenai kondisi bayi yang ada dalam kandungan Raisha. Namun tiba-tiba saja ponsel Alex berbunyi, lalu Alex merogoh ponselnya di saku celana lalu melihat siapa yang sudah menelfonnya.
Mikayla begitulah nama yang tertera di dalam ponselnya.
__ADS_1
Bersambung...