Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 150


__ADS_3

" You got my number from Rafa right (kamu dapat nomerku dari Rafa kan) " kata Hana dengan nada sedikit kesal


" You don't need to know, miss, the most important thing is let's go home. You seem bored here or you look more anxious, what is it? (kamu gak perlu tau nona, yang terpenting ayo kita pulang kau sepertinya bosan disini atau kau lebih jelasnya terlihat gelisah ada apa?) "


Hana melihat kesegala arah dia tak menjawab namun dia berfikir bahwa saat ini jordan tengah mengawasinya.


Dan benar disana Jordan tengah melambaikan satu tangannya dan ponsel di telinga serta senyum manis di wajahnya.


Hana manyun dia pun mematikan panggilannya.


Why the call ended?


Pesan masuk di ponsel Hana.


Pesan itu datang dari nomer Jordan, namun Hana tak menjawab dia hanya melangkah pergi keluar. Jordan yang sedari tadi mengawasi Hana pun mengejar nya hingga keparkiran.

__ADS_1


" Hana, wait, where are you going? (Hana tunggu mau kemana kamu?) " panggil jordan dan membuat Hana menoleh serta berhenti.


" Didn't you ask me home, sir, it's true that I'm bored and I'm nervous. Mikayla makes me like that now (Bukankah tadi kamu mengajak ku pulang tuan, benar aku bosan dan aku gelisah Mikayla membuatku seperti itu sekarang) "


" So (jadi) ? "


" we go home, take me home that means (kita pulang, antarkan aku pulang maksudnya) "


" okey with pleasure, sweet lady, here is my car, please enter the princess (okey dengan senang hati nona manis silahkan disini mobil ku, silahkan masuk tuan putri) " dengan senyum mengembang Jordan yang menuju mobilnya lalu diapun membuka kan pintu mobilnya untuk Hana.


Selama perjalan tak ada diantara mereka yang bersuara, hanya musik romantis yang terputar di audio mobil.


Tak selang satu jam perjalanan mobil pun berhenti di parkiran sebuah apartemen besar dan itu adalah milik Hana dan Mikayla.


" Our Hana has arrived (Hana kita sudah sampai) " ucap Jordan pada Hana.

__ADS_1


Hana pun menoleh penuh tanda tanya padahal dia tak memberi tau dimana alamatnya sedari tadi kepada Jordan tapi apa Jorda malah tau dan itupun Hana tidak tau Jordan mengetahuinya dari mana.


" Rafa who told me, you don't have to face like that getting cuter you know (Rafa yang memberitahu ku, kau tak perlu berwajah seperti itu semakin imut tau) " Jordan seakan bisa menebak isi pikiran Hana.


" Oh like fine thanks (Oh seperti baiklah terima kasih) " Hana pun keluar dari mobilnya, begitupun juga dengan Jordan.


" Why is it coming out too (Ada apa kenapa keluar juga) " Hana dibuat bingung dan curiga.


" I will also go in. Look at Rafa's car, it looks like he is in there (Saya juga akan masuk lihat itu mobil Rafa sepertinya dia ada di dalam) " menunjuk ke arah mobil Rafa.


Hana pun hanya membuang nafas kasar dan melangkah masuk kedalamnya, begitupun Jordan membuntut di belakangnya.


Hana yang merasa risih di ikuti jordan diapun berhenti dan menoleh kearah Jordan.


" Where are you goin? why follow me (Mau kemana kamu? kenapa mengikutiku?) " tanya Hana penuh selidik.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2