Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 93


__ADS_3

" Haaaaahhhh " Alex terperangah dia melihat ke arah yang Raisha tunjuk yaitu miliknya yang sudah menegang sedari tadi.


Alex menutup matanya malu dengan apa yang terjadi padanya.


Sungguh memalukan kenapa harus di depan Raisha orang yang paling aku benci. Batin Alex menggeruntu.


Tanpa banyak bicara Alex mengalihkan pandangannya, dia mencari cara bagaimana supaya bisa menghindar dari Raisha.


" Raisha aku.... " Alex terhenti karena jari telunjuk Raisha menyentuh bibirnya.


" Sssstt sayang sudah berapa kali aku bilang jangan panggil aku Raisha "


" Tapi Rai.. "


" Alex kamu masih belum bisa melupakan Kayla? " Alex terdiam, dia memang tak bisa membohongi dirinya untuk bilang mampu melupakan Mikayla begitu saja, namun demi mama dan papanya serta bayi di kandungan Raisha Alex rela berpura-pura mencintai Raisha bahkan untuk menghubungi Mikayla pun dia harus bersembunyi dari Raisha supaya tak di ketahui cintanya yang hanya bohong semata.


" Emmmmm.... Raisha sayang maaf ya sudah menyakiti mu, sekarang apa yang kamu mau hmm " dengan senyum terpaksa Alex menghibur Raisha supaya tak mengungkit masalah Mikayla lagi karena hal apa yang akan dia jawab dia tak bisa merangkainya.

__ADS_1


" Tidak kamu mengalih kan pembicaraan ku Lex, ayo jawab apa kamu masih mencin..Emmm " Raisha tak bisa meneruskan ucapannya karena tersumpal oleh bibir Alex yang menyambarnya terlebih dahulu.


Alex yang mulai tadi menahan amarah dan nafsunya kini dia lampiaskan kepada Raisha.


Mereka berciuman, Alex mencium kasar diri Raisha sehingga membuat Raisha tak bisa bernafas dan membuat dirinya berusaha melepaskan ciumannya dari Alex.


" Alex ada apa ini " dengan nafas ngos ngosan Raisha memprotesi serangan dadakan dari Alex.


" Sayang bukannya ini yang kau mau? " Alex menggendong tubuh Raisha ke atas ranjang.


Raisha hanya pasrah dia mengalungkan tangannya di leher Alex.


Alex pun meluapkan semua nafsu birahinya pada tubuh Raisha, pergumulan diantara keduanya membuat mereka kelelahan dan akhirnya mereka pun tertidur dalam satu dekapan dan pelukan.


Ditengah-tengah nikmatnya tidur, Raisha terganggu oleh suara ponsel Alex yang berdering di dekatnya. Raisha menoleh ke arah Alex yang masih lelap dalam tidurnya, dia dengan perlahan meraih ponsel Alex dan mengangkat telfon di ponsel tersebut.


" Nomer tak dikenal, siapa ini? " Raisha pun curiga lalu menekan tombol hijau yang ada di layar ponsel.

__ADS_1


" Hallo " tak terdengar suara dari sebrang.


Raisha terus memanggil orang yang menelfonnya namun tak kunjung ada yang menjawab sehingga karena dibuat kesal Raisha tak menyadari bahwa dirinya sudah membangun kan pemilik ponsel tersebut.


" Siapa Rai yang menelfon "


" Entahlah mungkin orang gila gak ada yang menjawab "


" Yasudah tidurlah lagi Rai aku lelah sekali sayang "


Panggilan di akhiri Dan merekapun kembali untuk melanjutkan tidurnya.


Jam malam sudah usai kini Alex sedang duduk di kursi kerjanya yang ada di ruang kerja dimana dia sembunyi dari Raisha untuk menghubungi Mikayla pacarnya


" Astaga kemana ini Mikayla kenapa dari tadi siang nomernya gak ada yang angkat " Alex mencoba menghubungi terus menerus pada nomer Mikayla, bahkan mengirim pesan namun tak ada jawaban dari nya.


2 jam kemudian Alex tak bosan-bosannya terus menghubungi Mikayla dan alhasil ada yang mengangkatnya tapi bukan Mikayla melainkan Hana temannya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2