
" Ini kak Rani yang kasih ke aku, katanya itu gaun untuk nanti kamu wisuda cepat ganti biar kamu gak kedinginan " Rafa menyerahkan paper bag tersebut.
" Terima kasih " Mikayla pun mengambilnya dan berpaling dari Rafa.
Rafa terdiam dia melihati punggung Mikayla yang sudah berpaling darinya.
Mikayla yang memang sudah memakai celana t shirt pendek dan baju tanktop didalam baju handuknya.
Tanpa Mikayla sadari jika Rafa masih ada di belakangnya sedang melihatinya, dia pun membuka tali yang mengikat handuk kimono nya lalu membukanya dan menjatuhkan ke lantai.
Glek... Rafa menelan salivanya karena melihat tubuh Mikayla yang begitu mulus, dia pun segera berpaling ke belakang tak melihat Mikayla yang tanpa dia kira akan mengganti baju di depannya.
" Oh tuhan kenapa godaan mu begitu berat " batin Rafa yang merasakan ada hal aneh di badannya, dia merasakan bahwa kepunyaannya kini sedang tak bisa di kendalikan.
Rafa pun memejamkan mata dan menarik nafas panjang untuk menghilangkan perasaan kotornya kepada Mikayla, dengan pikiran berkecamuk dan dada yang terasa hampir copot Rafa menenangkan diri.
__ADS_1
Kini pikiran Rafa teringat kembali saat dulu dia sempat mengintip Mikayla dengan walau dengan cara tak di sengaja, diapun melamun dengan mata terpejamnya dan badannya yang tak bisa dia kendalikan.
Mikayla pun terus melakukan aktivitasnya mengganti baju yang ada di dalam paper bag tersebut tanpa menoleh kebelakang.
Namun ketika dia melihat kaca meja rias disanalah dia melihat sosok tubuh Rafa yang kini sedang melihat keluar kamar dan membelakangi Mikayla.
Mikayla terkaget diapun segera menoleh ke arah Rafa dan melihat pintu sedang terbuka.
Mata Mikayla membesar dia sungguh melupakan semuanya karena sudah terburu-burunya dia tadi
" Ya tuhan apa yang aku pikir dari tadi kenapa aku melupakan Rafa dan tidak menutup pintu " batin Mikayla menggeruntu.
" Kenapa kamu disitu? " Rafapun menoleh kearah suara Mikayla yang kini sudah menggunakan gaun yang Rania beri.
" Maaf kan sungguh aku tak ada maksud melihatmu berganti pakaian tapi kenapa kamu gantinya di depanku "
__ADS_1
" Untung aku sudah pakai baju dalam terlebih dahulu " batin Mikayla yang menjawab tapi tidak dengan mulutnya yang kini sedang menggigit bibir bawahnya karena menahan malu atas kecerobohannya dan dia tak tau hendak menjawab apa kepada Rafa.
" Sudahlah Kay aku yang salah gak langsung pergi tadi aku gak liat kok cuma sedikit "
Mulut Mikayla terlihat manyun dan wajahnya memerah.
" Gak papa Kay gak usah malu lagian bentar lagi kita bakal menikah kita bakal tau satu sama lain "
Mata Mikayla melotot dia kaget akan ucapan Rafa yang sebelumnya tidak seperti itu.
" Bercanda Kay gak usah sampe segitunya, kamu lucu tau sekarang makin imut, tuh mukamu kaya kepiting rebus " ledek Rafa.
Mikayla tetap diam seribu bahasa dia tak bisa bicara karena apa yang di ucapkan Rafa memang benar adanya.
" Kay kamu terlihat cantik sekarang, dan kamu selalu terlihat cantik untukku " Rafa menilai Mikayla dari atas hingga bawah.
__ADS_1
Rafa yang tadinya sempat kacau pikirannya karena melihat Mikayla dengan pakaian paling pendek yang sebelumnya tidak pernah dia lihat itu membuat dirinya kini semakin berani untuk mendekatkan diri dan berusaha keras untuk mendapatkan cinta Mikayla.
Bersambung...