
Di mobil, Alex mendapatkan panggilan dari Mikayla.
" Diam jangan berisik Kayla menelponku " Alex memperingati Raisha yang sedari tadi melontarkan banyak pertanyaan, namun tidak Alex hiraukan.
" Baiklah " Raishapun terdiam seperti biasanya, karena bukan hanya saat ini dia mendengar kan Alex dan Mikayla bertelpon ria bahkan sampai-sampai Alex tak menghiraukan nya dan itu sering terjadi.
" Hallo sayang, gimana sudah bersiap-siapnya "
" Iya sudah, ini aku mau berangkat sudah di mobil "
" Oh sudah di mobil, pasti nanti aku kangen banget sama kamu Kay "
" Jangan gitu dong, aku kan jadi sedih "
" Iyadeh maaf, kamu yang semangat ya belajarnya disana "
" Iya pasti, makasih ya. Eh Btw kamu sedang apa? sudah makan? "
" Lagi nyetir sayang mau kerumah Ruby, hehe belum sekalian ntar numpang makannya disana "
" Oh iya sudah kalo lagi nyetir, fokusin ajah nyetir nya. Aku telpon lagi nanti, hati-hati lo ya dijalan "
__ADS_1
" Siap sayang ku, bye tuan putri mmuah "
" Apaan sih, iyadeh bye.. " Dan panggilan pun terputus.
Raisha sungguh perih mendengar nya walau baginya bukanlah yang pertama, ingin sekali dia menitikkan air matanya namun dia tahan karena dia sadar bahwa yang membuat dirinya sakit bukan lah Alex atau Mikayla melainkan dirinya sendiri yang terlalu dibutakan oleh cintanya terhadap Alex.
Mobil Alex kini berhenti di depan rumah Raisha.
" Makasih ya Lex gak mau mampir dulu "
" Gak usah " Alex menjawab tanpa menoleh sedikitpun ke arah Raisha.
Namun tiba-tiba ada seorang paruh baya yang masih bisa dikatakan cantik keluar dari rumah Raisha yang tak lain adalah mamanya Raisha.
" Iya tan, kalo begitu saya permisi dulu ya tan " Alex yang ingin segera pergi namun di cegat oleh mama Raisha.
" Eh tunggu dulu nak, masuklah dulu pasti kamu belum makan siang, ayo cepat keluar tante sedang masak enak "
" Gak usah tan, Saya terburu-buru masih ada tugas "
" Alah tugas apaan, gak usah bohong, ayo cepat keluar gak baik tau nolak ajakan orang tua " Mama Raisha memaksa Alex hingga tanpa perlawanan diapun mengikuti ajakan mama Raisha.
__ADS_1
Anak sama ibu sama saja sama-sama ngeselin dan suka maksa. Geruntu batin Alex.
Mama Raisha yang begitu menyukai Alex baik dari wajah tampannya bahkan harta Alex yang bisa dibilang tajir membuat mama Raisha begitu ambisi ingin menjadi kan dirinya mantu dirumah tersebut. Karena menurut nya jika Raisha menikah dengan Alex, dia tidak akan khawatir akan segala kebutuhan yang akan Raisha perlukan selama hidupnya.
*******
Kini pesawat Mikayla sudah lepas landas dari bandara menuju negara A dimana dia akan melanjutkan kuliahnya disana.
2 jam kemudian pesawat kini telah mendarat dengan selamat di landasan.
Mikayla di bandara mencari seseorang yang dia kenal, dan di sana ada seorang pria dan wanita berpakaian rapi dan berwajah menawan menghampiri Mikayla.
" Hallo sayang " tangan seorang wanita menyentuh bahu Mikayla, dan membuat dirinya menoleh kearah suara tersebut.
" Kak Rani kak Revan oh... Aku kangen kalian " Mikaylapun berhambur kepelukan wanita yang dipanggilnya Rani tadi.
" Iya kakak juga rindu Kayla " Sambil mengelus rambut Mikayla, dan melepaskan pelukannya.
" Adik kakak sudah tinggi ya, dulu masih segini loh (menyentuh pinggang nya) sekarang sudah lebih tinggi dari kakak "
" Ih kakak ngeselin, dulu kan Kayla masih kecil " Mikayla memonyongkan bibirnya
__ADS_1
Bersambung....