Takdir Cinta Mikayla

Takdir Cinta Mikayla
Chapter 85


__ADS_3

" Sini nak peluk mama, mama tau apa yang kamu rasakan saat ini " Deby merangkul tubuh anaknya yang sudah dewasa.


" Mah Alex bingung mah, Alex sungguh tak punya rasa dengan Raisha tapi dia mengandung anak Alex, dan Kayla dia tak tau apa-apa yang dia tau Alex disini setia dan akan menjadi pasangannya nanti ketika dia pulang dari belajarnya di luar negri dan Kaylalah yang paling Alex sayangi selama ini mah dan Alex pun juga sama dengan keinginan Kayla tapi sekarang... " Alex menghentikan bicaranya dia tak mampu lagi berucap karena terlalu pusing mau bicara apalagi dan bagaimana ia akan berharap kepada tuhan untuk hidup bersama Mikayla dan itu sungguh mustahil untuk saat ini.


" Nak kamu jalani semua takdir ini dengan sebisa mu saja, tuhan tidak akan memberikan ujian kepada umatnya melebihi batas kemampuannya, sekarang kamu jalani saja alur cerita tuhan yang diberikan kepadamu lalu lihatlah nanti hasilnya dan itu pasti yang terbaik untukmu Kayla dan juga Raisha. Sekarang Kayla ada di negri sebrang, dan Raisha ada di dekatmu selalu bersama anak-anakmu jadi belajar dulu mencintai Raisha yang takdir cinta sebenarmu "


" Akkkkkhhh... Kalian semua sama ajah Alex benci kalian " Alex pun melangkah pergi usai berteriak frustasi dia pergi meninggalkan rumah sakit dengan motor nya yang memang sudah terparkir di area parkir rumah sakit.


Ditaman Deby hanya menangis melihat kepergian Alex anknya yang tak bisa ia tahan, Deby sungguh sedih dengan kondisi Alex yang bisa dikatakan cukup stres menghadapi semua hal yang terjadi padanya saat ini.


" Maafkan mama nak, mama pun tak tau harus apa, tapi doa mama semoga kelak kau akan diberikan kebahagian tersendiri oleh tuhan " Deby pun menghapus air matanya, dan memoles sedikit bedak di area yang terkena air matanya supaya nanti Raisha tak curiga kepadanya.


Usai dari taman, Deby kembali menuju ruangan dimana Raisha di rawat.


" Mah Alex mana? " tanya Raisha yang melihat Deby datang seorang diri.

__ADS_1


" Alex tadi dapat telfon nak katanya penting tapi gak tau siapa dia langsung pergi terburu-buru tadi "


" Apakah semua baik-baik saja mah? "


" Iya sayang tenanglah, bagaimana keadaan mu? "


" Sudah baik mah, besok Raisha sudah boleh pulang "


Dan merekapun berbincang, namun terhenti ketika terdengar suara ketokan pintu yang membuat mereka berdua menoleh ke arahnya.


" Permisi, maaf mengganggu " Ucap Kenzo yang datang menjenguk Raisha bersama atasannya Alen


" Oh iya silahkan " Deby mempersilahkan masuk.


Berbeda dengan Raisha yang terkaget, dia sungguh tak percaya jika papanya Mikayla lah yang datang menjenguknya.

__ADS_1


" Om Alen? kenapa om kemari? "


" Om mau menjenguk menantu tuan William, apa itu kamu Raisha? "


Raisha mengangguk malu dan menunduk.


" Apa tuan mengenal menantu saya? " tanya Deby


" Iya nyonya tuan Alen sungguh sangat mengenal nona Raisha, secara dia sahabat nona muda kami Mikayla sejak dari sekolah menengah pertama sampai menengah akhir, bukan begitu nona Raisha " jawab Kenzo


" Iya mah benar "


Deby hanya mengangguk pura-pura tak tau dan seakan dia baru mendapat infonya sekarang padahal sudah tau dari dulu.


" Bagaimana kondisi mu Raisha, sungguh om tak menyangka kalau sebentar lagi kau akan menjadi seorang mama muda, pasti Mikayla tau hal itu kan? " tanya Alen

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2