
" Benar Kay, lihat disekitarmu masih ada kami yang menyayangimu " Hana menambah.
" Sudahlah aku pusing biarkan aku istirahat dulu " Mikayla begitu bingung hendak apa saat itu yang dia lakukan sekarang hanya memejamkan mata dan berharap hari itu hanyalah sebuah mimpi besok ketika dia terbangun dari tidurnya.
" Baiklah Kay, istirahatlah aku akan menunggumu disini, Hana kau pulang lah apartemen mu dimana? biar aku antar terlebih dahulu "
" Tidak pak, saya temani Kayla disini saja saya bersebelahan apartemen dengan Kayla, dan hanya dia sahabat sekaligus saudara bagi saya di negri ini biarkan saya juga menjaganya kalau tidak saya akan khawatir sampai apartemen saya " Hana menolak untuk disuruh pulang.
Rafa mengerti maksud Hana namun baginya Hana harus pulang ke apartemennya malam ini, Rafa melirik ke arah Mikayla yang tertidur dengan infus ditangannya, usai melihat kondisi Mikayla Rafa menarik pelan tangan Hana untuk keluar ruangan dan Hana pun mengikuti arahan Rafa.
" Tidak-tidak kamu harus pulang, biar aku yang jaga disini aku ada tugas buat kamu " dengan suara bisik-bisik karena tak mau sampai Mikayla mendengarnya karena bagi Rafa Mikayla masih belum sepenuhnya tertidur dia pasti masih bisa mendengar percakapan antara Rafa dan Hana.
" Tugas? tugas apa pak? saya tak mengerti " Hana kebingungan ini kan bukan jam sekolah begitulah pertanyaan yang ada di otaknya sekarang.
" Ayo ikuti aku, aku akan mengantarmu pulang dan akan mengatakannya saat di perjalanan "
" Baik pak saya akan ikuti rencana bapak, walaupun saya dibuat pusing begini " Hana cengengesan mengekor dibelakang dosennya yang bisa dibilang keren dan cool di mata para wanita yang melihatnya.
__ADS_1
Sesampai diparkiran lagi-lagi Hana yang buta akan kemewahan dia langsung memeluk mobil sport mewah berwarna putih milik dosennya itu.
" Subhanallah pak, keren banget mobil bapak saya mau dikasih satu tuhan " Sikap deso Hana di tampakkan olehnya karena yang dia lihat hanya di tv sekarang akan di tumpanginya.
Rafa hanya geleng kepala dengan sikap Hana yang kekanakan.
Entah dari mana orang ini, liat mobil aja dia sampe segitunya gimana nanti dia kalo tau bahwa Kayla orang terkaya di negaranya pasti dia langsung deat hahaha... Semoga teman Mikayla semua orangnya baik seperti Mikayla kepada teman temannya Batin Rafa sambil lalu melihat kenorakan teman Mikayla saat ini
" Wah harus selfi nih pamer dulu " Hana mengambil ponsel di saku tasnya.
" Aish Lawbat lagi " Hana menghempaskan tangannya kebawah dengan wajah lesunya karena tak bisa berselfi ria hari itu.
" Ehm ehem, apa udah selesai? " Rafa menyadarkan Hana yang lupa akan keberadaannya.
" Eits, Astagfirullah saya lupa sama bapak " Hana terkaget dan diapun menunduk malu.
" Sudah cepat masuk " Rafa mengitari mobilnya menuju tempat kemudi.
__ADS_1
Hana tercengang, masuk kedalam mobil mewah dengan pria tampan
" Ya Allah mimpi apa aku semalam " geruntunnya dengan mulut tetap ternganga.
" Astaga ini orang kenapa ya? " Rafa semakin dibuat kesal oleh Hana.
Tiiiiiiitttt... Bunyi Klakson membangunkan fikiran Hana.
" Hey kamu waraskan " Rafa meneriaki Hana
" Iyalah pak saya masih waras "
" Ayo cepat, lemot banget kamu "
" Iya pak iya " Huh dasar ganteng-ganteng tapi sadis aku sih apa juga pake norak segala malu-maluin saja Hana mengutuki dirinya sambil melangkah masuk ke mobil Rafa
Bersambung
__ADS_1