TDM II : Rise Of The Demon Emperor

TDM II : Rise Of The Demon Emperor
Chapter 399 - Kehebohan Dunia


__ADS_3

...[Berita Besar!]...


...[Petunjuk mengenai fase terakhir permainan telah diungkap!]...


...[Nomor 3 pasti akan membuat Anda terkejut!]...


...[Dan Anda takkan percaya pada nomor 4!]...


Berbagai macam headline berita yang membesar-besarkan situasi ini terlihat di mana-mana. Termasuk juga dengan berita yang memasang judul fantastis sehingga memicu Clickbait pada halaman mereka.


Meski begitu, terdapat salah satu saluran televisi yang menyiarkan berita ini secara langsung. Sedangkan bintang utama dari acara itu tak lain dan tak bukan adalah Brian, sang penemu dari petunjuk itu sendiri.


"Jadi apakah arti dari Cutscene yang terekam pada penjelajahan Anda itu, Tuan Brian?" Tanya sang pembawa acara yang terlihat begitu antusias itu.


Brian yang hanya dalam semalam saja menjadi artis internet, kini terlihat begitu percaya diri.


"Menurutku ada beberapa hal yang dimaksud dalam video itu. Yang pertama adalah 12 zodiak yang sangat jelas melambangkan mengenai keberadaan 12 bulan.


Kemudian yang selanjutnya yaitu kita diperlihatkan matahari sebanyak 10 kali, dengan dua yang pertama telah memiliki warna merah yang redup. Kemungkinan besar artinya adalah 2 dari 10 tahun telah lewat.


Dan yang terakhir adalah pemandangan dari dunia berapi, dimana banyak sekali monster berbaris dengan rapi. Lalu secara tiba-tiba kita semua dibawa kembali ke dunia manusia.


Menurutku semua ini sudah sangat jelas menunjukkan bahwa akan ada serangan dari bangsa Iblis kepada manusia dalam waktu 8 tahun di dunia virtual." Jelas Brian dengan panjang lebar.


Semua itu merupakan hasil pemikirannya bersama dengan ratusan orang yang membantunya. Membuatnya tiba pada kesimpulan itu.


"Jadi, apakah akan ada perang besar 8 tahun kedepan di dunia virtual itu?" Tanya sang pembawa acara dengan penuh penasaran.


Brian pun dengan senyuman yang lebar segera menjawabnya.


"Aku sangat yakin akan hal itu."


Dan dengan meluasnya berita itu, kini mulai muncul spekulasi mengenai kebenaran dari pernyataan Brian.


Tentu saja bagi siapapun yang ragu bisa datang sendiri ke reruntuhan itu untuk melihat Cutscene yang ada dengan kedua matanya sendiri.


Tapi bagi yang percaya....


Mereka akan mempersiapkan diri mereka sebaik mungkin terhadap situasi ini. Terlebih lagi, 8 tahun di dalam dunia virtual bukanlah waktu yang lama.

__ADS_1


Melainkan hanya sekitar 9 bulan saja di dunia nyata.


Dan berita ini, telah sampai ke telinga para official ranker, termasuk mereka yang berada dalam jajaran 100 pemain terbaik, maupun mereka yang memiliki pengaruh terbesar dalam dunia virtual itu.


Termasuk Chris, yang mana telah dijatuhkan berkali-kali oleh banyak pihak. Tapi kini semenjak ketidakhadiran Eric dan juga Elin, termasuk juga dirinya yang mulai menjauhi Aamori sang dewa penempa, Ia berhasil mengukuhkan dirinya sebagai penguasa di benua tengah ini.


Mendengar berita itu, Chris hanya menjawab akan mempersiapkan pasukan sebanyak mungkin untuk 'menjaga' dunia manusia dari peluang serangan bangsa Iblis.


Sedangkan Evan, sebagai salah satu pemain yang paling dibenci oleh sebagian besar orang, kini telah mengasingkan dirinya sendiri.


Di dalam sebuah laboratorium bawah tanah yang dibangunnya, Ia meneruskan penelitiannya sendirian. Berusaha untuk mencari formula yang sempurna untuk ramuan Beastification miliknya.


Segera setelah mendengar berita mengenai akhir dunia virtual itu, atau lebih tepatnya yaitu invasi Iblis, Evan hanya tertawa pada dirinya sendiri. Membayangkan betapa banyaknya ras yang kuat untuk bisa dijadikan sampel penelitiannya.


Tanpa sedikitpun memperdulikan bagaimana nasib dari dunia ini, selama Ia bisa menjadi jauh lebih kuat.


Sementara itu....


Sosok seorang wanita dengan rambut pirang terlihat terus menerus menembakkan panah dari busurnya. Targetnya adalah Harpy, seekor monster yang memiliki ciri setengah manusia dan setengah burung itu.


Di saat dirinya sedang sibuk sendiri, 11 anggota kelompok Rebellion miliknya terlihat masih sibuk untuk melakukan farming Exp. Tanpa henti menaikkan level dan melakukan Rebirth secara terus menerus.


Tanpa satu orang pun ketahui, mereka semua menyembunyikan level mereka dari papan peringkat. Membuat tak ada satupun yang menyadari betapa kuatnya mereka sebenarnya.


Sejauh itulah perbedaan kekuatan antara pemain yang sibuk dengan popularitas, kekayaan, ataupun yang lainnya, dengan kelompok pemain yang mendedikasikan sepenuhnya diri mereka untuk level dan perlengkapan.


"Angie, kau dengar? Katanya akan ada serangan dari bangsa Iblis 8 tahun lagi." Ucap Luna sambil tersenyum manis.


Angie yang melihatnya hanya membuat senyuman yang tipis, seakan telah menyadari sesuatu dari kejadian ini.


"Begitu kah? Aku sangat menantikannya." Balas Angie singkat sambil terus memanah.


Sebaliknya, Luna terlihat begitu antusias dengan 'event' kali ini, yang mana akan melibatkan pemain dari seluruh dunia.


"Aku tak sabar akan invasi para iblis! Aku penasaran, hadiah apa yang akan para pemain peroleh jika berhasil memenangkannya?" Tanya Luna pada dirinya sendiri.


'Syuuuutt!! Jleebb!!!'


Angie melepaskan anak panahnya yang melesat tepat ke arah jantung dari Harpy di kejauhan lebih dari 300 meter itu. Membunuhnya langsung hanya dengan satu tembakan saja.

__ADS_1


"Kau tahu? Kurasa invasi mereka akan jauh lebih sulit dari yang seharusnya." Balas Angie sambil mengambil satu anak panah yang baru di pinggangnya.


Mendengar hal itu, Luna pun terlihat sangat kebingungan.


"Dari yang seharusnya? Angie?! Apakah kau mengetahui sesuatu tentang ini?! Hei! Jangan diam saja!" Teriak Luna sambil terus mengganggu Angie dengan kedua tangannya.


Tapi Angie hanya tersenyum tipis sambil memberikan jawaban yang singkat.


"Entahlah.... Coba kau pikirkan sendiri."


Tak hanya mereka, tapi para pemain yang berasal dari Cina dan juga Eropa juga mulai bergerak. Membangun pasukan mereka sebanyak mungkin untuk mempersiapkan diri.


Terhadap apapun yang mungkin terjadi.


Karena hanya ada satu penjelasan dari apa yang ditemukan oleh Brian di reruntuhan itu. Yaitu para Developer ingin seluruh dunia menemukannya, dan bersiap untuk menghadapinya.


......***......


...Kediaman Eric...


Malam hari....


Seharusnya adalah waktu yang tenang bagi keluarga untuk beristirahat.


Tapi sayangnya, berbeda dengan keluarga yang satu ini.


"Eriiiic.... Katakan padaku! Itu kau bukan?! Kau yang akan menyerang kan?!" Teriak Angie sambil terus menerus mencekik Eric.


"Uwakwu twak bwiswa mwenjwawab kwalwau kwau swepwertwui wuitwu!" Teriak Eric yang berusaha dengan keras untuk melepaskan kedua tangan Angie yang mencekiknya.


Meski begitu, Eric terlihat sangat kesulitan.


'Dasar wanita gorila! Apa-apaan dengan kekuatannya ini?!' Pikir Eric dalam hatinya sambil memelototi sosok Angie.


Di sisi lain, Elin sedang makan malam bersama ayah dan ibu Eric. Mereka bertiga bercanda seakan tak ada hal yang aneh terjadi di ruangan ini.


Sedangkan Andra sedang sibuk mengajari bayi yang entah sudah bisa membaca atau belum mengenai rasi bintang.


"Kakak! Aku lapar! Buatkan sesuatu!" Teriak Rina yang keluar dari kamar sambil memamerkan perutnya.

__ADS_1


Sungguh....


Suasana yang sama seperti biasa di kediaman Eric.


__ADS_2