
...Kastil Raja Iblis Behemoth...
"Aku akan menghabisimu, Behemoth." Ucap Eric dengan tegas sambil menatap mata raksasa Behemoth.
Berbeda dari yang sebelumnya, kali ini Behemoth tidak tersenyum.
Itu karena Ia merasakan sesuatu yang berbahaya dari Eric.
Sesuatu yang tak bisa Ia jelaskan dengan kata-kata. Tapi Ia sangat yakin dengan instingnya.
Sayangnya, itu semua telah terlambat.
'Install, Giant Arrow. Explosion.' Ucap Eric dalam hatinya sambil berlari ke arah Behemoth.
Sebuah busur panah raksasa yang dipasang tepat di bagian pintu masuk itu segera terbentuk seakan dari udara.
Sedangkan perangkap yang satunya lagi berupa sebuah bom berukuran raksasa yang muncul di sampingnya.
'Kekuatan ini....'
Behemoth mulai yakin atas instingnya, segera setelah melihatnya secara langsung.
'Combine, Giant Arrow dan Explosion.' Ucap Eric dalam hatinya.
Sistem pun dengan segera memahami maksud Eric dan mengaktifkan skill tingkat tinggi dalam Skill Tree Dungeon Master miliknya yaitu [Combine].
Efeknya sangatlah sederhana. Yaitu menggabungkan dua buah jenis perangkap menjadi satu. Penentu keberhasilan penggabungan didasarkan atas kecocokan jenis perangkap itu sendiri.
Sedangkan dalam kasus [Giant Arrow] dan [Explosion] tingkat kecocokannya yaitu [S] atau sangat tinggi.
Hasilnya?
"Tembak."
Ucap Eric dengan lirih sambil mengarahkan pandangannya tepat ke Behemoth.
Busur raksasa yang saat ini masih diselimuti dengan cahaya keemasan itu dengan segera menunjukkan wujudnya yang baru. Sebuah busur yang membawa panah raksasa yang dilengkapi dengan bom.
Bersamaan dengan ucapan Eric itu, [Giant Exploding Arrow] dengan segera melesat ke arah Behemoth.
'SWUUUOOOSSHH!'
Kecepatannya sangat tinggi hingga menimbulkan tekanan angin yang cukup kuat untuk menghembuskan rambut dan juga pakaian.
Arahnya sangat tepat yaitu ke jantung Behemoth.
'JLEEEEBBB!'
Segera setelah panah raksasa itu menancap....
'DUUUAAAAAARRRRR!!!'
Ledakan yang sangat besar muncul dari panah itu. Dengan Behemoth berada tepat di pusat ledakan.
[Perangkap : Giant Exploding Arrow telah memberikan 6.853.205 damage!]
Tapi Eric tidak sedikit pun tersenyum atas pencapaian itu.
"Install Trap! Giant Arrow! Install Trap! Poisonous Gas! Install Trap! Frostbite! Install...."
Eric terus menerus memasang perangkat di dalam ruangan raksasa ini.
Sebuah kastil yang seharusnya menjadi tempat pertahanan terkuat bagi pemiliknya, kini justru menjadi fasilitas terbaik bagi penyerangnya.
Dengan ukuran bangunan yang sangat besar ini memberikan kesempatan besar bagi Eric untuk memanfaatkan kekuatannya dengan penuh.
__ADS_1
Terlebih lagi ukuran Behemoth yang sangat besar justru menjadi target empuk bagi seluruh jebakan Eric.
Segera setelah Cooldown pemakaian perangkap selesai, Eric tak menunggu lama untuk kembali mengaktifkannya.
"Tembak." Ucap Eric sambil mengarahkan tangan kanannya ke arah beberapa raksasa yang masih berada di dalam kastil ini.
Kini tak hanya satu panah raksasa saja. Melainkan puluhan panah raksasa yang memiliki berbagai macam karakteristik yang berbeda-beda.
'Duuuaaarr! Blaaaaarrr! Sraaassshhh!'
Seisi ruangan ini dipenuhi dengan ledakan api, sambaran petir, gas beracun, es yang sangat dingin, serta berbagai jenis ledakan yang lainnya.
Hanya dalam waktu 15 detik.
Seluruh raksasa kecuali Behemoth telah berhasil dihabisi hanya dengan perangkap Eric saja.
Menyisakan Behemoth sendirian dengan tubuh yang mulai dipenuhi dengan luka.
"Tak pernah ku sangka...." Ucap Behemoth dengan suara yang begitu berat.
Ia nampak berusaha berdiri dari lantai setelah terjatuh karena hantaman puluhan serangan jebakan Eric.
Ingin mendengar apa yang dimaksud oleh Behemoth, Eric segera menghentikan serangannya.
Akan tetapi, Ia masih terus melanjutkan pembuatan perangkap. Tanpa berhenti sesaat pun.
"Bahkan setelah dibunuh oleh Belphegor sekalipun.... Kau masih menyulitkan kami semua...." Lanjut Behemoth dengan tatapan yang seakan dipenuhi dengan dendam.
Mendengar perkataan Behemoth, pikiran Eric mulai berputar. Memikirkan apa yang mungkin akan dimaksud oleh Behemoth. Secar tak sadar, Eric pun mulai berhenti membuat perangkap yang baru.
"Bukankah benar begitu, Obelisk?" Lanjut Behemoth.
Tanpa pernah sedikitpun di sangka, nama itu justru muncul di tempat seperti ini.
Eric yang menyadari bahwa ada sesuatu yang lebih dalam dan lebih misterius lagi mengenai Obelisk membuat dirinya semakin penasaran.
Eric mengabaikan seluruh perkataan Behemoth dan melesat ke arahnya sambil tetap menjaga wajahnya tetap datar.
"Begitu ya? Kalau begitu.... Aku akan melayanimu!" Teriak Behemoth sambil mengangkat kembali kedua senjata yang sebelumnya terjatuh di lantai.
'ZRAAAATTTT!'
Tombak raksasa itu dihunuskan oleh Behemoth dengan sangat cepat ke arah Eric.
Eric hampir saja tak bisa menghindar dari serangan itu. Akan tetapi, Ia memanfaatkan Agility miliknya yang tinggi untuk segera melompat ke udara.
"Bodoh." Ucap Behemoth sambil mengayunkan pedang raksasa dengan tangan kirinya ke arah Eric.
'ZRAAAASSSHH!!!'
Sekali lagi, Eric kembali menghindarinya dengan memutar tubuhnya di udara dan mengaktifkan skill [Fly].
Pada saat Eric membalik tubuhnya dan menatap ke arah Behemoth, Ia memulai kembali serangannya.
"Tembak."
Sebanyak total 24 panah raksasa yang tersebar di seluruh ruangan ini segera menembak sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh Eric.
12 diantaranya menargetkan seluruh titik vital milik Behemoth.
6 diantaranya menargetkan anggota gerak Behemoth.
Sedangkan sisanya lagi menargetkan lantai di arah dimana Behemoth mungkin saja akan menghindar.
'Blaaaarrrr!!! Duaaaarrr!!
__ADS_1
Rentetan ledakan yang terjadi memenuhi ruangan raksasa ini dengan berbagai macam warna.
Meski begitu, Eric tidak merasa bahwa dirinya telah menang dan segera mengamankan jarak dengan Behemoth.
Sesuai dugaannya, rentetan tusukan tombak sebanyak 4 kali mengarah ke tubuh Eric. Tusukan tombak yang bertubi-tubi itu menyerang tanpa ampun. Mengarah dengan sangat akurat.
Eric pun mampu menghindari keseluruhan serangan itu dengan cukup mudah. Kecuali serangan terakhir yang hampir mengenainya jika bukan karena Crystal Shield memperlambat tusukan tombak itu sepersekian detik.
Seakan tak memberi ampun, pedang raksasa Behemoth telah melayang secara horizontal tepat ke tubuh Eric.
'SWUUUOOOSH!!!'
Eric melompat dengan ringan dan mampu menghindari tebasan mematikan itu. Tak hanya itu....
'Install Trap.... Lightning Rod....' Ucap Eric dalam hatinya.
12 buah tongkat besi tertanam melingkari tubuh raksasa Behemoth dengan cepat.
Karena tak memberikan damage dan pengaruh sedikitpun, Behemoth sedikit mengacuhkan tongkat besi itu dan berlari ke arah Eric berdiri.
Tapi itu adalah salah satu kesalahan besarnya.
Langit yang gelap secara tiba-tiba berubah menjadi terang dalam sesaat.
Cahaya biru yang begitu terang itu memenuhi langit hingga menyebar ke segala penjuru arah.
Tapi pusat dari semua itu, adalah di puncak Gunung Vesuvius. Tepatnya di kastil Behemoth.
Produk akhir dari cahaya biru terang itu tak lain adalah sebuah sambaran petir yang sangat dahsyat. Mungkin merupakan sambaran petir terbesar yang pernah dilihat oleh bangsa iblis.
Tiga buah lingkaran sihir berwarna merah nampak berputar dengan cepat di tangan kiri Eric. Sebuah skill [Amplification] yang mampu meningkatkan kekuatan skill yang akan digunakan berikutnya.
Dan seluruh kekuatan itu....
Tertuju tepat di tubuh Behemoth yang sangat besar.
'JEDUUUAAAAAAARRRR!!!'
Tak berhenti di sana, 12 buah Lightning Rod yang sebelumnya telah menancap mengelilingi tubuh Behemoth itu mulai menunjukkan taringnya.
Sambaran petir yang sangat besar itu terbagi menjadi dua belas setelah menghancurkan atap kastil dan mengenai tepat tubuh Behemoth.
Setiap bagian itu seakan tertarik ke setiap Lightning Rod. Segera setelah itu, petir kembali menyambar ke arah Behemoth dengan kekuatan yang seakan semakin besar.
Sebagian dari sisa sambaran tertarik kembali ke arah Lightning Rod dan terus berulang hingga sebanyak 20 kali.
Rentetan notifikasi yang sangat banyak muncul di hadapan pandangan Eric.
[Anda telah memberikan 82.538.225 damage!]
[Anda telah memberikan 7.842.102 damage!]
[Anda telah memberikan .... ]
Melihat notifikasi damage yang seharusnya memecahkan rekor damage terbesar yang pernah diberikan oleh pemain itu, sama sekali tak membuatnya bahagia.
Bagaimana tidak?
'Meski melakukan sebanyak ini, hanya mampu menggores 9% Health Point miliknya?' Pikir Eric dalam hatinya sambil menggigit bibirnya sendiri karena kesal.
Sebaliknya, Behemoth sangat kesal dengan Eric.
"Summoner.... Beraninya kau.... Sebaiknya kau bersiap untuk...."
"Berisik. Tembak." Ucap Eric menyela perkataan Behemoth.
__ADS_1
Puluhan panah raksasa pun melesat ke arah Behemoth. Kembali menimbulkan ledakan yang besar.
Pertarungan pun berlanjut dengan kedua belah pihak yang saling kesal satu sama lain.