TDM II : Rise Of The Demon Emperor

TDM II : Rise Of The Demon Emperor
Chapter 408 - Kedamaian Terakhir


__ADS_3

Berkat informasi dari Angie itu, Eric memperoleh banyak sekali fakta baru yang menarik mengenai para Guardian.


Dan sebuah kenyataan bahwa Guardian yang dulu dilawannya masih menahan sebagian besar kekuatannya.


Segera setelah itu, waktu seakan berlalu dengan begitu cepat. Melewati semuanya tanpa berhenti bahkan sesaat pun, menanti mereka yang tertinggal.


Eric di kala itu hanya fokus untuk meningkatkan kekuatannya. Membangun banyak Dungeon dan juga pasukan monster di dunia iblis itu. Pundi-pundi kekuatan dan kekayaannya pun terus meningkat dengan cepat berkat efek dari skillnya sendiri.


Meskipun yang memburu adalah bawahannya, Eric tetap memperoleh sebagian dari Experience Point yang didapatkan bawahannya itu.


Meskipun yang bekerja adalah bawahannya, Eric tetap yang akan mengumpulkan semua hasil kerja keras itu demi mempersiapkan diri terhadap panggung terakhir di dunia ini.


Sebuah panggung yang telah diketahui oleh seluruh dunia.


Sebuah panggung, yang akan menentukan masa depan dari dunia virtual ini sendiri.


Eric tak tahu apa yang akan terjadi jika dirinya menang. Ia juga tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya jika dirinya kalah. Satu hal yang pasti, Eric hanya tak ingin untuk kalah.


Perubahan yang terjadi di dunia Iblis benar-benar begitu cepat dan signifikan. Seakan mereka selalu berada dalam jaman keemasannya selama di bawah kepemimpinan Eric.


Seluruh wilayah menjadi makmur. Populasi meningkat dengan sangat drastis. Begitu pula kekuatan dari para prajurit yang dipersiapkan oleh Eric selama ini.


Tak menutup fakta, bahwa emas yang dikumpulkan olehnya saat ini telah mencapai jumlah yang dibutuhkan.


'Masih tersisa beberapa Minggu lagi di dunia virtual ini. Tapi aku berhasil melakukannya.' Pikir Eric dalam hatinya sambil berjalan ke arah singgasananya itu.


Selama ini, Ia terlihat terlalu mengabaikan dunia nyata. Membuatnya seakan-akan memang benar-benar hidup di dalam dunia virtual ini sejak dahulu kala. Menjadi sosok yang dikenal sebagai Raja Iblis Eric.


Tapi seluruh keluarganya mendukung pilihannya itu. Mereka sama sekali tak menyalahkannya. Bahkan istrinya, Elin itu sendiri.


Alasannya sangatlah sederhana.


Perubahan kehidupan mereka diawali dengan permainan Eric di dunia ini. Maka sudah hal yang sewajarnya jika Eric juga akan mengakhiri permainannya di panggung terakhir ini.


Entah itu akan memberikannya hasil yang baik atau buruk.


'Graakkk!!!'


Seluruh prajurit yang berbaris di dalam istana yang begitu megah dan besar, dengan cahaya kemerahan yang indah ini segera mempersiapkan diri mereka.


Mengangkat tombak yang membawa bendera berwarna merah darah itu. Satu-satunya lambang yang ada di dalam bendera itu hanyalah sebuah lambang tangan yang membawa sebuah bola. Dimana bola itu sendiri melambangkan seluruh tas yang dipimpin oleh Eric.


Barisan para prajurit yang mengangkat tombak dengan Panji kerajaan mereka itu seakan memberikan jalan kepada Eric. Begitu juga perlindungan baginya.


'Akhirnya.... Setelah selama ini....'


Eric hanya terus menatap ke arah singgasana emasnya yang begitu megah dan indah itu. Dengan banyak lagi singgasana lain di sampingnya yang masih kosong.


Setelah sesampainya di depan singgasana itu, Eric tak segera duduk. Ia hanya membalikkan badannya untuk memperhatikan pemandangan dari istana yang di bangun tepat di pusat dunia iblis ini.


Ia memikirkan tentang hal apa saja yang telah dilaluinya selama ini. Begitu pula dengan hal apa saja yang akan dilaluinya setelah ini.


Sebagai bentuk penghormatan kepada dunia manusia, dimana mereka sama sekali tak mengetahui persiapan yang dilakukan oleh Eric, Eric sendiri juga memutuskan untuk sama sekali tak melihat apa yang telah dipersiapkan oleh lawannya.


Mungkin sikapnya terkesan bodoh dan kekanak-kanakan. Akan tetapi....


Eric sangat ingin memenangkan pertempuran terakhir ini dengan kejujuran. Tanpa ada persiapan sama seperti Raja Iblis yang seharusnya menyerang oleh perintah sistem.


Dengan begitu....


Setidaknya....

__ADS_1


'Mereka akan memiliki lebih banyak kesempatan' Pikir Eric sambil tersenyum.


Kehadirannya kemari tak lain adalah untuk melaksanakan upacara suci yang telah dijadwalkan sebelumnya. Sebuah ucapara untuk mengangkat dirinya sendiri sebagai seorang Kaisar dengan bantuan dari sistem yang dipersiapkan oleh Genesis.


Sebelum itu, Eric melihat kembali statusnya.


Kekuatannya telah meningkat drastis sejak pertemuan terakhirnya dengan Angie. Setidaknya, kali ini Ia jauh melebihi status Angie di saat itu.


Begitu pula dengan Core baru dari Primordial Slime yang diperolehnya. Yang membuatnya bisa merubah statusnya kapan saja dia mau.


Bukan sebuah kekuatan yang terlalu kuat, tapi jika digunakan dengan tepat maka akan menjadi kekuatan yang sangat mematikan.


Setelah itu, Eric melihat jumlah koin emas yang ada di dalam Inventorynya.


...[Koin Emas : 5.001.846.138]...


Melihat angka yang fantastis itu, Eric hanya tersenyum pahit sambil sedikit memikirkan kembali pilihannya.


'Sialan.... Jika aku mengubahnya menjadi uang di dunia nyata, mungkin aku akan langsung menjadi orang terkaya di Indonesia. Dan mungkin salah satu dari 100 besar di dunia. Akan tetapi....'


Setelah memikirkannya sejenak, Eric menekan bagian tombol menu yang bertuliskan [Transcendence].


Dalam panel menu tersebut, terlihat berbagai macam pilihan untuk menggunakan Transcendence Point yang dimilikinya. Dimana saat ini Eric hanya memiliki 0.


Tapi jika Ia menghabiskan seluruh koin emasnya....


...100 Transcendence Point dapat digunakan untuk merubah gelar menjadi seorang [Emperor] atau [Kaisar] dengan tingkat Mythical. Memperoleh satu [Apocalypse Skill]....


Eric terus memperhatikan bagian itu. Memikirkan seberapa kuat skill yang akan diperolehnya nanti.


Mengingat bahwa Deus yang menggunakan skill apocalypse miliknya dalam keadaan terdesak bisa menekan banyak Raja Iblis, bagaimana jika Ia mempersiapkan semuanya dengan sangat matang?


'Cklikk!'


Eric menekan tombol untuk menghabiskan seluruh koin emasnya demi mengubahnya menjadi Transcendence Point.


Pada saat itu, sebuah notifikasi berwarna kuning muncul tepat di hadapan Eric.


...[Apakah Anda yakin akan mengubah 5.000.000.000 koin emas untuk menjadi 100 Transcendence Point? Aksi Anda tidak bisa dibatalkan!]...


Dengan senyuman yang tipis, Eric segera menekan tombol [Ya] yang terdapat pada jendela notifikasi itu.


Pada saat itulah....


Sebuah getaran yang cukup besar dapat dirasakan di sekitar istana ini. Meski begitu, seluruh prajurit yang ada tetap dalam posisi mereka. Sama sekali tak takut atas apapun.


Sedangkan di sekitar tubuh Eric sendiri tampak muncul cahaya menjadi keemasan. Cahaya itu secara perlahan terus menerus masuk ke dalam tubuh Eric. Dan jika diperhatikan dengan seksama, cahaya itu sebenarnya memiliki wujud yang bulat dengan total jumlah 100. Mewakili Transcendence Point yang diperolehnya.


Setelah semua cahaya itu berhasil masuk, getaran yang ada di sekitar istana ini mulai menghilang. Menyisakan Eric yang masih memperhatikan kedua telapak tangannya.


'Begini kah kekuatan baru itu? Sekarang....'


Tanpa ragu, Eric segera menekan tombol untuk merubah dirinya sendiri menjadi seorang kaisar. Menghabiskan seluruh Transcendence Point yang baru saja diperolehnya.


Kali ini, getaran yang terjadi jauh lebih kuat. Bahkan seakan mampu menggetarkan wilayah dalam radius beberapa puluh kilometer dengan Eric sebagai pusatnya.


Bersamaan dengan itu, 12 buah lingkaran sihir raksasa muncul tepat di atas istana Eric itu. Semuanya berputar searah jarum jam untuk urutan yang genap, dan berlawanan arah jarum jam untuk yang ganjil.


Tak hanya itu, tanah pun mulai bercahaya kemerahan yang penyebabnya adalah lingkaran sihir yang jauh lebih besar itu.


Dengan tubuh yang seakan dikelilingi oleh cahaya merah, saat ini Eric sedang terjebak dalam proses perubahan ini

__ADS_1


...[Proses evolusi menjadi tingkat Mythical - Demon Emperor sedang berlangsung!]...


...[Anda telah memilih opsi kejahatan yang tak pernah dipilih orang sebelumnya!]...


...[Seluruh dunia akan takut dengan keberadaan Anda!]...


Dengan senyuman yang lebar, Eric pun menanti proses itu untuk selesai.


...[3% ....]...


...[7% .....]...


...[18% ....]...


...[24% ....]...


..........


...[95% ....]...


...[100%!]...


...[Proses Evolusi telah berhasil!]...


Seketika, seluruh lingkaran sihir yang memenuhi wilayah di sebagian dunia Iblis ini seakan berputar dengan sangat cepat. Memberikan tembakan cahaya merah tepat ke tubuh Eric.


Perubahan pun segera berlangsung dengan peningkatan parameter yang sangat drastis itu.


...[Strength telah meningkat sebesar 380%!]...


...[Intelligence telah meningkat sebesar 220%!]...


...[Stamina telah meningkat sebesar 290%!]...


...[Vitality telah meningkat sebesar 180%!]...


...[Agility telah meningkat sebesar 140%!]...


...[Dexterity telah meningkat sebesar 100%!...


Meskipun peningkatannya sangat besar, tapi alokasinya tak sesuai dengan harapan Eric. Meski begitu, berkat efek Core Slime [Flexibility] membuatnya mampu merubah susunan atribut itu dengan tangannya sendiri. Mengaturnya sesuai dengan yang dia inginkan.


Penambahan kekuatan yang baru saja dialaminya itu membuat Eric seakan naik 2.000 level sekaligus dari levelnya yang saat ini berada di angka 1.062


Dan hal yang paling membuatnya bahagia....


...[Mythical Skill : Ressurection telah terbuka!]...


...[Mythical Skill : World Rift telah terbuka!]...


...[Apocalypse Skill : Armageddon telah terbuka!]...


Tanpa menunggu untuk memperhatikan rentetan notifikasi itu lebih lama, Eric dengan segera mengarahkan tangan kanannya ke depan.


"Ressurection!"


Pada saat itulah Eric tersenyum sangat lebar. Karena kini, di hadapannya, terdapat ribuan daftar bawahannya yang telah mati.


Di saat Eric mengurutkannya dengan bantuan sistem, hatinya saat ini seakan sedang menangis. Melihat apa yang telah lama ditinggalkannya.


'Semuanya.... Aku akan memanggil kalian kembali sesuai dengan janjiku.'

__ADS_1


__ADS_2