
...Sebelumnya mohon izin untuk meminta maaf. Chapter ini sebenarnya telah saya tulis sejak hari Minggu. Tapi tanpa saya sangka-sangka, kesibukan di hari Senin sampai hari ini (Kamis) sangatlah banyak....
...Tapi tenang. Saya berjanji pasti akan menyelesaikan novel ini. Ditambah bonus yaitu setelah semua kesibukan saya selesai sekitar awal Desember, akan ada up gila-gilaan....
...Bagi yang ga sabar, mungkin bisa ditabung dulu....
...Akhir kata, saya mohon maaf. Saya hanya manusia biasa yang hanya memiliki 24 jam sehari dan satu tubuh....
...Kembali ke cerita.......
..........
...Dunia Iblis...
...Wilayah Raja Iblis Beelzebub...
Di tengah sebuah koloseum yang sangat besar, terlihat ribuan monster dari berbagai jenis tergeletak tak berdaya. Tubuh mereka telah hancur, tapi belum cukup hancur untuk mati.
Di puncak tumpukan monster itu, terlihat satu monster yang sangat mencolok. Ia memiliki tubuh yang cukup besar dengan tinggi mencapai 5 meter.
Jika digambarkan, monster itu memiliki tubuh seperti gumpalan daging yang besar dengan banyak sekali lekukan daging di tubuhnya. Bahkan lehernya sendiri sampai tak terlihat karena tertutupi oleh lemak tubuhnya.
Sorotan matanya cukup tajam dengan air liur yang mengalir deras di mulutnya.
"Lagi.... Berikan aku lagi...." Ucap monster itu sambil terus menerus menelan monster yang ada di hadapannya.
Hanya dalam waktu beberapa menit saja, Ia berhasil menghabiskan ribuan monster itu. Hal yang wajar bahwa seluruh bagian tubuhnya mampu membentuk mulut dan gigi yang tajam.
Monster itu memangsa semua monster yang ada di sekitarnya dengan wujud yang sangat mengerikan dan dipenuhi darah dengan berbagai warna itu.
Segera setelah mendengar ucapan monster itu, beberapa iblis yang memiliki sayap serangga mulai bermunculan. Membawakan lebih banyak monster yang telah tak berdaya.
Meski begitu, ada satu monster yang tak membawa apapun.
"Yang Mulia Beelzebub. Ada suatu hal yang ingin kami sampaikan."
"Katakan saja." Ucap monster gumpalan daging itu yang sebenarnya adalah salah satu Raja Iblis Kuno, perwujudan dari kerakusan, Beelzebub.
Monster serangga itu pun mulai mendekat dan segera mengatakan apapun yang ingin Ia sampaikan.
"Kami telah menemukan mangsa yang jauh lebih menarik dan pastinya lebih lezat jika dibandingkan dengan semua ini."
Mendengar perkataan itu, Beelzebub berhenti mengunyah sejenak. Puluhan mulut yang berada di seluruh tubuhnya itu berhenti secara bersamaan.
"Apa kau bilang? Segera katakan padaku." Ucap Beelzebub dengan suara yang jauh lebih keras dan berat daripada yang sebelumnya.
Monster serangga itu dengan segera menundukkan kepalanya dan lanjut berbicara.
__ADS_1
"Ia adalah Raja Iblis yang baru saja terlahir beberapa waktu yang lalu. Orang yang mengangkatnya tak lain adalah Asmodeus yang kini telah terbunuh oleh Belphegor.
Meski baru saja lahir, Ia memiliki kekuatan yang cukup besar bahkan untuk membunuh Behemoth."
'BLAAAAAARRR!!! BLAAAARR!!!'
Beelzebub memukul tanah berkali-kali hingga menyebabkan goncangan yang sangat kuat.
"MAKANANKU! SIAPA YANG BERANI MENCURI BEHEMOTH DARIKU! SEHARUSNYA AKU YANG MEMAKANNYA! KALIAN TAHU ITU KAN?!" Teriak Beelzebub dengan sangat keras sambil terus menghantam apapun yang ada di sekitarnya.
Koloseum raksasa ini pun mulai menunjukkan tanda-tanda keruntuhan meski dibangun dengan salah satu batuan dan logam terbaik yang ada di dunia iblis ini.
"Yang Mulia. Tenangkan dirimu. Ada hal yang membuat Raja Iblis baru ini jauh lebih menarik daripada Behemoth." Ucap Monster serangga itu dengan senyuman yang tak pernah hilang dari wajahnya.
"LEBIH MENARIK?! JELASKAN!" Teriak Beelzebub dengan suara yang bahkan mampu menggetarkan seisi bangunan ini.
Monster serangga itu pun memasang senyuman terlebar yang pernah Ia buat seumur hidupnya.
"Raja Iblis ini mampu memanggil monster apapun dan sebanyak apapun yang Ia inginkan. Bukankah itu saja sudah membuatnya jauh lebih menarik daripada otot besar tak berguna milik Behemoth?" Jelas sang Monster serangga itu.
Sebuah pernyataan yang tentu saja membuat Beelzebub segera terkejut sesaat setelah mendengarnya.
"MAKANAN SEBANYAK YANG KU MAU?! KATAKAN SEKARANG DIMANA MAKANAN ITU BERADA!!!"
"Dengan senang hati akan ku tunjukkan padamu, Yang Mulia."
Gunung Vesuvius.
...***...
...Wilayah Gunung Vesuvius...
...Kerajaan Origin...
Di wilayah yang dulunya berdiri dengan megah Kerajaan Raksasa di bawah pimpinan Behemoth ini, kini sedang terjadi perombakan ulang yang sangat drastis dan besar.
Pertama, Eric sebagai Raja Iblis di wilayah itu menghapuskan superioritas dan inferioritas seluruh ras iblis dan monster yang ada di dalamnya.
Semua Iblis dan monster yang mau bersumpah setia melayani Eric, akan dijamin untuk memperoleh kesejahteraan. Termasuk ras terlemah sekalipun.
Kedua, seluruh ras akan ditugaskan di berbagai bidang yang sesuai dengan keahlian mereka. Dengan pengecualian jika terdapat bakat yang sangat besar di suatu bidang, maka individu tersebut akan ditugaskan di bidang itu.
Kemudian yang ketiga, fokus utama Kerajaan Origin yang dipimpin langsung oleh Eric dengan model diktator ini adalah militer.
Seluruh iblis dan monster akan diwajibkan untuk menjalani pelatihan militer dan masuk dalam barisan pasukan penakluk Origin. Tentu saja posisi mereka akan disesuaikan dengan kemampuan ras itu.
Waktu terus berlalu....
__ADS_1
Sierra yang seharusnya memburu Eric tidak kunjung datang meski telah beberapa bulan berlalu.
Alasan yang sebenarnya belum diketahui. Tapi salah satu hal yang pasti, kematian salah satu Raja Iblis kuno, Behemoth di tangan Eric memberikan bekas dan luka yang sangat besar di dunia iblis ini.
Semua iblis telah mengetahuinya....
Dan semua iblis mulai takut kepadanya....
Kemampuan seorang yang dulunya manusia, untuk mampu menumbangkan salah satu kekuatan terbesar di dunia ini.
Mengingatkan mereka semua terhadap seseorang yang dulunya pernah mengakibatkan keributan yang mahadahsyat di dunia iblis ini.
"Obelisk, ya?" Ucap Sierra sambil memandangi tombak hitamnya di istana Kerajaannya.
Tapi lawan bicaranya hanya tertunduk, menghadap ke tanah. Tak tahu apa yang harus dikatakannya lagi.
"Kudengar Ia merupakan legenda yang mampu memporak-porandakan dunia iblis ini. Bukan suatu pencapaian yang sangat luarbiasa jika Ia bukanlah seorang manusia. Apakah begitu?" Tanya Sierra untuk memastikannya sekali lagi.
"Itu benar, Yang Mulia. Kami merasakan kekuatan itu di dalam diri Eric. Semua itu dibuktikan dalam pertarungannya melawan Behemoth." Balas seorang Ksatria Naga yang sedang menghadap kepada Sierra itu.
Mendengar pernyataan itu, Sierra mulai kebingungan.
Di satu sisi, Ia ingin segera menggempur Eric sebelum Ia mampu menjadi semakin kuat.
Tapi di sisi lain, Ia saat ini menjadi ragu. Kekuatan yang ditunjukkan oleh Eric benar-benar nyata dan bahkan mampu mengalahkan Behemoth secara sepihak.
Sebuah pencapaian yang sangat besar bahkan bagi kalangan Raja Iblis kuno yang lain.
Dengan kata lain, Sierra membutuhkan waktu untuk mempersiapkan segalanya dengan sangat matang.
Tepat saat Ia masih memusingkan hal itu....
'Braaakkk!!!'
Seorang Ksatria Naga membuka pintu istana ini dengan terburu-buru dan nafas yang terengah-engah.
Di tangan kanannya, terdapat sebuah gulungan kertas dengan segel berwarna coklat gelap.
"Yang Mulia! Penasehat dari Raja Iblis Beelzebub telah mengirimkan pesan kepada kita! Mereka berencana untuk menyerang Wilayah Eric dan meminta bantuan kita!"
Harapan baru pun mulai terlihat bagi para Iblis di dunia ini.
Sebuah harapan....
Untuk menghentikan langkah Eric.
Sebelum semuanya telah terlambat.
__ADS_1