TDM II : Rise Of The Demon Emperor

TDM II : Rise Of The Demon Emperor
Chapter 366 - Pertukaran


__ADS_3

Dunia Iblis


Wilayah Selatan


Di Suatu Desa Orc


"Informasi?" Tanya Orc tua itu kebingungan. Ia memang terkejut karena Eric menawarkan mereka kesejahteraan. Tapi sebagai gantinya, informasi?


Kebingungan mengenai informasi apa yang setara dengan keselamatan seluruh penduduk desa, Orc Tua itu pun nampak panik.


"Ma-maafkan aku.... Tapi informasi seperti apa yang kau inginkan?" Tanya Orc itu dengan suara yang gemetar.


"Sederhana saja. Aku menginginkan seluruh informasi yang kau miliki. Tak terbatas pada hal apapun. Bahkan informasi tak berguna sekalipun akan ku terima dengan baik." Balas Eric dengan tenang. Ia merasa bahwa tawarannya sudah lebih dari cukup untuk memenangkan negosiasi ini.


"Aaah.... Jadi begitu. Baiklah. Tapi kesejahteraan yang kau maksud.... Seperti apa?" Tanya Orc tua itu sekali lagi.


Dengan senyuman yang seakan berbunyi 'kemenangan telah tiba' itu, Eric pun segera menjawabnya.


"Sesuai dengan kata itu sendiri. Air, makanan, bahkan mungkin saja emas. Aku akan membantu kalian untuk memperoleh semua itu. Termasuk juga memperkuat pertahanan kalian dari apapun yang mungkin akan muncul di masa depan." Jawab Eric dengan lantang dan penuh rasa percaya diri.


Tanpa sedikitpun jeda, Kepala Desa itu dengan segera berterimakasih kepada Eric.


Pertukaran informasi pun segera berlangsung.


Salah satu yang terpenting, Dunia Iblis ini memiliki tatanan yang sedikit berbeda dengan dunia manusia.


Meskipun keberadaan Raja Iblis merupakan sosok yang disegani, tapi tak semua Raja Iblis memiliki wilayah. Keberadaan Raja Iblis yang hidup sendiri di pengasingan cukup banyak.


Mereka yang memiliki wilayah biasanya merupakan sosok yang berpengaruh di dunia ini.


Kemudian yang kedua.


Dunia Iblis sebagian besar merupakan dataran yang tandus. Hanya sebagian kecil yang memiliki tanah subur. Dengan kata lain, ekonomi di dunia ini berada dalam kondisi yang terpuruk.


Terakhir, Raja Iblis kuno merupakan perwujudan dari sifat dasar iblis. Mereka memiliki kekuatan yang sangat besar dan telah hidup sejak jaman dahulu kala.


Pengaruh mereka di dunia Iblis sangatlah besar. Bahkan pergerakan salah satu dari Raja Iblis kuno bisa mempengaruhi kehidupan semua iblis di dunia ini.


Tapi semenjak kematian Beelzebub dan juga Behemoth, keseimbangan kekuatan di dunia ini mulai runtuh. Dan yang paling memperoleh keuntungan dari semu itu....


"Belphegor adalah Raja Iblis yang mengerikan. Ia benar-benar hanya bergerak sesuai dengan isi hatinya, dan demi keuntungan pribadinya saja. Terlebih lagi kekuatannya jauh diatas dari Raja Iblis yang lain." Jelas Orc tua itu.


"Seberapa kuat Belphegor sebenarnya?" Tanya Eric sambil memasang wajah yang tegang.


"Jika bukan karena kemalasannya, Belphegor mungkin sudah menguasai seluruh dunia iblis."


Eric pun akhirnya menyadari betapa berbahayanya musuh yang harus di hadapinya di masa depan.


Terlebih lagi, Obelisk meminta Eric untuk mengalahkan monster seperti itu?

__ADS_1


'Jangan katakan.... Obelisk menginginkanku untuk menguasai dunia ini sejak dulu?'


Pertukaran informasi pun terus berlanjut. Termasuk juga membiarkan Eric menjalin kontrak dengan Desert Orc. Memungkinkan Eric untuk memanggil mereka di masa mendatang. Dan tanpa dirasa, hari sudah malam.


"Terimakasih banyak, Tuan Eric. Aku sangat bahagia bertemu dengan Anda." Ucap Orc tua itu.


"Tenang saja. Aku akan menetap disini selama 3 hari untuk membangun ulang desa ini. Kalau begitu, sampai nanti."


Di luar desa itu, terlihat sosok 4 orang yang masih menunggu kembalinya Tuan mereka dengan tenang.


"Maafkan aku jika lama. Sekarang, mari bangun ulang desa ini."


...***...


Pembangunan yang terjadi berlangsung dengan sangat cepat. Bahkan jauh di luar prediksi para penduduk asli desa itu sendiri.


Bagaimana tidak, hanya dalam waktu satu hari saja, Eric telah menyelesaikan banyak sekali permasalahan yang penting di desa ini.


Yaitu keamanan, pangan, kebutuhan air, dan tempat tinggal.


Dalam sekejap, Eric berhasil membuat dinding kayu yang cukup tinggi untuk mengelilingi desa ini dalam wilayah yang cukup luas. Tak berhenti di situ, Ia juga membangun puluhan bahkan ratusan bangunan di balik dinding itu.


Untuk mengatasi permasalahan kekurangan air dan pangan, Eric hanya perlu menambahkan efek khusus [tanah subur] di desa ini.


Semua itu berkat panel menu [Dungeon] yang memungkinkan Eric memanipulasi Dungeon dengan sangat mudah. Bahkan hanya dengan gerakan jarinya saja.


Dengan kata lain....


Verara terlihat mengepakkan sayap besarnya itu dengan ringan ketika berbicara dengan Eric.


"Ya. Apakah ada masalah?" Balas Eric yang saat ini masih terus menerus memanggil Desert Orc untuk meningkatkan populasi di desa.... Atau saat ini lebih tepat jika disebut dengan kota.


Di kejauhan, terlihat desa yang dulunya sangatlah kering dan terlihat terpuruk di tengah antah-berantah ini telah berubah menjadi kota yang makmur.


Air yang mengalir dari sumber air di beberapa tebing nampak membentuk seperti sungai. Tanah yang dulunya kering kini terlihat basah dan mampu menumbuhkan apapun.


Populasi Desert Orc yang kemarin hanya sebesar 100 orang itu saja, kini telah menjadi lebih dari 20.000.


Meski perkembangannya begitu pesat....


"Kalau terus seperti ini.... Nampaknya kita akan kehabisan makanan." Ucap Rilette yang nampak turun dari langit.


Eric sendiri tak ingin mengakui hal itu. Tapi itulah kenyataannya.


Meskipun Ia bisa membuat Dungeon mengeluarkan air yang hampir tak terbatas, tanaman pangan yang direncanakan olehnya takkan tumbuh dalam satu hari saja. Butuh waktu setidaknya 2 bulan untuk melihat hasil tanamannya.


Bahkan hewan buas di tempat ini pun sangatlah jarang. Menjadikan opsi berburu tak lagi bisa digunakan.


Setelah berpikir sejenak, Eric pun berhenti melakukan pemanggilan Desert Orc dan memerintahkan mereka semua untuk pergi ke kota itu.

__ADS_1


"Verara, Rilette. Ikut denganku." Perintah Eric sambil berjalan menuju ke salah satu bukit batu yang cukup besar. Ia nampak memasuki salah satu celah di bukit itu.


Ketika sampai di dalam goa itu....


"Summon.... Chimera." Ucap Eric dengan tenang sambil mengarahkan tongkat sihirnya ke depan.


Lingkaran cahaya abu kehitaman pun muncul dengan ukuran yang cukup besar di tanah.


Di balik cahaya yang muncul dari lingkaran sihir itu, sosok monster dengan ukuran yang cukup besar pun muncul.


Monster itu memiliki tubuh bagian depan seperti singa, sedangkan tubuh bagian belakangnya seperti kambing. Kepalanya pun ada dua yaitu kepala singa dan kepala kambing.


Sedangkan untuk ekornya adalah seekor ular berukuran besar yang mampu bergerak dengan bebas.


Itulah Chimera. Sosok monster yang setidaknya memiliki level lebih dari 350.


'Grrooaaaarrr!!!' Raung Chimera itu segera setelah muncul di dunia ini.


Tanpa ekspresi sedikitpun....


"Verara. Bunuh monster itu." Perintah Eric singkat.


"Dengan segera."


Verara segera mengeluarkan tombaknya dan terbang dengan cepat ke arah Chimera itu.


'Sraasshh! Sraassh! Sraassh!!'


Hanya dengan tiga tebasan dan sebuah tusukan, Chimera yang telah tenggelam dalam darah itu segera berubah menjadi cahaya putih.


Apa yang tersisa dari semua itu, adalah hal yang sangat diharapkan oleh Eric.


...[Chimera's Meat]...


Segumpalan daging yang memiliki wujud cukup aneh dengan bau yang menyengat itu terlihat tergeletak di tanah.


"Rilette. Apakah daging itu bisa dimakan?" Tanya Eric singkat. Tentu saja, Eric sendiri takkan mau mencicipi daging dari monster mengerikan seperti itu. Oleh karena itu, Ia membutuhkan seorang relawan.


"Hah.... Jadi itulah kenapa aku kemari. Baiklah kalau begitu...."


Sebelum Rilette bahkan menyelesaikan kalimatnya....


"Tuanku! Daging ini akan sangat lezat jika dimakan!" Teriak Verara yang bahkan telah memakan daging mentah itu.


Eric pun hanya bisa membelalakkan kedua matanya dan membuka lebar mulutnya.


'Apakah.... Kegilaan Cathy bisa menular bahkan tanpa bertemu dengannya?'


Pada akhirnya, Eric pun membuat Dungeon baru yang berisi monster Chimera itu. Sebuah Dungeon yang akan selalu di reset setiap harinya sehingga mampu menyediakan cukup banyak daging untuk dimakan para penduduk kota.

__ADS_1


Tentu saja, Eric tanpa sadar telah membentuk sendiri barisan Desert Orc yang akan bertugas untuk memburu Chimera di dalam Dungeon itu. Lalu membagikan hasilnya di Kota untuk orang lain.


Setidaknya.... Itu sudah cukup untuk memberi mereka makanan hingga panen pertama.


__ADS_2