The Switched Daughter

The Switched Daughter
Sampai di akademi


__ADS_3

Setelah Yuan dari pasar ia bergegas untuk kembali ke kereta kuda karna ia tak ingin mereka semua menyadari babwa dari tadi dia tak ada di kereta kuda. Jika orang lain yang mengetahui nya tak masalah selama bukan kakak nya yang cerewet melebihi cerewet ibu nya mengetahui nya karna ia pasti akan di ceramahi dan di omeli habis-habisan sampai-sampai telinganya memerah nantinya. Memerah bukan karena jeweran melainkan karena menahan sakit mendengar ocehan kakaknya yang tiada henti-hentinya berbicara. Meskipun suara kakaknya saat mengomeli nya sudah serak. Tapi, kakaknya tetap tidak mau berhenti. Jadi, dia harus kembali sebelum kakaknya bangun dari tidurnya dan menyadari dia tidak ada di sampingnya.


' Syukur lah tidak ada yang menyadari kalau aku keluar dari tadi' batin yuan sambil tersenyum karena dirinya tidak ketahuan dan mulai memejam kan mata nya yang sangat mengantuk itu. Namun, dia tidak menyadari kalau dari tadi setiap gerak gerik nya ketika pergi dan kembali di ketahui oleh seseorang.

__ADS_1


' Ternyata kau benar-benar seperti yang di ramal kan bocah. Kau sangat susah untuk di kendalikan. Kau akan selalu memilih jalanmu sendiri' batin guru besar Nages. Setelah itu dia memejamkan matanya juga.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan memakan waktu. Mereka akhir nya sampai di akademi masing-masing sesuai yang mereka pilih tadi di kekaisaran bintang.

__ADS_1


" Ya kami mengerti dan paham " ujar semua murid serentak.


Semua murid baru, akhirnya sibuk memilih kamar mana yang akan di tempati oleh mereka. Sedangkan Yuan dan jijie nya hanya diam saja, Yuan tak ingin mengambil pusing hanya untuk memilih kamar karna toh semua mendapat kan tempat nya masing masing. Sedang kan kakak nya Yuan hanya setia mengikuti adiknya karna ia tak ingin berpisah dari adik nya. Setelah dirasa Yuan semua telah memilih kamar. Yuan pun bangkit dan langsung berhenti di kamar no 5 terakhir ia membukanya dan benar saja bahwa di sana baru ada satu orang. Tingkah nya itu membuat semua para guru dan kakaknya berpikir bagaimana Yuan bisa tau kalau kamar ini masih kurang orang, padahal dari tadi Yuan diam saja. Padahal dia bukan hanya diam saja melainkan karena ia sedang mengamati kamar mana yang akan di tempati nya. Kamar ini adalah kamar yang di pilih oleh seorang anak tunggal dari mantan ketua pembunuh bayaran lipan merah. Ayah nya di kenal sangat mengerikan. Bukan hanya ayah nya tapi anak nya juga di kenal dengan sebutan putri lipan yang beracun. Jadi tak ada satu pun yang berani mengganggu nya, jangan kan mengganggu nya mendekatinya saja mereka tak berani apa lagi mengganggu nya.

__ADS_1


Namun, berbeda dengan Yuan yang justru merasa hal ini baik untuknya dan kakaknya. Karena memiliki teman sekamar yang sangat di takuti oleh semua orang. Hal itu dikarenakan kemampuan anak itu sendiri bukan karena ayahnya.


__ADS_2