The Switched Daughter

The Switched Daughter
Permata tersembunyi


__ADS_3

Semua orang menjadi bingung pasalnya Dera, Gui, Yuan dan kedua orang dewasa yaitu Puera dan Kongyie langsung menghilang dengan tiba-tiba.


"Dua gadis itu bahkan berpamitan dengan akupun tidak" ujar guru besar


"Guru besar aku mohon maaf atas sikap adikku" ujar Yu Yan dan Mofan kompak.


"Aku tau itu tidak masalah karena mereka tidak suka bertopeng dua" ujar guru besar.


"Apa maksud anda guru besar/ketua" ujar semua orang kompak.


"Dua tahun aku mengenal mereka apa yang kalian lihat selama ini bukanlah sifat asli Wang Yuan dan Dera. Selama ini jika kalian berpikir bahwa aku sangat susah mengajar salah satu dari mereka atau lebih tepatnya mengajar Yuan yang berwarna merah bakatnya maka kalian salah. Selama dua tahun aku mengajar mereka berdua hanya Deralah yang menyimak dan memperhatikan setiap jurus yang kuajarkan dengan seksama sedangkan Yuan dia selalu tidur di atas pohon manapun dekat lokasi yang ku gunakan untuk latihan. Walaupun begitu dia selalu bisa menguasai setiap jurus yang ku ajarkan meskipun itu tidak sekuat Dera meskipun tidak menyimak dengan matanya hanya mendengar dengan telinga tapi dia bisa menguasai nya. Jadi mungkin jika dilihat dari cara dia mengganti warna bakatnya setiap kali dia melepas dan meletakkan tangannya maka benar bahwa selama ini dia selalu menyembunyikan kekuatan aslinya karena dia tidak ingin orang bertopeng dua dekat dengannya. Sebagai guru pribadinya dan juga sebagai guru besar sekaligus ketua di akademi ini aku ingin ketika kalian keluar kalian merahasiakan apapun tentangnya. Jika ada yang bertanya pada kalian maka jawablah bahwa kalian tidak terlalu dekat bukankah itu bukan kebohongan karena selama ini kalian memang tidak dekat bahkan dengan kakak merekapun mereka sudah tidak terlalu sering memiliki waktu bukan ketika mereka latihan secara pribadi denganku" ujar guru besar.


"Anda benar guru besar" ujar para murid.


"Apakah kalian ingat apa yang ku ucapkan dua tahun yang lalu para guru dan murid senior" ujar guru besar.


"Kami ingat guru bahwa anda pernah mengatakan anda memiliki firasat kalau akan ada seseorang yang luar biasa yang akan memasuki salah satu akademi yang dia pilih dan anda memperingati kami agar tidak salah menyinggung orang" ujar salah satu murid senior.


" Itu benar" ujar semua murid senior dan anggukan kepala para guru tanda setuju atas ucapan murid tersebut.


"Itu benar bukankah kalian mendengar tadi ketika empat orang bertudung itu mengatakan bahwa diantara empat akademi tidak ada satupun yang berhasil selain dirinya bahkan pangeran pertama kekaisaran Yu hanya bisa mengangkat kuas tapi tidak bisa menulis sesuatu" ujar guru besar.


"Itu benar" ujar semua orang.


"Maka untuk saat ini bisa dipastikan bahwa Yuanlah yang kuat dan ahhhh aku mengerti sekarang" ujar guru besar membuat semua orang bingung.


"Ada apa guru besar" ujar semua orang kompak.


"Aku berpikir jika alasan Yuan mengembalikan empat orang itu bukan karena ia kesal melainkan karena ia tak ingin keempat orang itu memberitahukan pada dunia bahwa hanya ia yang bisa menguasai jurus itu. Bukankah tadi pria dewasa itu mengatakan apakah kau sudah selesai berpamitan itu berarti Yuan sudah tau dia akan pergi dan dia membuat keempat orang itu kembali dengan tangan kosong agar mereka tidak membawanya dan dia pasti menulis disuratnya bahwa ia sedang berlating dengan seorang guru luar yang membawanya didepan kita semua. Pasti nanti ketika kita sampai di kekaisaran bintang untuk dijemput masing-masing orang tua kalian kaisar Wang akan bertanya kemana Yuan dan agar kita tidak berbohong makanya ia melakukan hal itu tiba-tiba menghilang tanpa pamit" ujar guru besar membuat semua orang berpikir.

__ADS_1


"Hahaha kita memang sehati guru" ujar ku dan Dera kompak membuat mereka terkejut karena hanya suara kami yang menggema di akademi.


"Kalian dimana bocah" ujar guru besar.


"Rahasia dong/dimana saja" ujarku dan Dera kompak tapi dengan kata-kata yang berbeda.


"Hahaha" tawa kami.


"Ini bukan jurusku tapu salah satu jurus Yuan bukankah dia hebat, selama ini dirinya hanya berpura-pura. Hanya ada dua kemungkinan kita tidak bisa melihat warna bakat nya yaitu pertama ada kemungkinan kenapa kita tidak bisa melihat warna bakatnya mungkin karena dia memiliki suatu jurus untuk menghilangkan warna bakatnya atau yang kedua dia sudah melewati tahap semua warna" ujar Dera.


"Ahhhh tunggu dulu itu tiba-tiba terlintas di pikiran ku tapi apakah itu benar bahwa kau sudah mencapai level warna mmmmm yang paling tinggi warna apa" ujar suara Dera.


"Merah, kuning, hijau, biru, ungu, hitam, putih dan yang terakhir emas" ujar beberapa orang menjawab pertanyaan Dera.


"Emas" ujar suara Dera.


"Iya" ujar guru besar.


"Ada apa" tanya beberapa orang.


"Bukan apa-apa dan sampai jumpa" ujar suara Yuan.


"Sampai jumpa" ujar semua orang.


"Sepertinya ada sesuatu yang ingin dirahasiakan oleh Yuan karena itulah dia seperti membekap mulut Dera agar tidak berbicara" ujar Mofan di dengar semua orang.


"Itu benar dan sepertinya kita telah memiliki permata tersembunyi di akademi kita ini. Jadi agar tidak di ambil dan di rusak oleh orang lain sebaiknya kalian merahasiakannya apakah kalian mengerti" ujar guru besar kepada semua orang.


"Kami mengerti guru besar" ujar semua murid bersamaan.

__ADS_1


"Dan ingatlah jika disaat dimana Yuan dan Dera kembali namun mereka terlihat berbeda baik sifatnya ataupun lainnya maka janganlah kalian mencampurinya hanya cukup diam saja" ujar guru besar.


"Ya guru kami mengerti " ujar mereka bersamaan.


"Baiklah sekarang bubarlah" ujar guru besar dan berlalu pergi namun para guru dan murid belum beranjak.


Setelah beberapa saat semua guru telah bubar namun para murid masih belum


"Jijie Yu Yan" ujar seorang anak perempuan kecil yang berumur tiga tahun.


"Mmmm ada apa sayang" ujar nya.


"Apakah benar kalau tanggal kelahiran jijie Yuan 25 hari lagi" tanya anak itu.


"Ya tapi ngomong-ngomong siapa namamu sayang" tanya Yu Yan.


"Alen" ujar nya.


"Hanya itu" tanya Yu Yan.


"Ya jijie karena keluargaku keluarga pengemis dan orang tua ku sudah tiada jadi aku tidak memiliki nama depan" ujarnya membuat semua orang terkejut dan sedih.


"Maaf sayang tapi kenapa kau bertanya begitu" tanya Yu Yan.


"Aku ingin menyiapkan hadiah untuk jijie Yuan tapi jika nanti jijie Yuan tidak datang pada hari kelahirannya maka hadiah itu akan ku simpan sampai jijie pulang karena sejak dari pertama memasuki akademi aku melihat jijie Yuan sangat berwibawa meskipun saat pertama masuk dulu aku baru berumur satu tahun dan berada di gendongan gege Afeng tapi aku sangat ingat semuanya" ujar nya.


"Terima kasih sayang dan teruslah mencintai nya karena dia selalu menghargai apapun usaha orang lain" ujar Yu Yan.


"Benarkah" tanyanya.

__ADS_1


"Ya itu benar" ujar Yu Yan.


__ADS_2