
Semua orang bingung dengan Dera yang mengaduh kesakitan karena Yuan memegang kepalanya. Yang membuat mereka bingung adalah kenapa Dera sangat kesakitan saat Yuan hanya menyentuh kepalanya. Namun, tidak semua orang tahu bahwa Yuan sebenarnya sedang menyalurkan kekuatannya pada bagian sensitif kepalanya Dera.
"Sakit,,,,,," teriak Dera.
"Aku menyuruh kalian latihan, bukan malah mendengarkan ceritanya. Apakah kalian tidak sadar ini sudah jam berapa?" tanya ku kepada mereka sambil memicingkan mataku ke arah mereka semua.
"Ini sudah sangat pagi hehehehe" tawa Dera.
"Ya tentu saja sudah pagi. Ngomong-ngomong siapa namamu putri?" tanya ku kepada putri kaisar iblis.
"Namaku Ziwiera" jawabnya.
"Ohh kapan kau kembali ke kekaisaran mu?" tanya ku.
" Kapan kau akan menyembuhkan luka ayah ku?" tanyanya.
"Dia sudah sembuh dari aku meninggalkannya" jawab ku.
"Bagaimana bisa?" tanya nya bingung.
"Saat aku meninggalkannya maka pedangku akan kembali masuk ke jantungnya dan saat itulah dia di sembuhkan oleh kekuatanku yang di pedang itu. Jadi, tidak perlu khawatir" jawab ku.
"Baiklah kalau begitu aku akan pulang" ujar nya.
"Makanlah dulu baru kau pulang" perintah ku kepadanya sambil berlalu pergi.
"Lihatlah,,, kata-katanya memang sedikit kasar, tapi sebenarnya tujuannya baik. Jika kau lebih lama mengenalnya pasti nanti kau akan menyukainya" ujar Nana kepadanya sambil berlalu pergi.
Semua orang pergi ke rumah masing-masing untuk sarapan pagi. Setelah sarapan pagi selesai, Yuan mengantar Ziwiera kembali ke kekaisaran iblis. Namun, ketika di kekaisaran iblis, Ziwiera terus ingat pada ucapan yang di ucapkan oleh Nana ketika di kekaisaran bulan tadi.
"Apa yang sebenarnya terjadi padamu putriku, kenapa kau terlihat tidak bersemangat sekali sayang?" tanya permaisuri iblis ketika mereka sedang di taman.
"Bolehkah aku tinggal di kekaisaran bulan ibu?" tanya nya balik.
"Kau bilang apa?" teriak seseorang pria yang datang tiba-tiba dengan wajah yang kesal, dia datang bersama anggota keluarganya
"Aku ingin tinggal di kekaisaran bulan, kenapa?" tanya Ziwiera tak kalah menantang pria itu.
__ADS_1
"Kau,,,ayahmu telah menerima ku menjadi calon menantunya. Jadi, kau harus menikah denganku" jawab pria itu.
"Benarkah ayah?" tanya nya kepada kaisar iblis.
"Sejak kapan aku mengatakan aku menerima mu menjadi calon menantu ku. Aku bilang, bahwa itu semua tergantung pada keinginan putriku" jawab kaisar iblis sambil melihat ke arah pria tadi.
"Yang mulia kaisar iblis, apakah kau tidak setuju dengan keinginanku untuk menikahi bertunangan dan menikahi putrimu?" tanyanya dengan memicingkan matanya.
"Apakah ini kebiasaan kalian sebagai orang-orang dari kekaisaran bulan?" tanya Ziwiera.
"Apakah maksud kalian adalah kalian akan mengatakan peperangan dengan kekaisaran siang?" tanya pria itu.
"Tentu saja, aku tau kau menikahiku agar aku menjadi orang dari kekaisaran siang bukan. Hal itu kau lakukan agar kami tidak menjadi ancaman kalian. Jadi, aku tidak akan mau menerima hal itu, tidak akan pernah mau" jawab Ziwiera.
"Memangnya kau pikir kau bisa memutuskan begitu" ujar pria itu.
"Kenapa adikku tidak bisa memutuskan apa yang dia sukai, ini adalah hidupnya dan dialah yang menjalani kehidupannya" teriak Ziwie Lang sebagai putra tertua kaisar iblis.
"Apa kau menantang ku" teriak pria itu sambil mengeluarkan auranya membuat yang lainnya terkejut.
"Ya aku menantangmu" ujar Ziwie Lang sambil mengeluarkan aura nya juga.
"Aku ak,,,," ujar pria itu terpotong karena dia tiba-tiba menghilang dari kekaisaran iblis, begitupun dengan beberapa perwakilan yang ikut dengannya ke kekaisaran iblis.
"Mereka kemana?" tanya kaisar iblis yang juga ada di taman.
"Entah tidak tau" jawab yang lainnya bingung.
"Queen yang melakukan hal itu" jawab Ziwiera.
"Bagaimana kau bisa berpikir demikian putriku?" tanya kaisar iblis.
"Karena aku memohon padanya barusan" jawab Ziwiera.
"Kau yakin sayang" tanya permaisuri.
"Aku sangat yakin ibu" jawabnya yakin.
__ADS_1
"Kalau begitu, kenapa tidak menyuruhnya untuk membawamu pergi dari sini untuk berada di kekaisaran mili,,,,," ujar permaisuri terpotong karena ucapan diriku yang berada di salah satu pepohonan di taman itu.
"Menjadi bawahan ku dan tinggal di kekaisaran bulan, tentu memiliki peraturannya karena kekaisaran kami bukanlah suatu kekaisaran yang bisa kalian gunakan untuk datang dan pergi sesuka hati kalian. Kekaisaran ku memiliki prinsip yang kami ambil dari pepatah yang mengatakan bahwa berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian bersakit-sakit dahulu baru bersenang-senang kemudian. Jadi, ehhhh ada apa dan kenapa kalian menatap ku seperti itu. Apakah ada yang salah?" tanya ku kepada mereka yang aku lihat sedang menatap ku dengan tatapan aneh. Namun, tidak ada satupun yang menjawab pertanyaan ku.
"Lupakan saja, jika kalian tidak ingin menjawab pertanyaan ku" ujar ku sambil ingin berlalu pergi.
"Kau mau kemana?" tanya Ziwiera.
"Pulanglah,,, memangnya aku mau kemana lagi" jawab ku padanya dengan nada sinis.
"Hahhaha kau sangat luar biasa bocah, aku sangat menyu,,,," ujar kaisar iblis yang terpotong karena ucapan ku.
" Bisakah kau diam" perintah ku memotong ucapan kaisar iblis.
"Kau ikut dengan ku atau tidak Ziwiera, karena aku memiliki pekerjaan lain selain mendengar kan permohonanmu itu?" tanya ku kepadanya membuat dia bersemangat.
"Aku boleh ikut denganmu" tanya nya.
"Terserahlah" ujar ku sambil ingin berlalu pergi dan mengucapkan mantraku, dan tepat pada saat itulah dia memegang tanganku. Jadi, diapun ikut diriku ke kekaisaran bulan.
"Seperti yang aku katakan tadi bahwa jika kau tinggal di daerah ku maka harus ikut peraturan yang aku buat" ujar ku kepadanya.
"Tentu saja akan aku ikuti peraturanmu" jawabnya.
" Baiklah" ujar ku kepadanya.
****
Setelah dua bulan berlalu, semua orang disibukkan dengan kesibukan masing-masing di daerah masing-masing.
"Tuanku, kapan kita akan menyerang kekaisaran yang lain tuanku?" tanya salah satu jenderal kaisar siang.
"Secepatnya,,, namun sebelum itu aku mau menemui orang-orang di kekaisaran Yu secara pribadi" jawab kaisar siang.
"Tuanku, apakah anda sedang berusaha mendapatkan putri permaisuri Yu untuk menjadi permaisuri di kekaisaran siang?" tanya jenderalnya.
"Tidak, tapi aku ingin mengambil kekuatan dirinya untuk menguasai seluruh dunia" jawabnya.
__ADS_1
"Ohh,,, lalu bagaimana dengan ulat-ulat ini yang mulia. Kita telah berhasil menanamkannya pada pangeran Yu Sima, pangeran Xiao Kan, putri Lin Xing dan beberapa putri lainnya. Namun, hanya di kekaisaran Wang, bulan, bintang, kegelapan, malam dan iblis yang belum kita tanamkan ulat ini. Jadi, bagaimana dengan lima kekaisaran ini tuan ku" tanya jenderalnya.
"Tenanglah karena ulat ku akan aku berikan pada orang yang sangat tepat di kelima kekaisaran ini. Jika kekaisaran bintang dan bulan itu sedikit susah. Tapi, tiga kekaisaran lainnya bagiku itu sangat mudah karena jika kita tidak mendapatkan putri mereka kita bisa mendapatkan yang lainnya" jawab kaisar siang yakin sambil berlalu pergi. Namun, tidak mereka sadari kalau rencana mereka sudah terbaca.