The Switched Daughter

The Switched Daughter
Berperang dengan kaisar iblis


__ADS_3

Semua orang dari kekaisaran bulan dan iblis, keduanya sedang bersiap-siap untuk berperang. Yuan memindahkan satu kelompok dengan kekuatannya ke bagian paling depan di dekat gerbang utama. Semua orang dari kekaisaran iblis menjadi bingung karena mereka belum siap untuk berperang. Sedangkan musuh sudah datang tanpa ada aba-aba sedikitpun. Jadi, mereka semua di buat kalang kabut karena pasukan black rose telah menyerang benteng depan dengan beberapa anah panah yang di terbangkan ketika mereka telah melakukan formasi barisan. Anak panah yang mereka tembakkan itu, mengenai kaki dan tangan beberapa orang dari pasukan penjaga benteng kekaisaran iblis membuat mereka mengaduh kesakitan. Namun, mereka tetap harus mempertahankan dan menjaga benteng utama meskipun mereka terluka karena mereka tidak akan menyerahkan nya begitu saja kepada musuh, membuat musuh memenangkan daerah mereka.


Pasukan black rose yang kelompok pertama berjumlah dua ratus dua puluh dua orang terus menyerang ke bagian depan yaitu di bagian benteng utama kekaisaran iblis. Begitupun dengan dua kelompok lainnya yang berjumlah sama. Namun, mereka belum menyerang.


Di saat semua orang di benteng utama kekaisaran iblis dan kelompok pertama black rose saling sibuk berperang. Sedangkan di kekaisaran bulan, Yuan merencanakan sesuatu yang membuat Dragon, Kim Puera, Kim Yula dan Ying Wie bingung.


"Aku akan membantu sedikit kaisar iblis" ujar ku membuat mereka berempat bingung.


"Apa maksudmu kak?" tanya Ying Wie.


"Aku akan memberitahu sedikit rencana pasukan kita ke pada kaisar iblis" jawabku.


"Tapi, kenapa?" tanya Wie.


"Karena aku ingin membuat pasukan ku berpikir bahwa rencana mereka tidak mulus. Jadi, mereka harus memutar otak untuk membuat rencana cadangan lainnya saat mereka sudah terjun berperang agar mereka menang" jawab ku.


"Bagaimana jika mereka terluka?" tanya Wie.


"Itu sudah resiko mereka untuk terluka dalam sebuah peperangan. Karena tidak ada peperangan yang tidak melukai seseorang" jawab ku dengan santainya.


"Iya sih. Tapi, kenapa kau harus memberi tahu sedikit rencana kita pada mereka?" tanya Wie bingung.


"Karena aku sudah mengatakan dari dua tahun yang lalu kalau mereka harus terus berlatih meskipun tidak aku pantau dan aku juga mengatakan kalau peperangan ini adalah ujian bagi mereka anggota black rose. Jadi, sekali tembak dua sasaran yang aku dapat, lalu kenapa aku harus menyia-nyiakan waktu ketika kesempatan itu datang. Pertama aku dianggap membantu kekaisaran iblis dengan memberi tahu rencana kita. Kedua, aku dianggap sedang menguji hasil latihan anggota black rose selama aku tidak ada. Hahahha hebatnya diriku ini bukan" jawabku dengan narsis sendiri.


"Kau gila" ujar Ying Wie.


"Justru kau akan mengatakan sebaliknya nanti saat kau tau rencanaku selanjutnya" ujar ku.


" Bibi Kim Puera apakah jubah hitam keemasan ku dulu masih ada?" tanya ku.


"Masih, ini dia" jawabnya sambil menyerahkan jubah ku dulu saat menemui kaisar iblis pertama kali di malam hari.


"Baiklah mari pergi, menjadi pahlawan palsu di kekaisaran iblis" ujar ku sambil memakai jubah itu, dan lagi-lagi jubah itu berubah menyesuai kan dengan ukuran badanku.


"Antarkan kami ke ruangan dimana kaisar dan jenderalnya sedang membahas masalah rencana peperangan" ujarku, lalu keluarlah cahaya keemasan yang membawa kami ke suatu ruangan yang di dalamnya terdapat sembilan pria yang usia dan bentuk tubuh berbeda-beda sedang membahas sesuatu dengan melihat peta.


"Ehemm apa kabar mu kaisar iblis?. Sudah lama ya kita tidak bertemu" tanyaku sambil memakai cadar menutupi wajahku dan mengubah suaraku agar dia tidak mengenaliku.


"Kau,,,," ujarnya terkejut.


"Siapa dia yang mulia?" tanya istrinya yang baru saja masuk bersama beberapa dayang sambil membawa tinta, kertas dan minuman untuk menenangkan pikiran mereka.


"Gadis yang dulunya berhasil menyerang jantungku dan meletakkan sebuah pedang keemasan ke arah jantungku" jawab kaisar iblis.


"Aku akan membantumu. Apakah kau mau?" tanya ku sok baik di depan kaisar iblis.


"Kenapa kau mau membantuku?" tanya nya.


"Tidak kenapa-kenapa" jawabku.


"Aku yakin kau membantuku pasti akan memikirkan untungnya untukmu karena tidak mungkin kau membantuku tanpa memikirkan untungnya padamu" ujarnya.


"Hahahah memangsih aku sudah memikirkan untungnya apa. Tapi, apa gunanya aku mengatakannya padamu, yang penting kita sama-sama di untungkan bukan. Aku memberi tahukan padamu rencana mereka sebagai bayarannya kita akan bekerja sama kedepannya. Bagaimana?" tanya ku kepada kaisar iblis.

__ADS_1


"Mmmmm baiklah tidak masalah kalau hanya itu saja" jawabnya.


"Baiklah, aku akan mencari tahu dulu rencana pemimpin mereka. Sedangkan kalian berempat tetaplah disini menjaga mereka agar tidak lari" perintahku, lalu aku bersembunyi di dekat dengan salah satu dinding ruangan itu.


"Ini kan daerah kita, memangnya kita akan lari kemana?" tanya menteri kaisar iblis.


"Entahlah dia" jawab yang lainnya kecuali kaisar iblis yang hanya tersenyum.


'Dasar,,, kau berpura-pura pergi padaha tidak ' telepati Dragon yang bisa merasakan dimana Yuan.


'Tentu saja aku harus begini, karena tidak mungkin aku langsung memberi tahukan padanya rencana mereka. Tentu saja dia akan curiga. Jadi, aku akan memainkan permainan tikus dan kucing dulu dengannya' balas ku melalui telepati pikiran kepada Dragon.


'Terserah dirimu' pasrah Dragon.


'Hahhah,,, kenapa ekspresi mu begitu sih? tanya ku kepada nya.


'Terserahlah' balasnya jutek.


Setelah satu menit, akhirnya Yuan memilih keluar dari persembunyian. Lalu Yuan memberi tahukan rencana mereka yang memiliki kelompok kedua yang akan menyerang di bagian belakang kekaisaran iblis yaitu di benteng selatan atau benteng belakang saat mereka lengah. Saat mendengar hal itu, semua orang yang di ruangan itu selain temannya Yuan merasa terkejut karena musuh ingin menyerang mereka dari depan dan juga belakang.


Kaisar iblis berpikir kalau Yuan telah memberikan sesuatu yang akan memenangkan pasukannya. Namun, tidak dia ketahui bahwa Yuan adalah malaikat sekaligus iblis di waktu yang bersamaan. Karena sebenarnya Yuan memiliki tiga pasukan yang telah dia siapkan untuk menyerang kekaisaran iblis, dia hanya memberi tahu dua kelompok, tapi yang ketiga tidak. Setelah mengatakan tentang rencana musuh, lalu Yuan keluar dari sana.


"Hahahah kau masuk ke dalam perangkapku kaisar iblis" ujar ku sambil memainkan rambut ku saat dia sibuk membagi pasukannya sebagian ke bagian benteng belakang. Sedangkan Yuan sedang memantau mereka dari sebuah pohon bersama empat orang lainnya.


"Apa maksudmu?" tanya Dragon.


"Aku membuat perangkap padanya pada kelompok yang ketiga. Jadi, tunggu saja" jawab ku.


Setelah pasukan pertama black rose telah membuat mereka di benteng utama sedikit kelelahan. Barulah dia mengirim pasukan kedua di benteng belakang dengan cara tiba-tiba juga.


"Kaisarku,,,,mereka benar-benar datang di benteng belakang. Namun, kedatangan mereka sama seperti di bagian depan yang datang dengan tiba-tiba tanpa ada sedikitpun pergerakan. Hal itu membuat pasukan kita yang belum sempurna bersiap-siap harus langsung menyerang" ujar seorang jenderal.


"Tidak masalah, tetap saja pertahankan benteng semampu kita" ujar kaisar iblis dengan memegang kepalanya di aula utama.


"Baik kaisarku" jawab jenderalnya sambil berlalu pergi.


"Siapa sebenarnya pemimpin mereka, kenapa mereka sangat ingin menjatuhkan diriku. Memangnya aku pernah melawan mereka, makanya membuat mereka menyerang diriku. Tapi, seingatku aku tidak pernah menyerang mereka, lalu kenapa mereka menyerang ku?" tanya kaisar iblis dengan memegang kepalanya.


"Sabarlah yang mulia" ujar permaisuri kekaisaran iblis.


'Hahaha ini baru permulaannya kaisar iblis, karena aku sudah lama tidak bermain-main' batin ku.


Pasukan pertama black rose di pimpin oleh Dera dan Nana. Sedangkan pasukan kedua di pimpin oleh Joun. Yuan dan Ying Wie akan memimpin pasukan ketiga nanti.


Pasukan pertama terus saja mendesak benteng utama yaitu dengan memanah beberapa anak panah beracun ringan yang jika terkena maka hanya akan membuat pingsan dalam sementara waktu saja. Setelah mereka memanah, lalu saat panah balasan dari musuh di lemparkan. Maka pasukan pertama black rose melindungi dirinya dengan kekuatan Dera yaitu perisai pelindung yang dia baca dari sebuah gulungan jurus yang di tinggalkan oleh pendiri kekaisaran bulan yang di tinggalkan di salah satu lemari penyimpanan berbagai macam jurus. Namun, mereka tidak hanya berlindung dengan perisai itu saja, mereka juga melakukan perlindungan dengan perisai pelindung yang biasanya di lakukan saat berperang. Jadi, ketika perisai pelindung milik Dera bisa di tembus karena dia belum bisa melakukannya terlalu lama karena dia belum terlalu menguasai jurus itu, maka mereka bisa melindungi diri mereka dengan perisai besi untuk berperang. Perisai Dera membantu mereka untuk menangkis sebagian panah musuh.


Hal yang sama juga dilakukan pada pasukan kedua black rose yang menyerang benteng belakang. Mereka melindungi diri mereka dengan menggunakan perisai pelindung. Namun, cara mereka menyerang tetap sama seperti kelompok pertama. Perlahan namun pasti, akhirnya kedua kelompok black rose hampir sampai pada dalam kekaisaran iblis membuat yang lainnya .


"Kaisar ku bagaimana ini, mereka hampir memasuki kekaisaran kita ini" tanya menterinya.


"Tenanglah aku akan membunuh mereka sekarang. Aku akan keluar lalu membunuh mereka ahhhhh" teriak kaisar iblis sambil memegang jantungnya.


"Suamiku/ kaisar/ ayah" teriak semua orang yang melihat kaisar iblis memegang jantungnya dengan wajah menahan rasa sakit.

__ADS_1


"Ahhh kenapa aku lupa kalau aku tidak bisa keluar jika memiliki niat buruk" ujar kaisar iblis.


"Jadi, bagaimana ini yang mulia?" tanya permaisurinya dengan sedikit ketakutan.


"Aku mengatakan kau tidak bisa keluar jika memiliki niat seperti itu. Namun, aku tidak mengatakan bahwa kau tidak bisa melawan mereka jika mereka di dalam kan. Jadi, kenapa kau tidak menunggu mereka di dalam lalu menyerang mereka ketika mereka sampai di dalam" jawab ku yang tiba-tiba muncul di depan mereka semua.


"Benar juga. Pasukan ku persiapkan diri kalian karena kita akan menyerang mereka ketika mereka sampai di dalam. Jadi, tarik mundur saja pasukan kita yang belum pingsan" perintah kaisar iblis.


"Baik yang mulia" ujar dua orang, lalu mereka naik ke puncak tertinggi di dekat istana. Setelah itu salah satu dari mereka memukul gong dan satunya lagi, mengibarkan sebuah bendera kuning sebagai tanda bahwa kaisar meminta mereka untuk mundur sementara waktu ini.


Saat mendengar suara gong dan melihat bandara itu, semua pasukan yang masih sadar langsung berlari ke dalam istana. Sedangkan Yuan menyuruh Dragon untuk menarik mundur kedua pasukan mereka kembali agar bisa beristirahat, saat kaisar iblis juga menarik pasukannya. Saat melihat bahwa pasukan musuh juga mundur membuat sifat emosi dan marah dalam hati kaisar iblis kembali bangkit seperti saat dulu dia berperang.


"Kurang ajar,,, sepertinya mereka memang ingin mengujiku. Jadi, aku akan membalas mereka saat mereka kembali menyerang dan memasuki istanaku" teriak kaisar iblis dengan aura kemarahan terpancar keluar dari tubuhnya membuat yang lainnya di sana muntah darah karena tidak kuat menahan aura kaisar iblis.


'Ini yang aku sukai, sepertinya pemanasan nya sudah cukup karena jiwa iblismu telah kembali. Jadi, mari bermain-main dan bersenang-senang' batin ku membuat mereka yang mendengar batinku kesal.


' Suka, apakah kau gila Yuan' telepati Dragon.


'Kenapa?' tanya ku bingung sambil memasang ekspresi bingung.


'Kau tau bahwa dia adalah pria yang selama ini menang ketika melawan semua peperangan dengan kaisar lainnya dan kau bilang ini baru pemanasan' jawab dirinya melalui telepati.


'Ya ini memang baru permulaan saja' jawab ku.


'Kau tidak tau bahwa jika dia sudah marah, maka dia tidak akan pernah melepaskan orang yang membuat dia marah. Jadi, pastinya dia akan membunuh orang tersebut' ujar White.


' Itu benar,,, dari yang aku dengarpun begitu. Jadi, sebaiknya jangan bermain-main dengannya soal berperang begini. Karena seperti yang kau bilang kalau dalam peperangan hal biasa jika terluka' telepati Green.


'Tenanglah dan percayalah pada segala keputusan ku'. balas ku.


'Terserahlah, karena kau sangat susah untuk di bilangin' batin mereka bertiga kompak dengan nada sedikit kesal.


'Hahahhaha ada apa dengan nada kalian berbicara itu' tawa ku membuat mereka semakin kesal.


'Terserah' pasrah ketiganya kompak.


'Hahaha kalian sangat lucu. Tiga naga hebat kalah debat dengan gadis berusia sembilan tahun hahaha' tawa ku.


"Apakah ada dari kalian yang terluka?" tanya ku kepada enam ratus enam puluh enam orang yang sudah berkumpul di halaman luar kekaisaran bulan.


"Tidak ada yang terluka dari kami Queen" jawab empat ratus empat puluh empat orang kompak.


"Apakah kalian lelah?" tanya ku lagi.


"Tidak lelah sama sekali Queen" jawab mereka kompak lagi.


"Itu bagus jika kalian belum lelah, karena kita akan menyerang mereka sebentar lagi. Namun, sebelum kita kesana lagi, maka mandilah dulu agar tubuh kalian kembali segar. Setelah itu kita baru berangkat ke sana lagi untuk bermain-main karena sudah sangat lama aku tidak bersenang-senang" perintahku dengan suara lantang.


"Baik Queen" jawab semuanya kompak.


"Baiklah bubar ke rumah kalian masing-masing" ujar ku sambil mengibaskan tanganku, lalu mereka semua hilang dari hadapanku dan kembali ke rumah masing-masing dengan menggunakan jurus ku.


"Ahhh,,,, kenapa tidak memberi peringatan sama sekali sih" ujar beberapa anak-anak yang tidak jauh perbandingan usianya dengan Yuan ketika mereka sampai di rumah masing-masing.

__ADS_1


"Hahah sabarlah nak, bukankah Queen selalu susah di tebak" ujar orang tua mereka menasehatinya.


__ADS_2