
Di istana bulan di tempat Dera dan Yuan. Perubahan Yuan bukan hanya di situ saja selain warna kulit nya rambut serta matanya berubah dia juga memiliki sayap berwarna emas campur biru di punggung nya begitu pun dengan matanya awalnya perubahan itu berwarna emas namun setelah itu berwarna hijau sebelah dan biru sebelah. Karena perubahan langka itu semua binatang yang melihat nya kerkagum.
" Yuan kau sangat cantik perubahan mu sangat luar biasa" ujar Dera kagum.
" Ini lah aku yang sebenar nya Dera" ujar ku.
" Maksud mu" ujar nya.
" Sebenar nya entah kenapa semua yang bersangkutan dengan ku berwarna emas rambut ku, mata ku, bahkan warna bakat ku, hanya saja aku menyembunyikan nya selama ini. Malam ini perubahan yang ku alami hanya kulit ku lebih putih dan aku memiliki sayap hanya dua itu" ujar ku.
"Tapi mata mu berwarna biru dan hijau" ujar Dragon.
" Begitu kah" ujar ku.
" Ya" ujar nya dan aku pergi ke arah cermin.
" Kau benar" ujar ku sambil menyentuh pelan bawah mata ku.
" Baik lah ratu sudah saat nya kau meresmikan istana ini" ujar phoenik es.
" Baik lah aku ratu dari kalian aku akan di kenal dengan nama Queen Mona istana ku akan di kenal dengan nama istana bulan dan aku akan melindungi mereka yang pantas di lindungi dan akan membunuh dengan sangat mengerikan siapa saja yang pantas di bunuh. Karena aku benci orang yang berwajah dua jadi siapa saja yang ingin keluar tidak ingin mematuhi perkataan ku maka keluar lah sekarang. Jika kalian tak keluar sekarang maka tak ada kesempatan untuk keluar lagi" ujar ku lantang dan disambut dengan beberapa kali getaran dari tanah dan suara guntur dari langit yang bisa di dengar oleh semua orang.
Semua orang di istana kegelapan terkejut dengan fenomena tersebut dan mereka lebih di kejut kan lagi dengan datang kakek peramal tadi dan berpesan pada putri kegelapan.
"Ratu mu telah datang putri siap kan lah diri mu" ujar nya dan berlalu menghilang.
Di istana kaisar iblis peramal itu juga muncul dan berpesan " jangan pernah kau mengambil langkah yang salah kaisar karena orang yang bisa mengalah kan mu telah lahir" setelah berkata demikian ia pun menghilang.
Dan peramal itu datang di aula latihan istana bintang dimana karena getaran itu semua kaisar dan permaisuri seluruh kekaisaran aliran putih berada di kekaisaran bintang. Mereka ada di sana karena di sana lebih aman dari pada istana mereka karena ada para sesepuh yang menjaga istana tersebut meskipun mereka sedang berkultivikasi di tempat rersembunyi.
Peramal itu datang di tengah tengah mereka dan berkata "ramalan ku tak kan pernah salah terserah kalian ingin percaya atau tidak kaisar Yu bahwa salah satu dari keturunan mu akan memiliki warna rambut emas dan mata berwarna hijau dan biru dan mereka yang akan membantu kalian berperang melawan kaisar iblis juga telah lahir hanya mereka yang bisa mengalahkan nya. Ohhh maaf hanya dia bukan mereka, karena itulah kalian tak kan pernah bisa menang melawan kaisar iblis karena dia hanya bisa di taklukkan oleh dia yang di ramalkan" ujar peramal tersebut.
" Bukan maksud ku ikut campur dan tidak percaya pada ramalan mu tapi bukan kah ramalan mu telah salah sekali" ujar kaisar Xiao.
" Aku tak merasa ramalan ku ada yang salah jika kalian tak percaya biarlah waktu nanti yang menjawab nya" ujar nya dan tiba tiba menghilang.
" Apakah ramalan nya akan benar bukan kah waktu itu ia meramal kan bahwa putri ku akan lahir tiga hari sebelum yang di tentukan tabib. Sedang kan mereka lahir di hari dimana tabib mengatakan mereka akan lahir dia pernah salah sekali apa kah kali ini akan benar" ujar permaisuri Yu di mana kata kata nya itu di dengar oleh para sesepuh yang terbangun karena getaran tersebut dan para sesepuh saling pandang dan tersenyum.
__ADS_1
'setelah hampir lima tahun berlalu ternyata peramal itu datang lagi' batin semua sesepuh.
' Ahhhh aku jadi merindukan cucu ku Yu Anchi' batin sesepuh Zan.
' Aisss aku lupa jika ia telah di kenal dengan nama Wang Yuan putri kaisar Wang' sambung dirinya di dalam batin.
" Tidak mungkin semua ramalan nya akan benar dan salah bukan" ujar sesepuh Zue dan sukses membuat para kaisar dan permaisuri terkejut pasal nya para sesepuh sudah satu tahun tak pernah keluar dari tempat tersembunyi mereka namun hari ini mereka keluar.
" Ayah kenapa tiba tiba kalian keluar" ujar permaisuri Yu dan menunduk sedikit tanda memberi hormat kepada para sesepuh.
" Karena aku tak kan melewati hal yang berharga" ujar sesepuh Zan dan membuat semua Irang terkejut dan penasaran.
" Hal berharga apa maksud mu" ujar sesepuh Mao.
" Kalian akan tau besok ketika kalian melawan pasukan iblis" ujar nya dan berlalu pergi baru sepuluh langkah ia jalan ia berkata
" Aku akan ikut kalian berperang besok melawan kaisar iblis karena aku tak ingin melewat kan perkembangan nya jadi malam ini bersiap dan istirahat lah" ujar nya.
Semua orang semakin tak mengerti namun mereka tak berani bertanya lagi begitu pun dengan para sesepuh mereka hanya bisa pergi ke kamar istirahat masing masing.
Sedangkan di istana bulan Yuan sedang membuat beberapa peraturan.
" Kami mengerti" ujar mereka.
" Ngomong-ngomong bisa kah kalian merubah penampilan kalian agar mereka nanti nya tak tau bahwa kalian hewan spirit " ujar ku.
" Bisa ratu" ujar mereka.
" Jangan memanggil ku ratu" ujar ku.
" Kami tak berani ratu" ujar mereka.
" Aisss kalian boleh memanggil ku ratu saat aku di sini namun tidak di luar" ujar ku.
" Karena aku malas orang lain tau identitas ku" ujar ku.
"Sesuai perintah mu ratu" ujar mereka.
__ADS_1
" Ngomong-ngomong emas ini mau di apain" ujar ku.
" Ratu kalung yang ada di samping singasana mu adalah kalung dimensi kau boleh menyimpan barang apa pun disana" ujar kingkong.
Anggap aja kalung nya begini
" Baik lah emmmm" ujar ku sambil berpikir.
" Ada apa" ujar mereka.
" Apa kah kalian memiliki nama" ujar ku.
" Tidak ratu" ujar mereka.
" Baik lah pikir kan lah nama untuk kalian sendiri diawali dengan marga Kim aku dan Dera akan istirahat besok kami akan pergi" ujar ku.
" Secepat itu kau pergi kemana kau akan pergi dan kenapa tidak kau saja yang memberikan nama pada kami" ujar ular piton merah dan ia di geplak oleh kingkong.
" Kau memanggil nya apa" ujar nya.
" Aku malas memanggil bocah kecil dengan sebutan ratu" ujar piton.
" Kau ini" ujar nya kesal.
" Tak pa paman kingkong aku lebih suka begitu lanjutkan saja memanggil ku begitu bibi piton. Namun jangan kelewatan karena aku bisa dengan mudah membunuh mu" ujar ku dengan sedikit mengeluarkan aura ku.
" Aku tau ratu aku tak kan mengkhianati mu" ujar piton merah.
"Padahal baru barusan kau mengatakan malas memanggil bocah dengan sebutan ratu" ujar ku.
"Hahaha" .
" Ahh sudah lah aku sangat lelah kami istirahat" ujar ku dengan tersenyum ke arah mereka.
" Ratu kita sangat berbeda" ujar nenek kura-kura.
__ADS_1
" Kau benar jangan lupa pikir kan nama kalian siapa" ujar Dragon.