The Switched Daughter

The Switched Daughter
Tidak terduga


__ADS_3

Satu hari telah berlalu, Yuan dan Dera telah menjadi murid guru besar. Guru besar mengajar kan kepada kedua muridnya untuk selalu rendah hati.


" Kalian harus selalu rendah hati dan saling menjaga, karna di atas awan masih ada langit apa kah kalian paham" tanya nya


" Ya, kami paham" ujar kami berdua


" Bagus" ujar nya


" Baik lah kita akan memulai latihan dan untuk mu Yuan kenapa warna elemen mu merah" tanya nya


" Aku menahan nya" ujar ku


" Untuk apa" tanya nya


" Karena aku tak mau menjadi rebutan atau menjadikan aku pion untuk mereka yang serakah" ujar ku


" Oh baik lah, apa kah kalian sudah siap untuk latihan" tanya nya


" Belum" ujar ku dan sukses membuat dua orang lain nya tak mengerti


" Aku memiliki teori tak kenal maka tak sayang aku belum mengenal nama mu" ujar ku sambil menunjuk ke arah gadis lain nya


" Perkenalkan nama ku Dera" ujar nya dan sukses membuat diri ku yang sedang minum tersedak


" Uhuk,,,,uhuk,,,,uhuk,,,nama mu siapa tadi" tanya ku


"Nama ku Dera" ujar nya

__ADS_1


" Nama yang aneh tapi bagus" ujar guru Nages


" Baik lah mari kita mulai proses belajar kalian" sambung guru besar


" Guru aku ingin istirahat" ujar ku yang sukses membuat dua orang lain nya terkejut


" Ada apa dengan mu Yuan " ujar guru besar


" Saat aku mendengar nama nya aku teringat dengan seseorang jadi aku ingin istirahat boleh kah guru,,,," ujar ku dengan mata memerah dan membungkuk kan badan ku sedikit


Guru besar dan Dera terkejut pasal nya mereka selama ini belum melihat hal ini pada Yuan


" Baik lah pergilah " ujar guru nages


" Aku juga ingin istirahat" ujar Dera yang merasa ada yang aneh dengan Yuan, jadi Dera ingin memastikan apa kah pikiran nya benar


" Karena aku lelah" ujar Dera dan berlalu pergi


" Lelah kah, padahal aku belum mengajar kan apa pun kenapa bisa lelah" ujar guru besar


Yuan terus berjalan dengan mata merah nya, semua melihat nya dengan tatapan aneh. Pasal nya, mereka baru ingin memulai latihan sedang kan Yuan sudah kembali dengan mata merah nya dan masuk ke kamar nya. Tidak lama juga terlihat Dera yang menyusul Yuan dan wajah nya terlihat memikir kan sesuatu, ketiga orang lain yang memiliki hubungan dekat dengan mereka berdua ingin menyusul tapi mereka tak bisa pergi dengan sendiri sesuai keinginan tanpa izin guru karna mereka bukan murid guru besar


Di dalam kamar Yuan menangis dalam diam sambil melihat ke arah luar jendela, Dera yang masuk dan memperhatikan Yuan menangis hati nya juga sakit dan ia hanya bisa diam memperhatikan Yuan


'Ada apa dengan ku kenapa saat ia menangis seperti itu hati ku pun sakit' batin Dera


Yuan yang merasa ada orang lain di sekitar nya menoleh sebentar dan berkata

__ADS_1


" Apa kah Dera nama asli mu" tanya ku


" Tidak nama asli ku bukan itu" jawab nya


" Lalu" ujar ku


" Itu nama orang lain" ujar Dera


" Mona apa kah kau mengenal nya" ujar ku memancing nya


Dera yang di tanya menjadi terkejut tidak bisa berkata-kata selama sesaat


" Apa hubungan mu dengan Mona" ujar Dera


" Ya aku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Mona" ujar ku


" Dimana dia" ujar Dera sambil berlari ke arah ku


" Dia ada di depan mu" ujar ku


" Ahhh apa, tunggu kau bilang apa tadi" ujar d


Dera


" Dia ada di depan mu" ku


" Kau Mona sahabat ku" ujar Dera sambil menahan air mata nya

__ADS_1


" Ya, apa kabar dera ku sayang" ujar ku sambil mengelus wajah Dera yang menahan air mata


__ADS_2