
Saat ini Yuan sudah sampai di kamarnya, dia dikejutkan dengan seseorang yang mengaduh kesakitan di bawah hadiahnya. Jadi, untuk memastikannya dia memindahkan semua hadiah ke dalam cincin dimensinya ketika di kamarnya. Jika dia memindahkan semua hadiah ke dalam cincin dimensinya disana maka semua orang akan terkejut. Namun, dia dikejutkan dengan seseorang yang mengaduh kesakitan di bawah hadiahnya.
"Sister, kenapa kau di bawah hadiah-hadiahku?" tanyaku sambil membantunya berdiri.
"Seharusnya aku yang bertanya padamu. Kenapa tiba-tiba bisa ada hadiah yang banyak di kamarmu bagaikan jatuh dari langit saja" ujarnya.
"Hahah maaf, aku menyuruh nagaku memindahkannya kemari" ujarku.
"Kau bilang naga?" tanyanya.
"Ya, salah satu binatang kontrakku yaitu naga emas" ujarku.
"Salah satu, memangnya ada berapa binatang kontrakmu"ujarnya.
"Lebih dari tiga" ujarku membuat dia melongo.
"Bahkan aku satupun belum ada dan kau sudah lebih dari tiga. Sungguh gassswattt " ujarnya dengan sedikit lebay.
"Jangan lebay, sister keuarlah aku ingin istirahat karena entah kenapa badanku sangat lelah" ujarku merebahkan diriku di kasur.
"Apa kau baik-baik saja" ujarnya sambil memijat dengan pelan badanku.
"Aku hanya merasa lelah, sister" ujarku.
"Apakah sudah lebih baik" ujarnya sambil terus memijat diriku.
"Lumayan" ujarku.
"Yuan sayang" ujar Nana. Tapi, tidak ada sahutan dari Yuan.
"Ahhhh sudah tidur ternyata. Sepertinya kau benar-benar lelah ya sayang, semoga mimpi indah" ujarnya sambil mencium pipi kanan Yuan yang sedang tidur tengkurep dengan kepalanya dimiringkan ke kanan.
Didalam mimpi Yuan, dirinya sedang berada disebuah ruangan yang gelap. Yuan terus berjalan yang dia pun tidak tahu kemana tujuannya melangkah. Hingga ada suara yang menggema memanggil namanya.
"Apa kabarmu cicitku" ujar suara itu.
"Siapa yang cicitmu?" tanya ku.
__ADS_1
"Tentu saja dirimu" ujar suara itu.
"Aku, tapi darimana? tanya ku.
"Dari pihak ibu kandungmu" ujar suara itu.
"Permaisuri Yu kah?" tanyaku.
"Ya" ujarnya.
"Lalu, apa tujuan anda membawa aku kemari?" tanyaku berterus terang.
"Hahaha, tidak disangka dari sekian banyak generasiku hanya dirimu yang berbeda" ujarnya.
"Langsung saja ke intinya" ujarku.
"Baiklah, nak dengarkan baik-baik" ujarnya terhenti di kata-kata intinya.
"Dari tadi aku sudah mau mendengar anda berbicara dengan seksama. Tapi, kenapa anda tidak bicara?" tanyaku setelah lama aku menunggu.Tapi dia tidak melanjutkan kata-katanya.
Saat aku berbalik, aku melihat seekor serigala yang memiliki warna bulu dan matanya berbeda. Dia memiliki setengah bulu sebelah kanannya berwarna merah dengan mata berwarna biru dan bulu sebelah kirinya berwarna biru dengan mata berwarna merah.
"Wow" ujarku spontan.
"Nak, peramal itu tidak mengatakan kebenaran tentang ramalanmu yang sesungguhnya" ujarnya.
"Apa maksud anda?" tanyaku.
"Nak, pada umurmu yang ke sembilan tahun kau akan bertemu dengan mantan kekasihmu" ujarnya.
"Tunggu dulu, kenapa semuanya jadi pindah ke zaman ini" ujarku.
"Sebenarnya, tidak banyak yang pindah. Yang pindah hanya kalian tiga bersaudara dan sahabatmu Dera itu" ujarnya.
"Lalu" ujarku.
"Sebenarnya, diantara semua pemimpin kekaisaran kau harus waspada kepada orang-orang di kekaisaran siang" ujarnya
__ADS_1
"Kenapa?" tanyaku.
"Sebenarnya, dulu mereka berdua seumuran denganku dan juga pendiri istana bulanmu. Kami berempat dulunya di juluki dengan nama empat simbolis penjaga. Kami menjaga semua orang dengan baik, hingga sebuah kejadian dimana salah satu dari kami ingin menguasai semua kekuatan kami untuknya. Jadi, dengan kekuatan temanku yang lain yang kini menjadi tunanganmu, dia menahan temanku yang menjadi kekasih mu di zaman modern. Mereka saling bertarung dan melukai hingga temanku yang mendirikan istana bulan membuka portal yang itu kini menjadi kekuatan dasarmu bukan" ujarnya terhenti.
"Ya, lalu?" tanyaku.
"Dia membuka portal ke zaman masa depan dan mengantarkan tubuh mereka menjadi anak kecil kesana dengan membuat mereka lupa ingatan tentang mereka disini. Namun, tubuhnya melemah karena dia telah membuka portal untuk menyelamatkan nyawa mereka yang seharusnya sudah tiada di zaman ini. Hal itu menyebabkan dia hampir tiada, disaat hampir di pengunjung kehidupan dia memintaku agar memegang matanya dan menyalurkan kekuatan ke pikirannya. Waktu itu, aku tidak tau kenapa dia tersenyum tiba-tiba. Namun, dia justru mengatakan takdir sungguh bermain-main dengan kami berempat" ujarnya terhenti dengan menundukkan pandangannya dariku.
"Apa sudah selesai" ujarku.
"Belum" ujarnya.
"Dia mengatakan bahwa aku ditakdirkan untuk menjadi kakek buyut dari seseorang wanita yang akan diakui oleh singasana istana bulannya untuk jadi pemimpin mereka yang sesungguhnya dan dua teman kami yang lainnya akan memiliki kisah percintaan dengan wanita tersebut. Intinya adalah bahwa pada saat umurmu empat tahun lebih kau bertemu dengan pangeran kedua kekaisaran kegelapan yang dulunya teman kami dan bertunangan dengannya. Jadi, pada saat umurmu sembilan tahun nanti kau akan bertemu dengan Alex mantan kekasihmu di zaman modern yang juga teman ka,,," ujarnya terpotong karena aku.
"Jangan membuat aku pusing dengan ceritamu itu" ujarku dengan menatap serigala itu.
"Ahhhhh,,, intinya kau harus menghadapinya karena inilah takdirmu. Kau adalah keturunanku yang mana saat ini kau sudah diakui pemimpin sesungguhnya oleh istana bulan. Kau juga sudah memiliki kisah cinta dengan teman kami yaitu Alex ketika kalian di zaman modern dan kini kau hampir atau mungkin akan memiliki kisah percintaan dengan teman kami yang lainnya yaitu pangeran kedua kaisar kegelapan" ujarnya.
"Lalu?" tanyaku kesal kepadanya yang lagi-lagi telah berhenti berbicara.
"Aku tidak berniat memaksamu cicitku sayang. Hanya saja, tolong bebaskan aku dari kutukanku ini" ujarnya membuat aku bingung.
"Kutukan apa?" tanyaku.
"Temanku yang pendiri istanamu telah tiada karena alasan bahwa kami tidak bisa menjaga semua orang dengan semestinya. Bagaimana bisa kami menjaga mereka sedangkan kami berempat saja sudah terpecah belah. Kau telah membuat temanku tenang dengan membebaskan istana bulan agar tidak jatuh atau dihancurkan oleh orang lain saat kau mau menjadi pemimpin mereka. Kau juga telah membebaskan teman kami pangeran kedua kegelapan dengan mau bertunangan dengannya ketika disaat itu dimana tidak seorangpun mau bertunangan dengannya. Jadi, tolong bebaskan aku dari wujudku yang seperti ini dengan menerima kekuatan kakek buyutmu ini sayang. Dengan wujudku yang seperti ini, aku tidak bisa pergi dengan tenang dan juga aku tidak bisa bertemu dengan keluargaku. Disinilah diriku yang dikurung karena kesalahan yang kami lakukan" ujarnya.
"Lalu apa hukuman yang diterima oleh temanmu yang aku kenal dengan nama Alex?" tanyaku.
"Dia kehilangan seluruh kekuatannya dan cara mendapatkan kekuatannya kembali yaitu dengan meminta maaf pada kami atau dengan kata lain mendapatkan hubungan baik kembali dengan kami" ujarnya.
"Jika kau dan pemimpin istana bulan sudah tiada. Lalu bagaimana hal itu bisa terjadi?" tanyaku.
"Dengan dirimu" ujarnya.
"Maksudnya?" tanyaku.
"Kau telah menerima darah tunanganmu dimana itu kau secara tidak langsung telah menerima kekuatannya. Kau telah menjadi pemimpin istana bulan yang secara tidak langsung kau telah menerima kekuatan dari temanku itu. Kau adalah cicitku yang secara tidak langsung kau telah menerima kekuatanku sedikit sebagai keturunanku. Jadi, tolong bebaskanlah kakekmu ini dengan menerima semua kekuatan kakekmu ini. Aku pernah berusaha mentransfer kekuatanku kepada Zan yang juga memiliki mata berbeda warna tapi tidak berhasil. Kini hanya kau harapanku yang juga memiliki mata berbeda dengan sebelah berwarna hijau dan sebelah lagi berwarna biru. Jika memang tidak berhasil juga maka ini adalah takdir ku terkurung di ruang mimpi ini" ujarnya
__ADS_1